Saturday, May 25, 2013

JADILAH MANUSIA HARI INI


Yesterday is history, tomorrow is mystery, but today is a gift. That’s why it is called the present.
Itu adalah ucapan Guru Oogway kepada Po yang akhirnya menjadi pendekar Naga dalam film Kungfu Panda.
Setiap orang telah menjalani hari kemarin, akan menghadapi hari esok, dan sedang menghadapi hari ini. Tulisan ini ingin mengulas bagaimana penyikapan terhadap situasi tersebut.
Masa Lalu Telah Menjadi Sejarah
Apa yang telah lalu tidak dapat kita ubah. Apa yang kita lakukan, baik dan buruk, semuanya sudah terjadi. Semuanya telah tercatat menjadi sejarah hidup kita. Ada orang yang terus menerus menyesali masa lalunya sehingga dia tidak dapat menjalani hari ini dengan baik. Dia merasa orang yang telah berbuat kesalahan dan terus menerus dihantui oleh kesalahan itu.
Menyesali kesalahan adalah hal penting. Tapi jika apa yang telah terjadi terus menerus menjadi penghalang untuk berbuat sesuatu hari ini, maka dia menjadi masalah. Apa yang telah terjadi adalah pelajaran untuk diambil hikmahnya. Baik dan buruk yang telah kita lakukan harus menjadi pelajaran dalam menata diri kita hari ini dan hari ke depannya.
Sejarah masa lalu diri kita juga di luar kemampuan kita untuk mengubahnya. Kita tidak pernah tahu lahir dari ayah dan ibu yang mana. Kita juga tidak bisa memilih tempat kelahiran kita sendiri. Semuanya bagian dari sejarah diri kita yang telah ditetapkan untuk ditafakuri. Kita juga tidak pernah tau apakah orangtua kita miskin atau kaya, pintar atau bodoh, terhormat atau orang biasa.
Menyesali keadaan diri adalah perbuatan yang bodoh. Apa yang telah kita dapatkan di masa lalu merupakan bagian dari anugrah Allah yang harus disyukuri. Bukan untuk disesali.
Masa Depan Belum Terjadi
Sebagian orang merasa sangat takut dengan masa depan. Dia takut apakah besok masih bisa makan atau tidak. Dia juga khawatir apakah nanti bisa mendapatkan apa yang dia harapkan. Apakah anak-anaknya kelak dapat belajar di sekolah yang bagus, mendapat pendidikan yang layak, dan bekerja dengan penghasilan yang baik.
Karena kekhawatiran itu, segala sesuatu dipersiapkan sampai berlebihan. Padahal hari esok belum terjadi. Dan kita pun tidak tau akan terjadi seperti apa. Manusia hanya bisa berikhtiar dan berencana. Allah Maha Kuasa adalah Maha Pengatur Hamba-Hamba-Nya. Tugas kita adalah berusaha dan berikhtiar agar dekat dengan kehendak-Nya. Ketika itu dilakukan, maka kehendak Allah akan bekerja pada diri kita.
Menjadi Manusia Hari Ini
Manusia-manusia besar adalah manusia yang menjalani hidup hari ini dengan sepenuh jiwa raganya. Mereka mungkin punya masa lalu yang kelam. Namun mereka mengambil pelajaran dari sana dan memperbaiki diri. Mereka juga mempersiapkan diri untuk masa depan. Namun semuanya dilandasi dengan keyakinan akan adanya Allah Yang Maha Mengelola.
Mereka adalah manusia hari ini. Mereka berusaha bersungguh-sungguh pada apa yang ada di diri mereka saat ini, sedikit atau banyak, cukup atau kurang. Kemampuan yang mereka punya, keahlian yang mereka kuasai, semuanya menjadi jalan untuk berkarya sesuai jalan yang dimudahkan buat mereka. Mereka tidak pernah menyesali masa lalu atau takut dengan masa depan.
Mereka senantiasa berbuat yang terbaik hari ini dengan harapan agar Allah berkenan menghapus kesalahan mereka di masa lalu, dan terus membimbing mereka hari ini dan masa depan. Mereka orang yang optimis menjalani hari-harinya. Senantiasa bersyukur atas apa yang Allah hadirkan. Buat mereka kesulitan atau kesenangan semuanya sama. Itu adalah hadiah dari Tuhan. Sebuah titipan yang diterima dengan lapang dada dan dijalani dengan sepenuh hati.
Merekalah orang yang menganggap hari ini sebagai hadiah. Dengan hadiah itu mereka berkarya dan membentuk masa depan.
Mari menjadi manusia hari ini. Bukan manusia kemarin yang telah jadi sejarah atau manusia akan datang yang masih misteri.
Dan Allah Lebih Mengetahui.

Sumber : Mohammad Noer

Thursday, May 16, 2013

THE RULES AT HOME AND SCHOOL- must and musn't

KENARI ULANG TAHUN



Hari ini ulang tahun Ulya. Ia sudah berumur 10 tahun! Begitu bangun, ia menendang selimut tipisnya, lompat dari tempat tidur dan menuruni tangga, hampir saja menginjak ekor si Hitam, kucing Siam yang hobi bermalasan di anak tangga. Benar saja, di atas meja TV, ada setumpuk hadiah menanti. Mama tersenyum membawa secangkir susu coklat hangat.

 Papa Ulya, masih setengah bangun, menguap dan mengucek-ucek mata keluar kamar, “Selamat pagi, Ulya.. Selamat ulang tahun…” hampir berbarengan mereka mengucapkan.

“Slamatpagipapamamabolehgaakubukahadiahsekarang?” teleter Ulya. Ia sudah tak sabar.

 Ya, Ulya seorang anak yang selalu terburu-buru. Ia ingin segalanya cepat selesai. Yang ada dalam pikirannya hanya : cepat, cepat dan… cepat.

Sebenarnya Ulya sering mengalami hal yang tidak menyenangkan gara-gara sifatnya itu, tapi Ulya tidak peduli.

Sebagai anak tunggal, Ulya tau, hari ini mama dan papa pasti memberi kado dan.. oya,  kejutan menyenangkan lainnya kemarin, Papa berjanji membawanya ke Dufan!

Papa menggumam, “Boleh, bukalah.”. Secepat kilat, Ulya menyobek bungkusan kado-kadonya. Ia mendapat kiriman satu set peralatan memasak dari Deva -sepupunya yang tinggal di Surabaya, buku-buku cerita bergambar (dari nenek Septi, ibunya papa), jam tangan slapia yang bisa menutup sendiri dari mama dan papa, sikat gigi bertangkai peri bunga (ini pasti dari budhe Nita), dan dari om Didi adik papa, sepasang burung kenari kuning dan hijau toska kombinasi lengkap dengan sangkarnya!

