Paspor Mana? Kita Mau Pindah ke Negara Blok M!
ni gara-gara obrolan iseng di sebuah grup WA, jadilah "Negara" baru ini :))
Pernah nggak sih, ngerasa kalau ada satu tempat di Jakarta yang punya "nyawa" sendiri? Ini bukan sekadar titik koordinat di Google Maps loh yaaa, tapi sebuah ekosistem yang punya aturan main, bahasa kalbu, bahkan kedaulatannya sendiri!
Selamat datang di Negara Blok M!
Sebuah negara mini di jantung sebuah Benua Jakarta Selatan yang populasinya terdiri dari kaum-kaum pejuang healing dan para penyembah karbohidrat.
Di sini, keputusan paling krusial bukan soal kebijakan fiskal, melainkan: "Habis makan gultik, lanjut es krim viral atau kopi susu boleh yaa?"
Aku iseng bikin "dokumen negara" buat kamu yang sering terdampar di sini. Siapkan mental, iman, dan saldo e-wallet, karena kita akan membedah anatomi negara paling "berbahaya" buat niat diet ini (^_^)
Aku iseng bikin "dokumen negara" buat kamu yang sering terdampar di sini. Siapkan mental, iman, dan saldo e-wallet, karena kita akan membedah anatomi negara paling "berbahaya" buat niat diet ini (^_^)
Geografi: Distrik-Distrik yang Menguji Iman
Layaknya sebuah negara berdaulat, Blok M punya pembagian wilayah yang sangat spesifik berdasarkan tingkat kerawanan dompet:
Distrik Kuliner Abadi:
Wilayah paling padat penduduk. Isinya perpaduan aroma ramen, aroma panggangan, sampai asap gultik yang memanggil-manggil. Slogannya jelas:
"Datang dengan perut kenyang, pulang tetap bawa tentengan."
Kawasan Thrifting & Hidden Gems:
Wilayah buat para petualang. Tempat di mana lo harus punya patience level dewa buat ngubek tumpukan baju demi menemukan satu vintage jacket yang harganya bisa ditawar seharga sekali makan siang.
Zona Nongkrong & Overthinking Nasional:
Kumpulan coffee shop estetik dengan pencahayaan remang. Tempat favorit warga untuk pura-pura buka laptop supaya kelihatan produktif, padahal aslinya cuma lagi bengong mikirin masa depan sambil rebutan colokan.
Infrastruktur & Transportasi: Seni Zig-Zag Jakarta
Jangan harap jalur transportasinya lurus-lurus aja, yaa! Di Negara Blok M, kudu punya skill navigasi tingkat tinggi \(^_^)/
Trotoar Strategis:
Jalurnya didesain zig-zag, bukan karena desainnya emang gitu, tapi karena lo harus menghindari orang yang berhenti dadakan buat bikin konten TikTok.
Jalur Skateboard & Sepatu Roda:
Area ini punya vibe 90-an yang kental. 90% digunakan untuk estetik, 10% sisanya digunakan untuk hampir nabrak pejalan kaki.
Jalur "Mantan":
Alias jalur becak. Munculnya random, jarang-jarang, tapi sekali lewat bikin lo nostalgia sama Jakarta zaman dulu.
Zona Nongkrong & Overthinking Nasional:
Kumpulan coffee shop estetik dengan pencahayaan remang. Tempat favorit warga untuk pura-pura buka laptop supaya kelihatan produktif, padahal aslinya cuma lagi bengong mikirin masa depan sambil rebutan colokan.
Infrastruktur & Transportasi: Seni Zig-Zag Jakarta
Jangan harap jalur transportasinya lurus-lurus aja, yaa! Di Negara Blok M, kudu punya skill navigasi tingkat tinggi \(^_^)/
Trotoar Strategis:
Jalurnya didesain zig-zag, bukan karena desainnya emang gitu, tapi karena lo harus menghindari orang yang berhenti dadakan buat bikin konten TikTok.
Jalur Skateboard & Sepatu Roda:
Area ini punya vibe 90-an yang kental. 90% digunakan untuk estetik, 10% sisanya digunakan untuk hampir nabrak pejalan kaki.
Jalur "Mantan":
Alias jalur becak. Munculnya random, jarang-jarang, tapi sekali lewat bikin lo nostalgia sama Jakarta zaman dulu.
Struktur Pemerintahan: Siapa yang Megang Kendali?
Negara ini dipimpin oleh orang-orang yang sangat kita kenal (alias diri kita sendiri):
Negara ini dipimpin oleh orang-orang yang sangat kita kenal (alias diri kita sendiri):
- Presiden: Kaum "Liat Menu Dulu, Mikir Budget Belakangan." Penganut paham YOLO (You Only Laper Once) garis keras
- Menteri Keuangan: Dipegang oleh tim "Gaji Numpang Lewat." Tugas utamanya adalah pura-pura kaget liat notifikasi m-banking di akhir pekan.
