Sunday, June 30, 2013

KOCOK !! ARISAN !


Masih inget film arisan ga? Film itu dimulai dari mengangkat tema ibu2 yang sedang arisan, tapi lalu berkembang menjadi kisah percintaan "three party" antara seorang wanita -pemerannya Cut Mini- dan 2 orang pria sahabatnya (notabene KW asli alias gay, dibintangi Tora Sudiro --yang waktu itu ganteng pisan euy-- dan Surya Saputra)


Kegiatan arisan sebenarnya sudah ada sejak dulu. Namun kini arisan hadir dalam bentuk yang lebih bervariasi dan menjadi tren tersendiri di kalangan sosialita. Nah, pertanyaan pentingnya adalah : Kenapa arisan begitu digemari?
BUKU THE UNTOLD STORIES OF ARISAN
Kalau ditanya, saya juga pengikut setia beberapa arisan :
1. Arisan di sekolah. (TK-SD-SMP) bahkan di SD ada 2 grup arisan
2. Arisan kampung (sembako lebaran seperti : beras, daging, sabun cuci (!!), 
    sampai kue lebaran)
3. Arisan barang (tupperware ^_^ , panci dll)

Lalu, alasan ikutan arisan..... ?

Oow.. banyaak! Psikolog seksual Zoya Amirin mengatakan arisan merupakan penyaluran hasrat alami wanita yang senang berkumpul. Secara psikologi, wanita juga butuh memiliki support group.
The Authors
"Perkumpulan ini relatif bisa membantu mereka untuk menghadapi problem dalam hidupnya, akan sangat mempengaruhi dia bisa berkembang atau nggak. Kalau dia bertemu yang sesuai, berkembangnya oke," urai Zoya saat berbincang dengan wolipop (Kompas) hari Selasa (19 Maret 2013) yang lalu. 
Arisan sosialita yang kini banyak dilakukan di restoran atau kafe-kafe ternama menurut Zoya juga bisa bermanfaat untuk para anggotanya. "Sosialita-sosialita yang berkumpul, entah karena posisinya dia sendiri atau dia seleb atau dia punya pekerjaan yang bisa bertemu banyak orang, itu kan sebenarnya mencari networking," tuturnya.

Memperluas networking disebutkan Tami seorang karyawan swasta yang mengikuti tiga arisan setiap bulannya. "Untuk nabung sama ada sosialnya, juga kumpul silaturahmi dan wadah untuk networking," katanya saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2013).

Sosiolog Perkotaan dari Universitas Indonesia Linda Darmajanti menjelaskan sisi lain dari manfaat arisan dalam buku 'Kocok, The Untold Stories of Arisan Ladies& Socialites' karya Joey Rosma dan Nadya Mulya

Empat fungsi arisan
  • Pertama yaitu peserta arisan bisa belajar bertanggungjawab atau berkomitmen untuk membayar uang arisan tepat waktu.
  • Fungsi kedua yaitu sosial. Arisan berfungsi sosial ketika bermanfaat untuk orang lain misalnya melakukan penggalangan dana untuk yang tidak mampu ataukorban bencana.
Ayo coba tebak, yang mana Mimmi Barbie ^^
Mimmi Barbie, seorang sosialita menjalankan fungsi kedua arisan ini yaitu sebagai fungsi sosial. Mimmi yang setiap bulannya mengikuti lebih dari 20 arisan (!!!! banyak amat ya duitnya...!!! Dan betapa luang waktunya ...!!!!) mengatakan dia dan teman-temannya selalu berusaha melakukan hal positif melalui arisan.

"Selain bisa bersosialisasi, temannya banyak, kita bisa sumbang-sumbang ke gereja dan masjid," ujarnya yang juga ditemui wolipop di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
  • Ketiga yaitu fungsi menabung dan..
  • Keempat fungsi mengikat atau rutinitas, sehingga kegiatan arisan tidak hanya akan menjadi kongkow-kongkow random. Contohnya diadakan sambil menonton demo memasak atau kecantikan.

Hukum Arisan Secara Umum Dalam Islam
Arisan secara umum termasuk muamalat yang belum pernah disinggung di dalam Al Qur’an dan as Sunnah secara langsung, maka hukumnya dikembalikan kepada hukum asal muamalah, yaitu dibolehkan. 

Para ulama menyebutkan hal tersebut dengan mengemukakan kaedah fikih yang berbunyi  :

الأصل في العقود والمعاملات الحل و الجواز
“ Pada dasarnya hukum transaksi dan muamalah itu adalah halal dan boleh “ ( Sa’dudin Muhammad al Kibyi, al Muamalah al Maliyah al Mua’shirah fi Dhaui al Islam, Beirut, 2002, hlm : 75   )

Alright, ladies.. hehe.. today bapak-bapak ga ikutan yaa... it is all up to you mensikapi sebuah kegiatan yang bernama ARISAN ini. Yang jelas, sejauh ini riset yang dilakukan oleh Nadya Mulya dan Joy Roesma, pengarang buku Arisan, kegiatan ini murni Endonesah banget... alias di LN blom tentu ada.

Hmm.. untuk jelasnya, baca saja buku Arisannya dan .... saya ngopi lagi ya.... wassalamualaikuum...

*Sumber : Pribadi dan dari berbagai sumber 

No comments:

Post a Comment

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^