Monday, June 13, 2016

MENGAPA KAMU SEKOLAH?

Sepucuk sapa elektronik yang dilayangkan seorang sahabat blogger mengusik pagiku.  
"Mbaaak! Mbak Tantiiii!" jeritnya. 


Sapaan itu disusul kata demi kata yang bernada meminta. Membuatku termangu. Nadanya mendesak, seolah jemarinya sedang bertualang di antara engsel dan daun pintu kayu (baca : kejepit). 

"Hmm, mungkin ia sedang butuh sesuatu," benakku membayangkan wajah mungilnya yang innocent tapi kadang menipu. Ya, beberapa kali bertemu di media elektronik, membuatku yakin sesungguhnya ia tak sepolos yang terlihat. Kilatan mata jenaka dan jahil, sedikit mengundang nafsu ingin menyentil jilbabnya! 

Oh, ternyata di balik bertubi-tubinya kami bersahutan, ia memang bermaksud baik. Mengundang! Huh, tahu gitu, kudiamkan saja tadi sampai ia mengutarakan maksudnya >_<

Esok paginya, 
aku sudah berkendara menuju Sinarmas Tower II, dan .. sepi! Tak ada tanda satu pun teman yang kukenal. Untung, tak lama wajah mbak Emmy terlihat. Aku bergegas menyapa, dan kami berdua duduk manis di selasar teras luar. 

Ah, itu dia! 
Satu demi satu wajah pun hadir. Tak kecuali sahabat bloggerku tadi. Tak sampai sepuluh menit, mbak Emmy sibuk berkoordinasi dengan mobil yang akan membawa kami semua menuju ke .... SINARMAS WORLD ACADEMY!

Sekolah dengan dinding merah yang selama ini sering kulihat dari luar jika hendak menuju rumah Ibuku itu, akhirnya bisa kudatangi. Untuk masuk pun, penjagaan relatif ketat. Menjadi jaminan, bahwa tak sembarang orang bisa masuk keluar seenaknya. 

Sampai di dalam, kami disambut seorang wanita mungil energik dan berkuncir ala cerita silat China, ia akrab disapa Miss Shofie. Hadir juga para blogger kondang yang dibawa temanku tadi. Salah satunya, @tukangkuburan! Bertemu dengan mereka, nyali bisa ciut seketika loh..


Masuk ke lobby dengan dinding tinggi dengan kaca di atasnya, di sana sini terlihat beberapa karya seni. Hmm, benar saja, Miss Shofie mengenalkan ruang itu sebagai Ruang Seni, bersebelahan dengan Lotus Lounge yang berlantai parket kayu dan terdapat miniatur sekolah. 


Kami diterima di lantai 1, yaitu MHSH library, yang mengesankan karena dihubungkan dengan sebuah koridor menuju Junior and Kindergarten Library. 




I'm in a school heaven!
Yaah.. kalo pernah melihat sekolah yang lebih komplit, beginilah rasanya ada di dalam SWA! Berasa ada di surga pendidikan di Indonesia, deh... 

Udah gedung sekolah megah, halamannya dipenuhi aneka tanaman indah, diasuh oleh guru-guru berdasi ganteng dengan tampilan yang modis dan friendly,  siswa-siswinya tampil PD, berkulit bersih dan matanya berbinar ceria karena selalu optimis akan masa depan yang gilang-gemilang!

Pernah tahu, sekolah mana saja yang termasuk di dalam kategori itu? Nih diantaranya..  

  • High/Scope Indonesia, Sekolah Global Jaya, Sekolah Bina Nusantara, Kinderfields, Ipeka International Christian School, Tiara Bangsa School, Beacon Academy, Modern Montessori International, Sinarmas World Academy, Sekolah Cita Buana, Madania Progressive Indonesian School, Singapore Productivity and Standards Board (PSB Singapore) School,  Ichtus International School, Victory Plus School atau Mentari School.
Sekolah-sekolah ini, sebagian telah mengadopsi kurikulum internasional seperti International Baccalaureate (IB), Global Assesment Certification (GAC), International Primary Curriculum (IPC), ataupun kurikulum Western Association of Schools an Collage (WASC). 