“Waah, itu burung kenari khusus pesanan om Didi, loh, Ul.” Papa berkomentar. “Iya, Mama dengar waktu om Didi pesan ke temannya di penangkaran burung Australia,”. Mereka mengagumi burung parkit resessive pied Ulya.

Usai sarapan, mereka berangkat ke Dunia Fantasi, Ancol. Di jalan, mama bertanya, “Ulya, tadi hadiah-hadiah kamu sudah disimpan belum, di lemari?”.
“Sudah, ma. Kan tadi mama lihat aku bawa semua ke kamarku.” Jawab Ulya masih menikmati pemandangan sepanjang jalan menuju Ancol.



Ups! Matanya membulat…. Ada satu hal yang Ulya lupa. Burung kenarinya ia taruh begitu saja di lantai kamar, karena ia tergesa-gesa mengenakan pakaian. Ulya berdoa semoga saja ia tidak lupa menutup pintu kamarnya karena si Hitam suka sekali masuk ke kamar.

Mau bilang mama, Ulya tidak berani, karena tadi sudah diingatkan. Jadilah sepanjang jalan, Ulya gelisah.

Setibanya di Dufan, antrinya sudah mengular. Panjang sekali. Papa sempat berseloroh, “Benar-benar do fun, yah, Ulya..” sambil menggandeng bahu Ulya. Ulya mengedikkan bahu, ia sudah tidak terlalu bersemangat seperti tadi pagi. Kalau Hitam tau-tau iseng masuk kamar dan … wuush… ! Ulya mencoba mengusir pikiran kehilangan burung kenarinya.

Sebulan yang lalu, om Didi yang pilot itu menanyakan ia ingin hadiah apa, dan Ulya menjawab ingin sekali sepasang burung kenari berwarna-warni. Coba kalau om Didi tau ia teledor dan kenarinya hilang, pasti om Didi marah, batinnya. Perutnya mengejang.

Mendekati loket pembelian tiket, Ulya menarik tangan Mama. “Ma, kayaknya Ulya ngga jadi masuk ke Dufan, deh…Ulya sakit perut, nih.” Mama terkejut. Memang benar, keringat sebesar butir jagung sudah ada di dahi Ulya.

“Bagaimana, ini, Pa?” Mama menengok papa meminta persetujuan.
“Ya sudah, kita minum teh panas saja dulu, nanti kalau Ulya sudah baikan, kita kan  bisa antri lagi. Ya kan, nak?”
“Ngga usah deh, Pa. Ulya mau pulang saja. Perut Ulya benar-benar sakit. Kita ke Dufannya kapan-kapan saja lagi, deh..” setengah menangis Ulya memegangi perutnya. Rasanya melilit.

Begitu mobil memasuki pekarangan rumah, Ulya melompat keluar, membuat Mama dan Papa geleng-geleng kepala. Ia berlari dan… apa itu di teras…. “Hitam! Makan apa kamu? Mbak Indriiiii….”  Ulya setengah tidak percaya, melihat di mulut si Hitam ada bulu burung. Aduh! Jantungnya mau copot.

“Kenapa, mbak Ulya? Kok heboh,too..” Indri, asisten rumahtangga Mama datang dari samping, masih memegang pakaian yang mau dijemur.”Itu, mbak… Hitam makan apa itu?” sekarang Ulya sudah tidak bisa menahan rembesan air matanya. “Ooo.. itu tadi Item mainan kemoceng mbak..”

Haah? Jadi… Ulya bertabrakan dengan mama yang melihat kehebohannya.

“Nah yaa… sekarang Mama tau, Ulya tadi pasti tidak menaruh kandang burung kenarinya di atas, kan? Ulya takut, ya, si Hitam makan…..” Mama tidak menyelesaikan kalimatnya.

Ulya mengangguk. Lemas. “Mama tau, pasti Ulya lupa, buru-buru ingin ke Dufan, jadi tadi Mama minta tolong mbak Indri taruh di teras atas. “

Papa tersenyum geli.  “Ulya, anak Papa paling cakep, pinter…. Hadiah apa yang paling berharga hari ini buat kamu, haa..?”

Ulya menunduk, senyum juga. “Belajar sabar, papa……” Mama memberi jempol, “Siip…”

“Terus.. ini kan masih jam 10.00, kita masih keburu ke Dufan lagiiiii….Aaaw!” Papa menggelitiknya.. Ulyaaa…. Ulyaaa…….

Friday, May 10, 2013

VITAMIN BISNIS ---- VITAMIN MENUJU S U K S E S


Om Bob Sadino bilang belum dapat disebutSukses jika seseorang belum mengalami kegagalan berkali-kali. Jatuh berkali-kali. Setelah merasakan sakitnya gagal, bangkit, dan tahunikmatnya berhasil, saat itulah ia baru tahu maknanya Sukses!
Jamil Azzaini bilang disebut Pelaut Ulung jika ia telah melewati hantaman ombak yang tinggi berkali-kali karena pelaut ulung tidak pernah lahir dari ombak yang tenang

Maka, baru bisa disebut Pebisnis Ulung adalah jika telah berhasil melewati masa-masa sulit, jatuh, gagal, dan bangkrut berkali-kali tapi bisa selalu bangkit dan bangkit lagi tanpa kenal kata menyerah sampe sukses benar-benar teraih.
Jadi, jika kita tidak pernah mengalami masa-masa gagal dan tidak pernah bangkit lagi sampe kemudian meraih sukses bagaimana mungkin bisa disebut Pengusaha Hebat?

Berterimakasihlah pada kegagalan-kegagalan yang terjadi, ditipu orang, dikomplain pelanggan, tertimpa rugi bertubi-tubi, hampir kolaps, dicibir teman, keluarga dan saudara… Berterimakasihlah pada mereka karena itu adalah Vitamin sekaligus Leverage bagi kita untuk menuju SUKSES yang sesungguhnya…

Kawan-kawan entrepreneur, bergurulah sama mas Mono (pemilik Ayam Bakar Mas Mono) yg sudah mengalami semuanya. Saya banyak menggali ilmu pada sang pembakar ayam ini. Banyak hal yg harus digali, dipelajari, kalo kita mau banyak-banyak berdiskusi dengannya. Tabik. Menjadi officeboy, tukang bikin kopi untuk karyawan-karyawan perlente yang bergaji paspasan. Terus jadi tukang ketik, terus buka lapak jualan di kaki lima, terus sering dipalak preman, terus sering diobrak abrik satpol pp, terus ditawarin kios tapi bingung gimana bayarnya, terus merintis berdarah-darah hanya dengan modal dan semangat baja. Semua saudara menjauh bahkan mencibir dengan pilihan hidupnya. Tapi itu dulu. Sekarang?
Ayam Bakar Mas Mono sudah punya puluhan outlet, omset sehari tak kurang dari setengah milyar, dikenal semua artis-artis, bisa menghajikan dan mengumrohkan keluarganya. Jangankan saudaranya, yang bukan saudara pun tiba-tiba mengaku saudara jauh, sok kenal sok dekat. Ternyata, selalu saja sama: dibalik cerita sukses seseorang itu, yang justru paling membanggakan diceritakan adalah saat-saat jatuh, saat-saat terpuruk, saat-saat di tubir jurang.