- Kementerian Lapar Mendadak: Departemen paling sibuk yang tugasnya cuma satu: bikin keputusan impulsif buat beli jajanan yang sebenernya lo nggak butuh, tapi pengen.
- Mahkamah Perasaan Random: Lembaga tinggi negara yang menyidangkan kasus-kasus berat seperti: "Ini sebenernya gue laper beneran atau cuma haus validasi?"
Sebagai warga negara yang baik (atau turis yang bakal balik lagi), wajib mematuhi aturan berikut:
- Pasal 1: Dilarang pulang sebelum jajan minimal dua kali
- Pasal 2: Kalimat "Ini jajan terakhir gue minggu ini" dianggap sebagai hoaks nasional dan tidak berlaku secara hukum.
- Pasal 3: Kamera harus makan duluan. Tidak ada foto, tidak ada bukti kedaulatan.
Inget ya, di sini nggak ada yang namanya salah jalan! Yang ada cuma nyasar berujung kenyang!




Mbaaaak...Lebaran ke-2 ada hal-bil di Kemang, aku dan suami nginep di Hotel Dharmein di Blok M. Beneran itu ya malemnya kami culture shock. Segitu padatnya orang cari makmal, antri dimana-mana. Sampai mikir, ini orang-orang ga pada mudik apa? Bener sih, kami jadinya nenteng macem-macem kuliner, dimakan di kamar hotel. Engga sanggup dengan hiruk-pikuk negara Blok M...
BalasHapusHaaa ciyuusss? Keluarga aku juga datang di H2 lebaran, datangnya niat karena abis usai salam salaman sama keluarga besar dan masih pake seragam kebesaran lebaran yaitu baju putih putih... hihihi
Hapus.yeessss manusia di sini di sana di mana mana hatiku senang deh...
Yaoloohhh sampe dibuatkan petanya yak. Sungguh terniat. Tapi emang sih NEGARA BLOK M ini tuh sesuatu ya Tan. Ingat jaman 80-90an saat negara ini jadi bagian penting dari Melawai yang sampe dibuatkan lagunya. Masih ada gedung buat sepatu roda-an. Resto AHA yang ngetop banget. Pernah mengalami fase sedih pas pandemi dan lahir kembali seperti sekarang. Jadi tempat nongkrong ter-hype yang terus aja datang dengan beragam hiburan baru.
BalasHapusAku paling suka dah ke sini karena ada bis langsung dari kompleks. Jadi tinggal naik, tidur sepanjang perjalanan, dan turun di titik terakhir. Pokoknya ter-daebak betol.
Hebat yaaa blok M ini, kulinernya tetep juaraaaa dan banyak banget ditemukan resto resto baru yang ga kalah hype.
HapusBlok M tuh tempat nongkrong aku ma teman-teman SMA tiap pulang sekolah, kadang kalo bolos juga larinya ke sana. Gedung tempat sepatu rodaan dengan musik disko namanya Lipstick. Pernah kepergok kakak bolos ke sana wkwkwk
HapusNggak berlebihan memang kalau menyebut Negara bagian Blok M. Semenarik itu buat di explore berkali-kali. Semenjak ada Tije P11 Bogor-Blok M, aku jadi sering kesana.
BalasHapusBahkan H+3 lebaran, aku sowan ke Gramedia Jalma, kulineran di Blok M, hunting buku, refreshing di setiap sudut menariknya. Bersyukur ya ada Negara bagian Blok M yang lengkap, moda transportasi umum nya mudah juga.
Laah kok kita ngga ketemu yaaa Lala!
HapusNegara Blok M nggak tuh. hehehe
BalasHapusBerasa lengkap banget ya di Blok M tuh. Wajr kemudian jadi negara. Hehehe....
Undang-undang dasarnya sok iyes. Hahaha
hahhaha gara-gara viral di mana-mana, disebut pula oleh ibu Annie - sang penulis gaoel
Hapushehehe harus mendadak berhenti karena ada orang yang bikin konten :D :D
BalasHapussamar seingat saya dulu ketika ke Jakarta selalu berhenti di Blok M terus naik taxi ke rumah tante (adiknya ibu) karena bingung kalo harus naik bus dan angkotan umum lainnya
pastinya dulu mah masih jadul banget
belum ada ojol dan kuliner yang sedang hype
iya juga yaaa , dan dulu tuh kalo janjian ketemuan di blok M misalnya - kudu pasrah, karena ga ada hape buat memastikan si X beneran datang ato engga!
HapusAwal pindah Jakarta masih merasakan sisa-sisa ramainya Blok M di era dulu...lalu ada masa Blok M turun pamor, saya ikut juga menyaksikan sendiri. Eh, kini riuh rendah lagi bahkann jadi sebuah Negara Blok M. Ternyata begitulah lingkaran waktu ya...adakalanya berjaya, lalu hiatus, kemudian bangkit lagi hihihi
BalasHapusbener mbak, semoga ga redup lagi abis ini y a Blok M
Hapuslucu banget Tintin mau ngikutin Undang Undang Negara Blok M, artikel bagus :D
BalasHapus