Tuesday, March 13, 2018

ASYIKNYAAAA DIBAYARIN AMA PRAJAWANGSA CITY!


Ada gak sih yang pingin punya rumah or apartemen sendiri? Udah gitu dibayarin pula?
Sekitar 50 persen yang baca pasti senyum sumringah dan manggut-manggut - sekitar 30 persen melirik curiga, jangan-jangan permainan kata MLM atau marketing jebakan betmen, dan sekitar 15 persen kepo pingin baca. Sisanya yang 5 persen.... ya kayak *** gini, flat. Datar kayak bumi sebelum ditemukan Christopher Columbus.

Ada yang masih ngontrak?
Tinggal di Pondok Mertua Indah? Apa masih nyicil DP rumah? 

Kenyataan jaman now,
generasi millenial adalah generasi yang bergaya hidup konsumtif, ikutan tren secara berlebihan demi eksis di social media, gadget freak, dan brand minded. Jujur aja, saya ada di tengah-tengah. Lahir di era sedikit di atas gen millenial  (dulu konon namanya generasi baby boomer) yang harusnya berpola pikir jaman old, namun terperangkap di era millenial. Dan itu bukan karena pilihan, loh. It's happened just like you snap your finger. 



Sampe-sampe saya merasa perlu baca brillio.net. Coba baca deh, artikelnya di 10 Fakta tentang generasi millenial.


Nah, 
si generasi millenial yang lahir sekitar tahun 1981 sampai 1997 dan berusia sekitar 18-34 tahun pada 2015, jadi terlihat mementingkan 'how good I am' than 'how can i survive'. Which is, menjadi beberapa penyebab mengapa millenial belum memiliki hunian.

Kalau kita lihat,

kebanyakan lebih suka tinggal di hunian sewaan, baik itu kontrak, kos, dan sebagainya. Sehingga pas ingin beli hunian, terbentur beratnya kewajiban membayar sewa sekaligus cicilan kredit pemilikan hunian. Itu belum ditambah beratnya beban hidup kayak mau minum kopi di warung, Ma** Coffee apa di s***bucks. Nah!

Eh, tapi emang millenial separah itukah?


'The Future Belongs To Those Who Can See It'

Menurutku, milenial emang lebih dikenal dengan cara hidup mereka sekarang. Hang out di cafe dan coffee shop, tampilan modis, gadget update, kongkow-kongkow bisnis, bahasanya nyantai banget, bahkan anehnya tuh yang masih pegawe bawaannya pingin segera mandiri (baca : resign)!

Iya, mereka masih muda, tapi bahan kongkow-nya tentang kehidupan. Aselik, oh em ji banget. Saya pas seumuran mereka tujuannya cuma satu, gimana mencapai puncak karir. Lha kalo sekarang ngomong tentang karir ke anak millenial kok ternyata agak misleg alias kurang relevan.

They want financial security, they don't want to end up like their parents, aunties, and uncles. They believe in the power of network. Wis pokoke saya terkesima kelas berat dengan pola pikir mereka.

Salute to you, all! The future millionaire of Indonesia. 


Saya tahu, problematis banget emang di statistik. Terlihat pengangguran, padahal rekening nambah tiap menit. Ditaruh di angka jobless, bukan berarti para millenial gak punya duit. 
Blogger, vlogger, youtuber, make up artist, doodlers (uhuk), para driver ojol, content writer, pengusaha OL shop. Lah piye jal.. katanya, disuruh buka lapangan pekerjaan baru, kan? Ya akhirnya generasi millenial membuat peluang sendirilah!  

Jadi bukan gak punya duit, yaaa .. catet! Para "pengangguran" dengan agenda acara seabreg ini, minimum penghasilannya sudah 2 - 3 kali lipat UMR, mas bro. So, it's obviously kalo mereka kencangkan ikat pinggang dikit - ngurangin ngopi di luar sekali aja dalam seminggu, bisa kok punya hunian idaman!



Solusi mudah dan indah punya hunian
Prajawangsa City karya Synthesis Development, ternyata salah satu pengembang yang juga memperhatikan hal ini. Mereka memutuskan para millenials dan para mantan baby boomers  sepertiku (kaciaaan deh, baby boomers belom punya apartemen, cuman punya kontrakan doang) ini harus punya solusinya!