Jadi, kenapa kita harus sedih ketika kita bangkrut, banyak utang dan dicibirin teman? Padahal, itu adalah bagian terpenting dari cerita sukses kita nanti. kisah itulah yg akan paling sering kita ceritakan ke semua orang. Hemmm, hari ini kita bisa belajar dari Mas Mono; dari OfficeBoy yg kini menjadi Milyarder! Yang Merintis dari OB saja bisa Sukses, kenapa Anda yg tak pernah jadi OB kok tidak yakin akan sampe puncak kesuksesan?

Tetap Optmis, tetap di Jalur Kanan dan Brutal Sedekahnya. Salam OtakKanan!
SEMANGAAAATTTTTT!!!
*)sumber: Among Kurnia Ebo di Facebooknya….

EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE UNTUK ANAK


Published: September 26th, 2011
Category: Emotional Freedom Technique (EFT)

masih ingat tentang EFT? masih ingat teori-teorinya? klik disini untuk menyegarkan ingata Anda.
Baca juga EFT – 2 dan EFT – 3
sekarang kita belajar untuk melakukan EFT kepada Anak – anak

Ada dua cara dalam melakukan EFT untuk Anak-anak
1. Cara preventif.
Yaitu kita melakukan EFT setiap hari saat anak akan tidur malam. Kita bisa memeluknya atau tidur disampingnya. Anak diminta untuk menceritakan kejadian-kejadian yang ia alami pada hari itu ( dengan demikan otomatis anak sudah Tune in) sambil kita melakukan Tapping padanya. Teknik ini disebut Gary Craig ” A must procedure for kid”. Dengan melakukan EFT setiap hari, kita melakukan emotional detoxification (pembersihan sampah-sampah emosi) pada anak melalui penyelarasan sistem energi meridiannya secara teratur. Selain itu, kebiasan ini akan berdampak meningkatkan hubungan baik dan komunikasi empatik antara anak dan orang tua. terapi ini cukup bagus juga untuk meningkatkan kualitas hubungan anda dengan Anak Anda

2. Cara kuratif.
Yaitu melakukan EFT saat anak mengalami masalah emosi atau fisik. Hal ini bisa dilakukan dengan 3 cara :
2a. Mengajarkan EFT pada anak. Steve Wells menulis buku komik bergambar tentang EFT untuk dibaca anak-anak sambil mengajari melakukan EFT untuk mengatasi ketakutan mereka. Kita bisa menirunya dengan mengatakan pada anak-anak bahwa EFT adalah ketukan pengusir rasa takut /sedih /marah dsb. (catatan : khusus untuk anak-anak kita bisa ganti kalimat Set-Up standard dengan: ”Walaupun Andi ngompol, Andi tetap anak baik dan Ibu/Ayah tetap sayang sama Andi.”
2b. Melakukan EFT untuk anak, Jika anak kita masih terlalu kecil untuk diajari cara melakukan EFT, atau mungkin ia tidak mau melakukan EFT sendiri, kita bisa melakukannya pada dia. Jadi kita yang melakukan Set Up dan Tapping, anak cukup melakukan tune in nya saja. Bayi saya yang sekarang berumur 1 tahun sering saya Tapping jika menangis tanpa sebab atau rewel. Hasilnya lumayan efektif.
2c. Surrogate EFT. Jika kedua cara diatas tidak bisa dilakukan, mungkin karena jauh, kita bisa melakukan EFT jarak jauh. Ini bisa sangat membantu saat anak kita sedang ada masalah di sekolah, akan menghadapi ujian atau tes di sekolah atau sedang sakit di rumah dan orang tua bekerja di kantor. Hasilnya walaupun tidak seefektif 2 cara diatas, tapi sering kali berdampak positif, terutama saat anda semakin memiliki hubungan batin yang dalam dengan anak karena sering melakukan EFT untuknya.
Good Luck.. ” In every child who is born, there is a new hope for humankind” (Dalam diri setiap anak, terdapat harapan baru bagi masa depan umat manusia ) Begitu kalimat pertama yang saya baca dalam text book mata kuliah psikologi anak yang saya pelajari dulu di bangku kuliah.
inspirasi : http://esq-sefteknik.blogspot.com/2008/04/seft-untuk-anak-anak.html

