Friday, August 19, 2016

ANEKA TARIAN MENGGUNAKAN KIPAS

Siapa yang tak tahu kipas ? 
Kipas sudah dikenal sejak dulu, ada dalam kebudayaan masa silam seperti Romawi kuno, Mesir, Yunani, atau Cina. Kipas ada yang terbuat dari bahan kertas, renda, sutera, atau aneka tekstil lain.

Konon, kipas ditemukan pada waktu penggalian mumi Tutankhamun, seorang raja Mesir yang hidup pada abad ke-13 SM.

Dulu saya sering menonton serial silat mandarin. Jadi, jika kamu pernah melihat adegan di film tentang raja masa silam yang dikipasi dayang-dayang, kira-kira memang mirip itu gambaran aslinya. 

Yuk sekilas kita lihat sejarah kipas di balik istana, seperti dari kerajaan Mesir dan Cina. Rata-rata kipas yang digunakan terbuat dari bulu burung merak. Bulunya juga bukan sembarangan. Terutama yang bermotif seperti mata, karena dipercaya melambangkan perlindungan terhadap pemiliknya.

Ketika ia menjadi bagian dari mode, di Eropa abad pertengahan, bahan yang dipakai menjadi sangat variatif, karena disesuaikan dengan busana pemakainya. 

Sebelum kertas dan kain lazim dipakai, kipas malah sempat dibuat dari kulit binatang (vellum) seperti kulit antelop, rusa, atau kambing. Kipas kulit yang dilukis ini umumnya buatan abad ke-16 dan 17.

Gagang kipas juga dibuat dari bahan yang tak kalah mewah. Bisa dari kulit tempurung kura-kura, gading, tulang, kulit kerang, logam, atau kayu terbaik. Kipas juga dirancang sangat dekoratif, dihiasi permata, dipernis, atau disepuh. Maklum, umumnya yang punya Cuma kaum bangsawan.

Melewati sekian zaman, bentuk kipas sebenarnya tak banyak berubah, atau seperti kipas yang bisa kita lihat sampai sekarang. Terdiri atas beberapa daun kipas, kalau dibuka berbentuk setengah lingkaran. Ada pula jenis kipas yang daun-daunnya disatukan dengan bahan tertentu. Bahan itu biasanya yang dihias. Ada lagi jenis kipas cockade, yang ketika dibuka bentuk daun-daunnya berupa lingkaran penuh.

Hiasan pada kipas biasanya berbentuk lukisan. Ada yang menggambarkan dongeng, mitologi, cerita keagamaan, atau peristiwa budaya tertentu, tergantung pada masanya. Di masa Revolusi Prancis, kipas malah sempat menjadi alat yang ampuh untuk menyatakan sikap politik pemiliknya.

Pada sekitar abad ke-16, sejarah kipas juga bisa dilihat dari sisi pergaulan. Terutama antara pria dan wanita, di acara-acara pesta. Mungkin karena saat itu belum ada layanan pesan singkat atau SMS, kipaslah yang jadi alat komunikasinya. Gerakan-gerakan kipas dipakai untuk memberi kode-kode tertentu kepada seseorang.

Tentu saja biar pembicaraan nyambung, antara pria dan wanita harus sama-sama tahu setiap gerakan dan artinya. Bahasa gaul ala kipas ini pun menjadi bahasa setengah resmi, panduannya bisa dilihat di buku-buku etiket pergaulan.

Salah satunya: The Original Fanology or Ladies Conversation Fan karangan Charles Francis Badini (London tahun 1797).

 contohnya:
  • Membawa kipas terbuka dengan tangan kiri=Datang dan mengobrol yuk!
  • Membuka kipas lebar-lebar=Tunggu aku.
  • Kipas setengah tertutup ditekan ke bibir=Kamu boleh cium aku.
  • Memutar kipas dengan tangan kiri=Awas, kita sedang diperhatikan!
  • Menjatuhkan kipas=Kita berteman saja.
Nah,salah satu kegunaan kipas adalah untuk menari ! Kenapa ? Karena tarian dipercaya juga mengandung sejuta makna. Berikut beberapa tarian dari seluruh dunia yang menggunakan kipas.





o




KIPAS JAMAN SEKARANG

Apakah jaman sekarang kita masih hobi menggunakan kipas tangan ? Saya sih Yes tapi cuman kalo kondangan.

Untuk sehari hari, terutama kalo lagi kerja, entah sedang menggambar atau ngetik di blog saya pake kipas angin listrik.

Psssstttt... ini dia fakta tentang kipas angin..

Kipas angin listrik pertama ditemukan oleh Schuyler Skaats Wheeler pada tahun 1882. Wheeler pertama kali memperkenalkan kipas angin listrik dengan dua buah baling-baling, tanpa ada pelindung apapun dan digerakkan dengan tenaga motor listrik. Perkembangan kipas angin listrik lebih lanjut di kembangkan oleh Philip H. Diehl yang dipantenkan pada tahun 1887. Diehl memperkenalkan kipas angin yang menempel di langit-langit rumah.

Diehl terus mengembangkan temuannya. Pada tahun 1904 Diehl menambahkan sendi split-ball pada kipas angin listriknya. Tiga tahun kemudian, ide ini menjadi dasar pemnemuan kipas angin yang dapat bergerak ke sana-kemari (sumber: wikipedia)

Nah, kalo kamu pingin beli kipas angin listrik yang murah, coba lihat penawarannya di Mataharimall (dot) com. Ada aneka jenis yang bisa kita pakai sehari-hari. 

3 comments:

  1. Wah aku baru tau soal kode-kodean kipas ini. Ternyata kipsa jaman dulu sangat prestisius, ya. *kibasin kipas pake tangan kiri*

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^