Monday, February 24, 2014

CARA MEMBUAT KALIMAT PEMBUKA YANG MENARIK

Guru Badut by Dian Kristiani

Sebetulnya cara membuat kalimat pembuka yang menarik ini terpicu gara-gara ikutan kuiz kecil yang digelar oleh sang author, Dian Kristiani. Melihat cover bukunya saja sudah menarik, apalagi isinya ya.. ^^ 


Btw, buku ini memuat sepuluh dongeng istimewa bertema kesetiakawanan. Mau tahu apa saja judul-judulnya? Ini saya kasih bocoran..

1. Sendok Kayu Nona Buryam
2. Rumah dari Peri Gigi
3. Lili si Lidah Terbalik
4. Guru baru di Sekolah Badut
5. Miu si Peri Raksasa
6. Hilangnya Unta dalam Lukisan
7. Putri Tertawa
8. Jo si Hantu Pemalu
9. Hadiah untuk Sang Putri
10. Hilangnya Pensil Botti Robot

Naaah, kuisnya mbak Dian Kristiani adalah sekalian belajar bikin opening yang keren.

Caranya mudah.
Pilih salah satu judul di atas, lalu buatlah opening (pembukaan cerita) satu paragraf saja. Openingnya harus membuat pembaca penasaran. Satu paragraf, lima kalimat saja. Satu orang boleh membuat beberapa opening, tapi judulnya lain-lain ya. Kan ada sepuluh judul yang bisa dipilih tuh. Dan, dibuat di komen yang berbeda. 


Nah, sekalian aku bikin yaa.. Bismillaahirrahmanirrahiiim..



Hadiah untuk Sang Putri

Kukuruyuuuk..!
Pagi telah tiba di Negeri Neo Polita. Putri Didi Dulida menguap, tersenyum dan mengucek-ucek mata, ia menurunkan sebelah kakinya dari peraduan.

Tapi, tiba-tiba..
“Aaw!” seekor buaya kecil berbaring persis di kaki tempat tidurnya!

Jo si Hantu Pemalu

Katrinka melangkah mundur.
Ia menengok dengan waspada ke arah suara aneh tadi.
Dan.. zzzap!
Sebuah cahaya berwarna biru melintas cepat, membuat detak jantungnya berdebar kencang.
Kakinya menendang sebuah kaleng yang lalu jatuh berkelontangan, ketika Katrinka berlari ke luar dari rumah kayu itu.

Putri Tertawa

Putri Syifa adalah seorang anak perempuan yang lucu.
Ia suka mengenakan baju berwarna jingga, kuning dan ungu. Ia suka membaca dan menghias kamar-kamar dengan bunga.

Tapi, hari ini Putri Syifa duduk di taman sambil bertopang dagu. Dan.. oh! Ia mengenakan baju berwarna biru!

Hilangnya Unta dalam Lukisan

“Seratus tahun, Nek?” desahku kagum. Aku menengok Nenek Olive yang sedang asyik menyulam sarung bantal dengan benang emas.

Ya, sudah seratus tahun lukisan itu terpampang di Kastil Ungu, dan tak seorangpun boleh menyentuhnya. Nenek tersenyum, dan menatap lukisan itu juga.

“Aa..ah!” seru Nenek tiba-tiba berdiri hingga sulamannya terjatuh.

Rumah Dari Peri Gigi

Bondan duduk di kursi tunggu praktek dokter gigi Gun. Ia menengok ke kanan dan ke kiri dengan gelisah. Kaki Bondan bergoyang-goyang, dan keringat membasahi telapak tangannya. Ini kali pertama Bondan ke dokter gigi! 

Duh, kata teman-teman, peralatan di ruang praktek dokter gigi sangat mengerikan!


Sendok Kayu Nona Buryam

Siapa yang tak suka dengan bubur ayam Nona Buryam?
Kelezatan masakannya sudah terkenal di Dusun Dua Kelapa.
Dan, bukan cuma itu. Nona Buryam juga selalu ramah menyapa setiap pelanggan yang datang.

"Halo, selamat pagi, Tuan Bo. Bagaimana dengan punggungmu? Sudah baikan, bukan?"


Lili si Lidah Terbalik

"Blib .. bllub..walala blup.." sapa Lili pada Bibi Mo Tiko. Alis Bibi Mo Tiko terangkat. Ia tak mengerti kata-kata Lili.

"Oblem mibo balobob," kata Lili lagi menegur Tobi, putra Bu Meri. Tobi hanya menggeleng, ia tak tahu harus menjawab apa.

Guru Baru di Sekolah Badut

Sekolah Badut Cinnamon gempar!
Sebuah sekolah badut baru telah didirikan, persis di ujung Jalan Lucunya Tiga. Namanya Sekolah Badut Lucu Tapi Mahal. Kepala Sekolah Bobi Akrobi pusing bukan kepalang. Karena Pak Topi Bundar, salah satu guru terbaik telah pindah ke sekolah baru tersebut.

Miu si Peri Raksasa
gambar fairy-nya squidoo.com
Di tengah Benua Aramaika, terdapat sebuah desa kecil yang indah. Desa ini dikelilingi telaga berwarna biru jernih, pepohonan Toska yang berbuah kecil berwarna warni, dan para peri pengrajin musim buah yang ramah.

Bum! Bam! Bum! Bam!
Wow, suara apa itu? Di pucuk sebuah pohon tertinggi, muncul sepasang mata besar ramah. Besar, kataku? Tidak! Lebih tepatnya sepasang mata raksasa!


No comments:

Post a Comment

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^