JADILAH MANUSIA HARI INI


Yesterday is history, tomorrow is mystery, but today is a gift. That’s why it is called the present.
Itu adalah ucapan Guru Oogway kepada Po yang akhirnya menjadi pendekar Naga dalam film Kungfu Panda.
Setiap orang telah menjalani hari kemarin, akan menghadapi hari esok, dan sedang menghadapi hari ini. Tulisan ini ingin mengulas bagaimana penyikapan terhadap situasi tersebut.
Masa Lalu Telah Menjadi Sejarah
Apa yang telah lalu tidak dapat kita ubah. Apa yang kita lakukan, baik dan buruk, semuanya sudah terjadi. Semuanya telah tercatat menjadi sejarah hidup kita. Ada orang yang terus menerus menyesali masa lalunya sehingga dia tidak dapat menjalani hari ini dengan baik. Dia merasa orang yang telah berbuat kesalahan dan terus menerus dihantui oleh kesalahan itu.
Menyesali kesalahan adalah hal penting. Tapi jika apa yang telah terjadi terus menerus menjadi penghalang untuk berbuat sesuatu hari ini, maka dia menjadi masalah. Apa yang telah terjadi adalah pelajaran untuk diambil hikmahnya. Baik dan buruk yang telah kita lakukan harus menjadi pelajaran dalam menata diri kita hari ini dan hari ke depannya.
Sejarah masa lalu diri kita juga di luar kemampuan kita untuk mengubahnya. Kita tidak pernah tahu lahir dari ayah dan ibu yang mana. Kita juga tidak bisa memilih tempat kelahiran kita sendiri. Semuanya bagian dari sejarah diri kita yang telah ditetapkan untuk ditafakuri. Kita juga tidak pernah tau apakah orangtua kita miskin atau kaya, pintar atau bodoh, terhormat atau orang biasa.
Menyesali keadaan diri adalah perbuatan yang bodoh. Apa yang telah kita dapatkan di masa lalu merupakan bagian dari anugrah Allah yang harus disyukuri. Bukan untuk disesali.
Masa Depan Belum Terjadi
Sebagian orang merasa sangat takut dengan masa depan. Dia takut apakah besok masih bisa makan atau tidak. Dia juga khawatir apakah nanti bisa mendapatkan apa yang dia harapkan. Apakah anak-anaknya kelak dapat belajar di sekolah yang bagus, mendapat pendidikan yang layak, dan bekerja dengan penghasilan yang baik.
Karena kekhawatiran itu, segala sesuatu dipersiapkan sampai berlebihan. Padahal hari esok belum terjadi. Dan kita pun tidak tau akan terjadi seperti apa. Manusia hanya bisa berikhtiar dan berencana. Allah Maha Kuasa adalah Maha Pengatur Hamba-Hamba-Nya. Tugas kita adalah berusaha dan berikhtiar agar dekat dengan kehendak-Nya. Ketika itu dilakukan, maka kehendak Allah akan bekerja pada diri kita.
Menjadi Manusia Hari Ini
Manusia-manusia besar adalah manusia yang menjalani hidup hari ini dengan sepenuh jiwa raganya. Mereka mungkin punya masa lalu yang kelam. Namun mereka mengambil pelajaran dari sana dan memperbaiki diri. Mereka juga mempersiapkan diri untuk masa depan. Namun semuanya dilandasi dengan keyakinan akan adanya Allah Yang Maha Mengelola.
Mereka adalah manusia hari ini. Mereka berusaha bersungguh-sungguh pada apa yang ada di diri mereka saat ini, sedikit atau banyak, cukup atau kurang. Kemampuan yang mereka punya, keahlian yang mereka kuasai, semuanya menjadi jalan untuk berkarya sesuai jalan yang dimudahkan buat mereka. Mereka tidak pernah menyesali masa lalu atau takut dengan masa depan.
Mereka senantiasa berbuat yang terbaik hari ini dengan harapan agar Allah berkenan menghapus kesalahan mereka di masa lalu, dan terus membimbing mereka hari ini dan masa depan. Mereka orang yang optimis menjalani hari-harinya. Senantiasa bersyukur atas apa yang Allah hadirkan. Buat mereka kesulitan atau kesenangan semuanya sama. Itu adalah hadiah dari Tuhan. Sebuah titipan yang diterima dengan lapang dada dan dijalani dengan sepenuh hati.
Merekalah orang yang menganggap hari ini sebagai hadiah. Dengan hadiah itu mereka berkarya dan membentuk masa depan.
Mari menjadi manusia hari ini. Bukan manusia kemarin yang telah jadi sejarah atau manusia akan datang yang masih misteri.
Dan Allah Lebih Mengetahui.

Sumber : Mohammad Noer

NENEK, DOKTER & IDAMAN HATI


Ada sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab :
Anda sedang mengendarai motor di tengah malam gelap gulita dan hujan lebat di sebuah daerah yang penduduknya sedang diungsikan semuanya karena bencana banjir. Pemerintah setempat hanya bisa memberikan bantuan 1 buah Bis yang saat ini juga sedang mengangkut orang-orang ke kota terdekat.
Saat itu juga Anda melewati sebuah perhentian Bis satu-satunya di daerah itu. Di perhentian Bis itu Anda melihat 3 orang yang merupakan orang terakhir di daerah itu yang sedang menunggu kedatangan Bis :

- Seorang NENEK TUA yang sekarat
- Seorang DOKTER yang pernah menyelamatkan hidup Anda sebelumnya.
- Seseorang yang selama ini menjadi IDAMAN HATI Anda dan akhirnya Anda temukan

Anda hanya bisa mengajak satu orang untuk membonceng Anda, siapakah yang akan Anda ajak? Dan jelaskan jawaban Anda mengapa Anda melakukan itu.
Sebelum Anda menjawab, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:
Seharusnya Anda menolong nenek tua itu dulu karena dia sudah sekarat. Jika tidak segera ditolong akan meninggal. Namun, kalo dipikir-pikir, orang yang sudah tua memang sudah mendekati ajalnya. Sedangkan yang lainnya masih sangat muda dan harapan hidup kedepannya masih panjang.
Dokter itu pernah menyelamatkan hidup Anda. Inilah saat yang tepat untuk membalas budi kepadanya. Tapi kalo dipikir, kalo sekedar membalas budi bisa lain waktu khan. Namun, kita tidak akan pernah tahu kapan kita mendapatkan kesempatan itu lagi.

Mendapatkan idaman hati adalah hal yang sangat langka. Jika kali ini Anda lewatkan, mungkin Anda tidak akan pernah ketemu dia lagi. Dan impian Anda akan kandas selamanya.
Jadi yang mana yang Anda pilih ?

Untuk direnungkan :
Dari 2000-an orang pelamar HANYA 1 ORANG yang diterima bekerja di perusahaan tersebut. Orang tersebut tidak menjelaskan jawabannya, hanya menulis dengan singkat seperti ini:

Saya akan memberikan kunci motor saya kepada sang dokter dan meminta dia untuk membawa nenek tua yang sedang sekarat tersebut untuk ditolong segera. Sedangkan saya sendiri akan tetap tinggal disana dengan Sang idaman hati saya untuk menunggu Bis kembali menolong kami…

Ya.. jawaban diatas adalah jawaban yang terbaik bukan? tapi kenapa sebagian besar hal tersebut tidak kita pikirkan sebelumnya?? Apakah karena kita terbiasa dengan TIDAK MAU UNTUK MELEPAS apa yang sudah kita dapatkan ditangan dengan susah payah. Dan bahkan berusaha meraih lagi sebanyak-banyaknya?

Terkadang dengan rela untuk melepaskan sesuatu yang kita miliki, mengakui segala keterbatasan yang kita miliki dan melepaskan semua keinginan kita untuk sesuatu yang lebih mulia, kita akan mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar…
(Sekedar meneruskan inspirasi dari seorang sahabat, Ita D. Azly)



ENGLISH IS A DIFFICULT LANGUAGE..........FOR SOME


A few days ago, prime Minister MOri was given some Basic English conversation training before he visit Washington and meets president Barack Obama.

The Instructor told Mori prime Minister, when you shake hand with President Obama, please says: " how are you" then Mr. Obama should say ; "I'm fine, thankyou, and you ?".   now you should say : "me too".  Afterwards, we, translator, will do the work for you.