Oya, mereka juga tergabung dalam Asosiasi Sekolah Nasional Plus - Bertaraf Internasional (ANPS-BI).

Fasilitas di SWA

  • Selain memiliki standar sekolah elite seperti : ruang kelas yang lapang dengan pendingin udara maksimal, kolam renang dan stadion olahraga berstandar olympic, akses internet nirkabel aka wi-fi, dan kemudahan menggunakan gadget (masing-masing memegang sebuah Apple Macbook) , maka......


Yang mengesankan buatku? 

  • Trini Dewi Theater - teater yang dibuat dan didesain profesional, seperti kalau kita datang ke gedung pertemuan sungguhan. Oya, desain cantik seluruh konsep SWA memang pernah meraih penghargaan prestisius Project of Distinction Award - diberikan oleh the Council for Educational Facilities Planners - USA.
  • Ada taman dengan konsep rainforest walk, yang menghubungkan lobi utama dengan Koi Building dan Topeng building, yaitu gedung sekolah dasar (elementary), Wayang Building (early years
  • Layang building untuk Design, Art and Technology Center dengan adventure park (taman bermain berkonsep petualangan)
  • Zheng Ho Building, didesain untuk menghormati laksamana terkenal dari Tiongkok, gedung ini penghuninya anak-anak kelas atas (high school). Gedung ini didesain beyond my imagination, actually karena dikemas sedemikian rupa dengan cantik dengan aneka perabot ergonomis.

    Bahkan tamannya pun menggunakan nama Chinese Courtyard yang bisa membuatmu merasa ada di jaman Dinasti Manchuria jika berjalan di dalamnya!
  • Gajah Mada Building untuk murid Middle School, didesain menarik dengan dinding berwarna merah menyala. Di sini, kami berhenti cukup lama menyaksikan anak-anak bermain basket di hall Aquatic Sports Center yang besarnya mengesankan!

    Di sepanjang dinding kaca, kami bisa menyaksikan dua buah kolam renang raksasa yang airnya biru.. di tengah terik matahari dan dalam kondisi puasa, rasanya pingin nyebur sebentar, deh!



  • Da Vinci Building
    Laboratorium "Information Communication Tecnology" (ICT) yang konsepnya metal dan alloy. Ini rasanya seperti dalam film Spiderman gitu... jadi si Peter Parker yang dipandu oleh sahabatnya dan digigit seekor transformasi laba-laba. Okesip.

    Di sini, kamu eh .. mereka bisa bikin apa saja. No limit.

    Bikin gantungan kunci dari plastik fiber? Bisa.

    Bikin miniatur pesawat sungguhan? Bisa.

    Ngga suka bikin begituan, tapi bikin animasi saja? Juga bisa!

    Eh, jangan salah.. masak memasak ala Master Chef pun bisa dilakukan di sini, temans. Komplit to the max pake pisau dapur dan oven tercanggih.. ck ck ck.. 

Misi Utama : Meningkatkan tempat belajar bagi anak tanpa merasa bosan di dalamnya!

"Mission accomplished!". 
Begitu mungkin yang dikatakan Tom Cruise di film Ghost Protocol saat menyelamatkan siswa siswi sekolah SWA dari mati bosan bersekolah.

Yes, lagi-lagi kamu kudu setuju denganku. Bahkan aku berdoa sepenuh jiwa buat sahabatku yang masih mengeluarkan album single (tukangkuburan, si tukang jalan sama makan dan si pengundang baik hati yang jenaka dan tidak sombong tersebut) supaya anak-anak mereka kelak bisa sekolah di situ, Aamiin.

Misi CEFPI untuk membuat tempat edukasi buat para calon pemimpin bangsa abad cyber tech terwakili sebagian di sini, di Sinarmas World Academy yang luasnya hampir 6 hektar ini (tepatnya 51.946 meter persegi). 

