Monday, May 22, 2017

TIPS BEROLAHRAGA SAAT HAMIL


TIPS OLAHRAGA 

BENARKAH BOLEH BEROLAHRAGA SAAT HAMIL ?

Dulu waktu hamil anak ke 1 - 2, aku selalu beranggapan ketika hamil, saatnya istirahat dari semua kegiatan. Apalagi, mendapat anak pertama itu susaaaahnya bukan main. Cape dikit aja langsung deh, ga jadi. Alhasil, ketika aku hamil, aku lebih banyak tidur!


Sehat?

Tentu saja engga. Aku malah jadi mudah pusing, lelah, kaki bengkak dan moody. Apalagi, saat memutuskan hamil, aku berhenti kerja.

Berolahraga ketika masa kehamilan, sebenarnya kunci utama untuk menjaga kesehatan janin serta mendapatkan persalinan yang lancar.

Menjaga kehamilan bukan berarti tidak banyak bergerak dan terus beristirahat sepanjang hari. Tubuh aktif malah mendatangkan banyak manfaat untuk ibu hamil serta bayi yang berada di dalam kandungan.

Ada beberapa alasan, mengapa olah tubuh begitu penting dilakukan ketika masa kehamilan seperti :
  • Bunda bisa beristirahat dengan tenang, 
  • mencegah kenaikan berat badan secara berlebihan, 
  • meningkatkan stamina dan kekuatan otot, 
  • memperbaiki suasana hati. 
Agar manfaat ini bisa dilakukan, ada beberapa tips tentang olahraga dari tipsolahraga.com  yang bisa calon Bunda lakukan.


Berjalan kaki sebenarnya olahraga yang aman karena memberi tekanan minimal di bagian sendi.
Berlari atau jalan cepat *
Pilihan lain ialah yoga serta pilates khusus ibu hamil yang bisa melatih kelenturan otot dan kekuatan otot. 

Bersepeda dan berenang juga aktivitas yang sangat bermanfaat, asalkan kegiatan ini tidak dilakukan ibu hamil secara berlebihan.

Selain olahraga secara formal, ada beberapa aktivitas sehari-hari seperti membereskan rumah dan berbelanja agar tubuh tetap aktif bergerak. Intinya adalah tetap lakukan gerakan secara aktif paling tidak 30 menit dalam sehari.
           STOP BEROLAHRAGA JIKA....
Ibu hamil harus berhenti melakukan olahraga jika tiba-tiba mengalami sakit kepala, nyeri di bagian dada, terjadi pendarahan di vagina, terjadi kontraksi secara terus menerus, sesak napas, pergerakan janin berkurang.

Cara yang paling mudah untuk melakukan deteksi saat olahraga lebih dari kemampuan mudah saja, yaitu : apakah kamu masih bisa bercakap-cakap ketika melakukan olahraga?

Jika dirasa napas ngos-ngosan dan tidak bisa berbicara seperti biasa, besar kemungkinan kamu terlalu memaksakan diri dan diharuskan untuk istirahat sejenak!SEBAIKNYA IBU HAMIL HINDARI  OLAHRAGA INI.. 

Ibu hamil sangat disarankan menghindari cedera, untuk itu terdapat beberapa jenis kegiatan yang lebih baik dihindari, seperti:

  • Olahraga beregu yang melibatkan kontak fisik seperti sepak bola dan basket, 
  • Scuba diving karena bisa beresiko membuat bayi terkena dekompresi,
  • Olahraga di ketinggian 
  • serta aktivitas yang bisa membuat Bunda terjatuh seperti bela diri, badminton dan tenis, 
  • Olahraga yang berlebihan, bisa membuat Bunda berbaring terlalu lama, (apalagi setelah 4 bulan usia kehamilan pembuluh darah utama membawa darah kembali ke jantung bisa tertekan) hal ini bisa membuat Bunda pingsan. 
Olahraga saat hamil memerlukan kehati-hatian yang lebih besar, apalagi jika sebelum hamil Bunda tidak rutin olahraga. Lebih baik mulai olahraga dengan durasi singkat terlebih dulu.

Yoga *
Tips saat berolahraga 
  • Gunakan pakaian yang longgar serta bra yang bisa menyangga payudara Anda dengan baik, 
  • jangan lupa gunakan sepatu olahraga yang bisa melindungi kaki dari cedera, 
  • Konsumsi kalori yang cukup sebelum melakukan olahraga, 
  • Lakukan olah tubuh menggunakan pijakan kaki di permukaan yang rata agar mencegah terjadinya cedera, 
  • Hindari diri dari dehidrasi. Jadi, usahakan mencukupi cairan tubuh. 

*sumber foto : fitpregnancy

No comments:

Post a Comment

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^

Jika ada pertanyaan pribadi silakan ke email amelia_tanti@yahoo.com