It looks quite simple, but the truth is....

When Mori met Obama, he mistakenly said ; " who are you? " instead of 'how r u'

Mr. Obama was a bit shocked, but still managed to react with humor, :" well, I'm Michelle's husband...ha ha..."

Then Mori replied, "me too....ha ha....'

Then there was a long silence in the meeting room.....

4L4Y VS BUK4N 4L4Y

Tulisan ini aku baca dari status seorang teman, tapi aku lupa siapa.. dan... ngikik abis bacanya.... :)


A = Alluw kag! Leh knal? Ap kBrx?

B = Wa'alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh. ..
Dengan hormat, sampainya pesan ini, saya akan memberitahukan bahwa kabar saya baik-baik saja....
Maaf beribu-ribu maaf, Ini gerangan nomer siapa ya?
Kok acap kali sms nomernya ga ke save ya? (bales sepanjang mungkin)


A = Owh ea muuph lupa ng@s1h s4L4m,,,, Ini EnDoet LuThuwna EmbeM C@ianK
Cmu@na. Inged gag kag? Eh, kug blzna pjg bgd ch? Gi ng4ps?

B = Yaiyalah panjang.... Lagian ga dibayar perhurup inih! Gw lagi mabok
nerjemahin kata2 lo nih. Keypadnya ilang2an ya? Oh elo.... Eh, siapa tadi?
Tembem semua? Perasaan temen-temen gw kalopun ada yang tembem paling
sebagian dipipi doang. Ga sampe seluruh badan dah.


A = Huft ...Plz dund...bkn t3mb3m cmu4, tp ’emb3m c@iank cMuana’. W AD
klaz xmp lw dlu. J4h@d bgd d3ch......fufufuuu :’(

B = Yeeee mana gw apal. Adek kelas gw kan ada banyak. Bayangin misal
sekelas ada 25 murid cewe. Dikali 9 kelas. Nah, itung ndiri dah tuh ada
berapa! Itu belom dari sekolah2 laen. Mereka kan gw anggep adek kelas gw
semua walopun mereka ga nganggep gw. Coba? Masa iya gw apalin atu2. Lu
kira gw petugas sensus! Eh itu sebenernya huruf ’a’ mau lo ganti apasih?
Jadi angka 4 apa a keong (@)? Satu aja ribet apalagi dua gw bacanya.
Plin-plan lo ah


A = Ea mu’uph kag.... Abzn udh kbi@s44n kag. Jng mrh dund... hix... hix...
Oh ea y.. Kn ad bnyk ea... muv dh muv.. Eh kag, w inged loh qt dlu prNh
kut xkul PeNcak sLt bReng jG.

B= Jorok lo ah

A = Pencak SILAT kak!!!

B = Ooohhh.... Nah itu bisa nulis bener

A = Tp w kluwar paz 5aBuk quNink. Gag kwt. Uji4nna bRad bGd

B = Gw ga pernah ikut pencak silat. Gw ikut cheers. Yang dipaling atas
formasi piramida kan gw. Lagi pula kalo gw ikut pencak silat, sabuknya ga
muat.
A = Iyh yng bn3r kag? Bc4nd@ aj dh wkwkwkwkwkwkwkwkwk! !!

B = Etdah lo ketawanya serem amat kayak burung gagak.

A = Eh kag BTW n0m3r hpx kog ckep amad ch? Ky orangx

B = Nama gw bukan betawi.

A = Mksd w ’by the way’

B = Kenapa emang JALANnya?

A = OMONG-OMONG! !!!

B = Oh... ga tau nih.. Beruntung aja dapet nomer bgini

A = Dpt dri m4n4 kag?

B = Hadiah es orson. Penting amat

A = Kag kuq fesbukx lum d k0nfr1m?

B = Confirm! Bukan Kon-frim! Oh yang foto profilnya dari atas sambil
manyun2 itu lo ya? Gw kira fanpage-nya Suneo. Belom-belom. Ntar deh kalo
angel foto lo udah bener. Eh, unyeng2 lo ada 5 ya? Ampe keliatan. Banyak
amat. Situ pake ekstensen unyeng2?


A = Iyh ka2g bC@nd4 aj@ dh. 1tukan age’ ngetrend kag futu dri @ta5. Mak1n
gaG kli4t@n mukax, makin keyenz!
B = Yaiyalah. Gimana mau keren kalo muka lo keliatan. Coba dong
sekali-sekali foto profilnya diganti pake fotokopi. Burem, perkecil,
bolak-balik. gitu.

A = Mangx uj14n!

B = Biar ga keliatan muke lu. Katanya makin ga keliatan makin kerennn...
Gw yakin asli lo ga sebagus di foto kan? Nih udah gw confirm. Eh, itu
foto2 lo banyak banget yang jari tangan angka satu dimulut. Lagi ngelonin
orok sapa lo? ya ampun.. Lo ga juling foto dari atas semua?

A = Gag. Udh b1aza k0g. Eh, kag mang gi onlen ea? Onlen d kul ap dihumz?

B = Eh kalo bahasa alaynya �onlen di WC SPBU� apaan? Salah semua tuh
option lo

A = Ih... kakak joyokkkk...

B = Kadir ga diajak?

A = Itu Doyok kaaaggg.... Yah, w lgi gaG onlen niyh kag. Cb klo qt sm�
onlen, kn bs chat b4r3ng

B = Kita? Lo aja kali ama kawan2 lo. Lagian yang minta lo biar onlen
sapeh?!


A = Hix..Hix...Jahad :’( Kag kug lum bubu siyh? Kn udh mlm. Mang lum
ngantug ea?

B = Gw ga pernah ikut MLM deh

A = ’Malem’ Kag maksudx....

B = Udah gede ini. Lagian sembari ngelembur ngerjain tugas nih.

A= Cemangadh!

B = Hdagnamec

A = Paan tuch Kag???

B = Tulisan lo gw balik. Bingung gw nanggepin bahasa lo. Eh tulisan lo
bisa di normalin dikit ga? Sedikiiit aja demi gw
A = Oh ea deh kag..

B = Eh, ko gw baca status-status lo semuanya ngambil dari lirik-lirik lagu
ya??? Keabisan ide lo? Mana udah di ’Like’-in sendiri, trus ga ada yang
comment pula.

A = Eaaa... Abisan w suka bgd kag sm lgu it. Co cweet bgd dech. It jga da
lgu� knangan sm mantan w dlu

B = (Emang gw pikirin).

A = Ohiya kag! Bsk lusa jm 9 pgi d �salah satu stasiun tv� nntn w ya!