Kurasa. Kurasa loh ya.. anak-anakku kalau disekolahkan di sini, pada ngga mau pulang, betah. Pulangnya digeret sama mamahnya -__-.

Inilah potret tempat edukasi abad 21. Abad yang menuntut kerja cepat dan pintar. Abad yang menuntut anak bisa mengerjakan segala sesuatunya sendiri. 

Kolaborasi cerdas dari Fielding Nair International sebagai perencana utama bangunan spektakuler dengan Suwandi Dharma, nama besar di balik beberapa bangunan megah di Indonesia, sukses!


Konsep Belajar di SWA seperti apa ya? Penasaran.

ONE STUDENT ONE GADGET
SWA sadar banget, di masa gegap gempita teknologi, semua didasarkan pada ujung jari, tak cuma segenap otot. So, ngga heran satu siswa dibekali dengan satu laptop Apple Macintosh terbaru ((((Apple!))) untuk mengakses informasi, dengan sistem parental key methode. Ngga semua bisa diakses.

Sekolah juga menerapkan kurikulum Cambridge dan IB (International Baccalaureate), satu sistem yang juga disebut sebagai sistem PKN oleh Mrs Shofie, guide cantik kami hari itu. Sistem ini telah dipakai banyak sekolah bertaraf internasional di Indonesia dan dunia.

KALO SEKOLAHNYA SECANGGIH ITU, BIAYA MASUK DAN BULANANNYA BERAPAAN MBAK?


Pertanyaan standar dan paling penting. 

Lembar informasi pendaftaran tahun lalu (maaf ya kalo sale sale kate) mencantumkan sebagai berikut :
  • development fee (biaya pengembangan/uang pangkal) sebesar Rp 80 juta untuk enam tahun.
  • tuition fee atau SPP-nya (untuk elementary) dipatok Rp 80 juta - Rp 90 juta per tahun
Oh, waktu sudah menunjukkan pukul 16.00. Aku harus bergegas pulang, menyiapkan buka puasa bareng keluarga. Diantar seorang rekan blogger hingga ke pintu gerbang Gading Serpong dan dilanjutkan dengan menaiki angkutan umum, aku mereka perjalanan tadi sambil berfikir,
"Mengapa kamu sekolah? Apa tujuanmu bersekolah?"

14 comments:

  1. Allahumma aamiin atas doa-doa baiknya, Mbak :)
    Tapi apa iya kebayar? Hehehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang penting NIAT, Naz... apalah daya jika DIA berkehendak (menyemangati diri)

      Delete
    2. Yang penting NIAT, Naz... apalah daya jika DIA berkehendak (menyemangati diri)

      Delete
    3. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
    4. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
  2. Sekolah untuk nambah ilmu mbak, kerja nomer dua.
    Tapi mak, sekolah yg seperti itu taraf Internasional semua je. Kapan ya, yg sekolah seperti itu bisa untuk semua kalangan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sekolah internasional biayanya masih sangat gak masuk akal buat kalangan biasa kaya saya..

      Delete
  3. Paling seneng itu lihat perpustakaannya
    Koleksinya lengkap, naskah-naskah lama
    Ya Allah, hanya berapa persen saja di Indonesia sekolah macam ini? :(

    Terberkatilah mereka yang bisa sekolah di sana dengan sebaik-baiknya ^_^

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. Saya pengen sekolah biar pinter mama, itu jawaban Chantika mak hehe

    ReplyDelete
  6. Keren yaa tempat nya, pasti MUAHALLLL hehehe
    Gw dulu sekolah tujuan nya cuman cari temen doang hehehe

    ReplyDelete
  7. Kalau sekolah di SWA yakin deh ngga ada drama pagi jelang berangkat sekolah di rumah. Anak-anak bakal dengan senang hati pergi sekolah. karena sekolahhnya emang menyenangkan banget. Kalau sekolahnya udah bikin anak fun, belajar pun happy ya.

    ReplyDelete
  8. Kalo aku sekola tujuannya nyari temen, dulu sih... sekarang pengen lanjut lagi sekolah pingin nambah ilmu.. haha dulu sih niatnya jelek

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^