Friday, May 10, 2013

KOCOK !!! ARISAN......



Masih inget film arisan ga? Film itu dimulai dari mengangkat tema ibu2 yang sedang arisan, tapi lalu berkembang menjadi kisah percintaan "three party" antara seorang wanita -pemerannya Cut Mini- dan 2 orang pria sahabatnya (notabene KW asli alias gay, dibintangi Tora Sudiro --yang waktu itu ganteng pisan euy-- dan Surya Saputra)

Kegiatan arisan sebenarnya sudah ada sejak dulu. Namun kini arisan hadir dalam bentuk yang lebih bervariasi dan menjadi tren tersendiri di kalangan sosialita. Nah... pertanyaan pentingnya adalah.... eng ing eng.... Kenapa arisan begitu digemari?

Kalau ditanya, saya juga pengikut setia beberapa arisan :
1. arisan di sekolah. (TK-SD-SMP) bahkan di SD ada 2 grup arisan
2. arisan kampung (sembako lebaran seperti : beras, daging, sabun cuci (!!), sampai kue lebaran)
3. arisan barang (tupperware ^_^ , panci dll)

Lalu, alasan ikutan arisan..... ?
oow.. banyaak... Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan arisan merupakan penyaluran hasrat alami wanita yang senang berkumpul. Secara psikologi, wanita juga butuh memiliki support group.

"Perkumpulan ini relatif bisa membantu mereka untuk menghadapi problem dalam hidupnya, akan sangat mempengaruhi dia bisa berkembang atau nggak. Kalau dia bertemu yang sesuai, berkembangnya oke," urai Zoya saat berbincang dengan wolipop (Kompas) hari Selasa (19 Maret 2013) yang lalu.Arisan sosialita yang kini banyak dilakukan di restoran atau kafe-kafe ternama menurut Zoya juga bisa bermanfaat untuk para anggotanya. "Sosialita-sosialita yang berkumpul, entah karena posisinya dia sendiri atau dia seleb atau dia punya pekerjaan yang bisa bertemu banyak orang, itu kan sebenarnya mencari networking," tuturnya.

Memperluas networking disebutkan Tami seorang karyawan swasta yang mengikuti tiga arisan setiap bulannya. "Untuk nabung sama ada sosialnya, juga kumpul silaturahmi dan wadah untuk networking," katanya saat ditemui di PlazaIndonesia, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2013).

Sosiolog Perkotaan dari Universitas Indonesia Linda Darmajanti menjelaskan sisi lain dari manfaat arisan dalam buku 'Kocok, The Untold Stories of Arisan Ladies& Socialites' karya Joey Rosma dan Nadya Mulya. Di buku tersebut, Linda menyebutkan ada empat fungsi arisan. Pertama yaitu peserta arisan bisa belajar bertanggungjawab atau berkomitmen untuk membayar uang arisan tepat waktu.Fungsi kedua yaitu sosial. Arisan berfungsi sosial ketika bermanfaat untuk orang lain misalnya melakukan penggalangan dana untuk yang tidak mampu ataukorban bencana.

Mimmi Barbie, seorang sosialita menjalankan fungsi kedua arisan ini yaitu sebagai fungsi sosial. Mimmi yang setiap bulannya mengikuti lebih dari 20 arisan(!!!! banyak amat ya duitnya...!!! dan betapa luang waktunya ...!!!!) mengatakan dia dan teman-temannya selalu berusaha melakukan hal positif melalui arisan.

"Selain bisa bersosialisasi, temannya banyak, kita bisa sumbang-sumbang ke gereja dan masjid," ujarnya yang juga ditemui wolipop di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Ketiga yaitu fungsi menabung dan keempat fungsi mengikat. Dijelaskan Linda,tanpa ada sesuatu yang mengikat atau rutinitas, kegiatan arisan hanya akan menjadi kongkow-kongkow random.

Alright, ladies.. hehe.. today bapak-bapak ga ikutan yaa... it is all up to you mensikapi sebuah kegiatan yang bernama ARISAN ini. Yang jelas, sejauh ini riset yang dilakukan oleh Nadya Mulya dan Joy Roesma, pengarang buku Arisan, kegiatan ini murni Endonesah banget... alias di LN blom tentu ada.

Hmm.. untuk jelasnya, baca saja buku Arisannya dan .... saya ngopi lagi ya.... wassalamualaikuum.....

No comments:

Post a Comment

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^