B = Itu kan acara live musik itu kan?! Yang penontonnya satu panggung sama
artis/bandnya. Trus sambil nari2 kompak banget dibelakangnya. Lo jadi
artis toh sekarang? Grup band lo apa namanya? Salut gw. Pasti lo jadi
vokalisnya ya? Apa lo soloist?

\A = Bukan kag, gw jadi penontonx.

B = Huh?!!!!!!! (Keselek)

A = Ea, yng pnting msk tv kag! Gw ma rombongan udh nyiapin tarianx lho
kag. Biar kompak nnti narix. Nama tarianx �Ngucek-Jemur- Ngucek-Jemur�. Tau
dund kag ky gmana. Gag ngaruh deh mw bandx apa aliranx apa.

B = Trus kalo bandnya metal gimana??? Masa lo mau tetep joget
�Ngucek-Jemur�?


A = Ya gag ap kag. Lgan band metal mah gag mgkin d hadirin kag. Kyk ga tau
aja kag..

B = Yaudah deh, selamat joget ya. Kakak mo tidur dulu. Oia, besok lusa,
pagi2 kakak ga bisa nonton situ joget �Ngucek-Jemur�. Soalnya kakak sibuk
mau bikin anyam2an sedotan. Babay!

A = Bye... Met bubu kag. Eh kag, ntr jm2 bolax pa?

B = Hah?! Lo suka nonton bola pagi2 juga?
A = Yaelah bgadang nntn bola wajar x kag

B = Lo cowo apa cewe sih?!

A = Cow. Mang np?

B = Lah itu foto2 difesbuk?!

A = Itu mantan� w kag. Fto w d album �Juzt Me�

B = ............ ......... ......... .......

A = Kag?

B = Eh iya sori. Udahan dulu ya. Gw baru ngeliat UFO nih. Bye!

THE 6TH GRADE COMPETITION


Pagi ini, tak seperti pagi yang biasa…..sebelum azan subuh berkumandang, aku dan anak anak sudah terbangun.. anak-anakku seperti tak sabar ingin segera berangkat ke sekolah. Iya, hari ini terasa istimewa karena adanya LOMBA AKBAR ke 6 yang diadakan oleh sekolah mereka.

Usai shalat subuh, Aniqa berlarian kesana kemari mengenakan baju seragam marching band (kaos hitam, celana jeans, dan kerudung putih) sementara abang Dio yang memang orangnya pendiam memperhatikan adiknya berlari-lari - sambil tetap meminum susu coklatnya, menonton Oggy & the cockroaches- berkomentar “Ica, jangan lupa nanti baca doa kalau mau tampil, ya..”. Subhanallah.. pemahaman pentingnya doa rupanya selalu diajarkan oleh guru-gurunya selama ini.

Lomba sudah berjalan sejak 2 hari yang lalu, Kamis tanggal 28 Februari 2013. Dio yang grade 3 mengikuti lomba tahfiz dan colouring, sementara adiknya Aniqa (Ica) grade 1 mengikuti Fashion show dan colouring juga, plus opening ceremony dengan Marching band. Jadilah sebulan ini anak-anak sibuk, karena sebelumnya mereka juga Monthly Test 4 hari ( Senin, 18 February – 21 February 2013).

Acara lomba kali ini mengetengahkan   Tahfiz, Azan, Karaoke, Cooking, Drawing, Colouring, Story Telling, Puisi, Dancing, Fashion Show dan Senam Pramuka dan telah mengundang beberapa pejabat berwenang Tangerang. Untuk acara puncak, yaitu hari Sabtu ini diadakan bazaar, performance  beberapa pemenang serta Parent’s Committee.

Jam 06.30 kamipun berangkat menuju sekolah dan tiba di sana area sudah dipenuhi para peserta lomba dari berbagai sekolah di sekitar Kelapa Dua. 

Setelah mendaftar dan mendapat goody bag,  anak-anak berbaur riang bertemu dengan teman-temannya, sementara mamanya “menjelajah” area Bazaar. Hmm.. ada tekwan mama Alda, es jelly mama Alya, fussily a la mama Raffi, french fries & bbq sausage a la mama Amel, serta ice bubble Miss Lia. Dan seperti biasa, beberapa mama menggelar Tupperware, baju-baju, tas. Pokoknya tepat deh, kali ini menggelar bazaar persiiis setelah acara gajian…. J

Pukul 08.00 bbwi tepat, setelah Ketua Yayasan dan Kapolsek menempati tempat duduk yang telah disediakan, Miss Lia dan Mr Adin membuka acara dengan didahului pembacaan  doa oleh Mr Rahman.  Setelah itu, Marching band Fajar Islami mengumandang dengan megahnya membawakan lagu Indonesia Raya. Oya, Marching Band yang di gawangi oleh Mr. Barjo ini sudah memenangkan Juara Favorit saat MARCHING CAT di Tiga Raksa loh.. padahal saat itu pesertanya ada yang High School juga.

Acara berikutnya adalah sambutan-sambutan para petinggi sekolah, sementara aku sibuk mendandani Ica dan Gayatri untuk  tampil dalam acara Fashion Show Busana Muslim. Hmm.. lucu rasanya melihat mereka saat tampil berlenggak lenggok dengan  percaya diri. Fashion show ini dibagi dalam 2 kategori yaitu A untuk usia 6-12 tahun dan B untuk usia 6 tahun ke bawah.

Jurinya diambil dari luar  yaitu Ms Ella dan Ms Tanti. Jadi kan obyektif ya.. karena para juri tidak mengenal para kontestan sebelumnya. Menggemaskan melihat para murid Play Group dan TK yang mungil-mungil ikut berpartisipasi dalam lomba Fashion Show.

Acara demi acara silih berganti dengan penampilan kontestan dancing, baca puisi, story telling by Nadja –yang juga mayoret - dan karaoke by  Jadu dan Vivi… walaupun cuaca saat itu panas, tapi Alhamdulillah anak-anak  tetap setia menyaksikan teman-temannya berpartisipasi.

MC  Miss Lia dan Mr. Adin memandu acara dengan santai diseling dengan pertanyaan dan door prize, jadi yang menyaksikan tidak terlalu bosan. Tibalah di penghujung acara, Parent’s committee yang kali ini mengenakan seragam hijau muda menyumbang “gerak dan lagu” yaitu Baju Hijau Siapa Yang Punya (iringan musiknya sama dengan Nona Manis Siapa Yang Punya). Ibu Ketua – Mama Raja & Fadhil- yang bertubuh segar, energik sekali memandu para anggota teamnya… BRAVO, bu Ketua !!!

Di akhir acara, piala-piala dan hadiah yang di sponsori beberapa perusahaan seperti Sea World, Im3, Smart Fren, dan lain-lain diumumkan dan usailah acara Lomba Akbar tahun 2013.

Lomba Akbar telah  menginspirasi dan memicu lahirnya para performer cilik ... Mendorong anak-anak untuk berani tampil dan berani berkarya. Tidak semua anak menang memang, tapi untuk bisa berkarya adalah semangat seorang pemenang…. Sabar ya nak, kekalahan adalah kemenangan yang tertunda J Semua yang hadir pulang dengan senyum berseri-seri dan dengan tekad tahun depan akan ikut berpartisipasi lagi.


                                       takkan runtuh yang datar, takkan putus yang kendur
                                                         takkan patah yang lentur


TIDAK ADA ANAK YANG BODOH





Sabtu, 6 April 2013...

Karena merasa "hari libur sekolah", usai subuh tidur lagi aah..... kebetulan anak-anak juga masih pulas bobonya. Bangun lagi jam 07.00 dengan perasaan aneh, ada apa ya.. Ooopss!!!! Hari ini ada SEMINAR di Sekolah Fajar Islami... oo lalaaa.... secepat kilat badai cetar membahana bangun, bikin susu, mandiin anak-anak... salim si papah dan... kabooorrrr.......

Alhamdulillah, sampai di sekolah masih belum pada berdatangan.. smile..inhale, exhale...  ke warung si teteh dulu deh, makan bakwan dan minum kopasus .. Nah, sudah agak rame, baru deh masuk ke ruang Seminar (kali ini di ruang Grade 1).  Oow, the headmaster Mrs Husna, chief of foundation: Bunda Elvie; almost all of the teachers baik dari Elementary dan PG/Kindergarten dan tentu saja  trainernya udah ada. Mrs Tessie Setiabudi dan Mr Joshua Maruta. - supaya akrab dan emang bawaan orok : SKSD, aku memanggil mereka Bu Tessie dan Pak Josh - orangnya sangat membumi atau bahasa Jawanya down to earth.

Oya sebelum masuk, kita wajib membeli buku Cerdas Mengajar seharga Rp 40.000,- karena ini program charity, yaitu amal untuk anak tidak mampu dan hasil royalty buku akan disumbangkan sepenuhnya untuk anak-anak tidak mampu... is it great, isn't it..

Okay, sekarang yang agak serius dikit. Tepat pukul 08.30, kita semua duduk macan --manis dan cantik --ya iyaalaah kan kita ibu-ibu-- ^_^ . cuman ada beberapa ayah yang "peduli" loh... (ada ayahnya Lutfi, ayah Razhan keduanya dari  grade I-2 lalu 2-3 orang ayah dan Mr Barjo ayah Azka serta  Mr Papidin .. udah..)

Ice breaker dari Bu Tes yang very funny dan excited adalah ilustrasi waktu ayah dan ibu menghadapi "kenyataan" anak mereka menghadapi ulangan. Ada yang seperti bu Yenni yang tergopoh-gopoh pulang kantor agar bisa menemani putranya belajar English, atau seperti Bapak Sam yang baru saja bertemu dengan kliennya, langsung menelpon anaknya dirumah. “Iya, ini papi baru selesai rapat, kamu belajar bahasa Inggris sama mami dulu, nanti yang matematika dan sains sama papi, oke…”

Apakah Anda memiliki kejadian atau cerita unik dan lucu mendampingi anak-anak Anda dalam proses belajar mereka di sekolah? Apakah sangking pusingnya Anda pun sering mengeluh, “Kayanya zaman mami dulu, ujiannya nggak sesulit ini deh…” atau yang lebih ekstrim lagi... apakah saat mendampingi anak belajar, Anda marah-marah ga karuan... ( hayooo ngaku..) Terlepas dari berbagai pengalaman yang Anda alami bersama anak Anda, concern penulis dan para orangtua ternyata sama: membantu anak-anak agar dapat berprestasi di sekolah.

Pertanyaannya sekarang, sudahkah kita sebagai orangtua menjadi pendamping yang efektif bagi anak-anak kita dalam belajar, dan apakah kita juga telah menjadi pengajar yang cerdas bagi anak-anak kita? Dan bila kita mempunyai kerinduan untuk mendampingi anak-anak kita dengan seefektif mungkin dalam kegiatan belajar mengajar, adakah panduan bagi kita untuk melakukannya?

Di session 2, dengan diselingi humor, pijit-pijitan (sumpelooo.. pake pijit pijit juga supaya seger) Bu Tes dan Pak Jos mengemukakan penjelasan mengenai cara kerja otak agar kita dapat memaksimalkankemampuan otak dan mengajar sesuai cara kerja otak.

Mengenali cara belajar anak dibahas dalam session 3. Dengan mengenali cara belajar anak, kita dapat memahami dan mengajar anak sesuai dengan gaya atau cara belajarnya. Ini akan sangat membantu mempermudah anak dalam belajar. Jika anak anda lebih dapat menyerap pelajaran dengan cara membaca buku pelajarannya itu dengan bersuara, tentu ia akan sangat mengalami kesulitan bila ia diharuskan untuk membacanya dalam hati. Referensi bu Tessie tentu saja film AKEELAH AND THE BEE, tentang cara anak kinestetik menghafal... *seneng deeh.. kalo disuruh nonton.... ^_^*

Saat Session 4, dengan pembicara pak Josh, Teknik membaca secara cepat dan menghafal secara mudah juga penting bagi anak dalam belajar. Ini akan membantu anak agar dapat membaca lebih banyak materi pelajaran dan tidak mudah melupakan kosakata baru, daftar, urutan, rumus-rumus, tanggal, dan sebagainya. Tentunya ini turut mendukung keberhasilannya dalam belajar. Oya, referensi bukunya Tony Buzan : Mind Mapping for Children juga boleh dimiliki.. it is worth!

Dengan metode mengajar dan belajar yang tepat, apa pun mata pelajarannya, semua bisa dipelajari dengan mudah. Apa pun soalnya, anak Anda pasti mampu menyelesaikannya! Dan, metode belajar yang ditunjukkan penulis dalam buku dan workshop2 yang mereka adakan ini tidak hanya demi nilai sesaat di sekolah, melainkan demi hidup itu sendiri.

Anda tentu ingat kata-kata Seneca: “Non scholae, sed vitae discimus”…

Ya, kita belajar bukan demi sekolah, tetapi demi hidup! Fatal jadinya kalau kita mengajari anak-anak kita untuk belajar hanya demi nilai ujian di sekolah, dan melupakan hidup itu sendiri !!!! Ingaaa.. ingaaa.. ting !!!

Dengan gaya bahasa yang ringan, penulisan yang ringkas, dalam poin-poin yang mudah dipahami dan diingat, dan gambar-gambar yang menarik-- ya eeaaalaaah secara itu buku Best Seller--- buku dan Seminar (syukur2 kalo bisa ikutan seminar, jeung...) akan membantu Anda menjadi orangtua yang cerdas!

Secara garis besar buku ini menunjukkan pada Anda:
1. Membangun Fondasi Belajar
2. Cara Kerja Otak
3. Mengenali dan Kiat Belajar (Visual, Auditori, Kinestetik)
4. Asyiknya Belajar

Selain itu, juga disertai dengan kiat-kiat:
1. Membaca dengan Cepat dan Tepat.
2. Menghafal dengan Mudah.
3. Menghadapi Ujian.
4. Serta,permainan untuk membantu anak Anda memahami pelajaran-pelajaran di sekolah.

Bu Tes dan Pak Josh  ini sungguh ingin membantu Anda menjadi orangtua yang cerdas dalam mengajar. RECOMMENDED!  Inilah buku panduan yang wajib dibaca oleh setiap orangtua, guru,dan pendamping untuk membimbing anak menjadi seorang juara.

The Last Emperror.. ehh... session....
cerita bu Tes......, “Bayangkan belasan tahun dari sekarang, Anda memasuki sebuah gedung megah yang penuh dengan anak muda dan orangtua murid. Satu diantara wajah anak muda yang berprestasi tersebut adalah putra atau putri Anda.Ya, inilah acara wisuda anak Anda. Acara wisuda ini sungguh luar biasa karena anak terpilih menjadi siswa berprestasi, dan karena itu ia diminta untuk berbicara di podium sebagai lulusan terbaik.

Di depan ribuan lulusan dan para orangtuanya, anak Anda berbicara lantang, “Terima kasih pada Mami dan Papi yang telah membuat saya begitu mencintai belajar. Sejak saya kecil, mereka selalu memiliki cara yang unik untuk memotivasi saya. Dari merekalah saya membuktikan bahwa belajar itu sungguh menyenangkan, dan saya tidak akan pernah berhenti belajar. Terima kasih ‘Mi… terima kasih ‘Pi… You’re the best. Semua hadirin bertepuk tangan…

Di depan sana, Anda menatap ‘anak kecil’ yang dulu Anda ajari berhitung dan membaca… Di depan sana, Anda menatap ‘anak kecil’ yang dulu selalu menangis ketika tidak dibelikan mainan… Kini, bocah kecil itu berdiri menatap Anda dengan penuh kebanggaan. Hasil kerja keras Anda terbayar tuntas. Waktu,uang, dan tenaga yang Anda investasikan membuahkan decak kagum. Apa yang Anda tanam belasan tahun lalu kini berbuah manis. Di hati Anda ada kepuasan batin yang luar biasa terutama karena Anda telah menunaikan tugas mulia sebagai pendamping anak Anda belajar sejak dini..... hiiksssss ... bhwaaaaaa (terharu-merinding lalu nangis..)


INGATLAH, KITA BELAJAR
10% dari apa yang kita baca
20% dari apa yang kita dengar
30% dari apa yang kita lihat
50% dari apa yang kita lihat dan dengar
70% dari apa yang kita katakan
90% dari apa yang kita katakan dan lakukan

Happy Reading!
_______________________________________________________________________________
SEKILAS TENTANGPENULIS

Tessie Setiabudi
Tessie dibesarkan dalam keluarga yang mencintai pendidikan. Sejak kecil, orangtua dan saudara-saudaranya aktif menjadi ketua pengurus sekolah swasta sehingga dia begitu percaya betapa pentingnya pendidikan dalam kehidupan seseorang.
Wanita yang memilih karier menjadi psikolog dan konsultan ini lahir di Indonesia, tetapi kemudian meninggalkan Indonesia sejak tamat SMA. Dia menyelesaikan B.A. danM.A. dalam bidang psikologi di Amerika, dan M.B.A dalam bidang Training and Development di Inggris. Setelah tinggal di Amerika, Inggris, dan Australia,Tessie menetap di Singapura sejak tahun 1992.
Tessie menekuni kariernya di bidang pelatihan dan konsultasi sejak 1990. Keahliannya adalah dibidang motivasi, pengembangan individu, komunikasi, hubungan interpersonal, team building, mengelola keuangan, dan investasi.
Dengan penuh semangat Tessie memberi pelatihan dan memperlihatkan bagaimana caranya mengembangkan potensi diri sepenuhnya. Selama lebih dari 20 tahun, dia menerapkan metode BIG MC—Belajar Itu Gampang, Menyenangkan, dan Mudah dikelas-kelas yang difasilitasi, sehingga peserta program pun menikmati proses belajarnya. Metode ini juga dibagikan ke guru-guru dari sekolah negeri dan swasta di berbagai tempat di Indonesia melalui program “Mengajar Secara Pintar”.

Joshua Maruta
Joshua menyelesaikan pendidikan insinyur dalam bidang Teknik Elektro di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, dan M.Sc. dalam bidang Electrical Engineering dari Union College, USA. Sejak tahun 1973-2001, Joshua bekerja di PT Caltex Pacific Indonesia. Tugas terakhir yang diembannya di perusahaan tersebut adalah sebagai Vice President Support Operations dan kemudian Vice President Minas Operations.
Sebagai VP Support Operations, ia memimpin sekitar 1.000 karyawan, sedangkan sebagai VP Minas Operations sekitar 800 karyawan, dengan tanggung jawab untuk senantiasa menemukan pendekatan kreatif demi mempertahankan kelancaran produksi minyak,membina kerja sama antar departemen dan divisi yang baik dan solid. Melalui pengalaman-pengalaman ini, ia banyak mendalami praktik Kepemimpinan, Memotivasi Dan Meningkatkan Kinerja SDM, Mengembangkan SDM, Team Building, Perencanaan,Peningkatan Mutu, dan Mengelola Perubahan.
Setelah pensiun pada tahun 2001, Joshua menjadi Managing Director di Training For Excellence, Pte, Ltd Singapura, dan dengan demikian memasuki “karier baru” di bidang pelatihan. Dia menuangkan pengalaman dan pengetahuan yang dipelajarinya untuk menyusun makalah pelatihan, memantau pelaksanaan pelatihan, dan menjadi fasilitator dan konsultan dalam pelatihan.


Referensi :  Buku Cerdas Mengajar
                  Kompasiana
                  Adrrienne Sooai