Generasi bebas atau millennials terdiri dari 3 tipe, ada yang masih tahap menempuh pendidikan (student millennials), pekerja (working millennials) dan berkeluarga (family millennials). Generasi millennials mendapat kesempatan eksplorasi kreatifitas dalam belajar, bekerja dan berbisnis dengan beragam akses yang ada, juga dalam memilih tempat tinggal. Pola hidup millennials sangat dinamis, dan logic.

Ahmad Ghozali - author buku "Habiskan Saja Gajimu!"
Hadir di acara yang digelar oleh Synthesis Development ini, memang mencerahkan sekali. Selain bahagia denger mas Ahmad Ghozali, yang membuat para istri fokus pada ngabisin uang gaji suami, juga bisa dengerin fakta "kota yang ideal dan sehat".

Hunian yang layak huni dibeberkan oleh mas Yoga Adiwinarto - Country Director ITDP (Institute Transportation and Development Policy), seorang pakar yang lama mukim di US. 

Hunian layak huni di metropolitan Endonesah memang nyaris gak ada, karena pesatnya pembangunan dan betapa banyaknya "kepentingan" hingga trotoar yang dibangun untuk pejalan kaki bisa dengan mudahnya disewa-sewain buat pedagang K-5. 

Mas Yoga menerangkan bahwa pengembang harus mendesain suatu kota dengan prioritas kepentingan rumah dibawah dan kantor-kantor di atas adalah paradigma lama
Selain itu, 
metropolitan di Indonesia -terkhusus Jakarta- didesain untuk yang berkendara mobil dan motor pribadi saja. Sulit sekali menemukan tempat yang nyaman buat pejalan kaki. Itu sebab, banyak yang menjadi penderita obesitas akhirnya. Sulit sekali jalan kaki atau berkendara sepeda tanpa takut ditabrak ... 

Ini di Solo, keren yaaa...
Program #AsyiknyaDibayarin Sewa Apartemen ini dibuat supaya generasi milenial tidak perlu lagi memikirkan sewa tempat tinggal sebelum apartemen jadi. Karena, sambil menunggu unit apartemen di Prajawangsa City dapat dihuni, Synthesis Development memberikan kesempatan tinggal dan menikmati fasilitas di apartemen Bassura City secara gratis selama 3 tahun.

Dengan begini, pikiranpun akan lebih tenang karena tak perlu khawatir memikirkan akan tinggal di mana sebelum apartemen Prajawangsa City dapat ditempati. Dan yang tak kalah penting, tidak perlu menghabiskan waktu maupun bingung mencari alternative hunian sewaan yang kadang belum diketahui bagaimana lingkungan sekitarnya.

Melalui program ini, tambahnya, Synthesis Development mengajak konsumen, khususnya millennial untuk lebih cerdas, terhindar dari pengeluaran biaya sewa, dan memanfaatkan uangnya untuk investasi properti.

Buat milenial, tinggal di apartemen pastinya lebih aman dan nyaman. Kebutuhan untuk cepat sampai di tujuan, dan sering meninggalkan hunian karena traveling dan undangan event ke luar kota, misalnya.



Konsep Hunian Prajawangsa City
Prajawangsa City dengan konsep superblock karya Synthesis Development memberikan solusi bagi Anda bisa memiliki hunian di Jakarta, tanpa dilema harus membayar sewaan dan cicilan setiap bulan.
Prajawangsa City yang memiliki 8 tower, dibangun di kawasan Cijantung. Nama Prajawangsa City diambil dari nama seorang raja di Indonesia jaman Hindia Belanda, Prabu Prajawangsa. Tower tersebut memiliki tinggi sebanyak 26 lantai diatas lahan seluas 7 hektar. Total hunian yang akan dibangun adalah 4000 unit apartemen ke depannya.


Superblok ini menghadirkan fasilitas yang lengkap dengan 2 konsep, Unique Thematic Park dan Unique Amenities. 

Unique Thematic Park terdiri dari area spice garden, herbal garden, tropical garden, area barbeque, 1 km jogging track, kids pool, thematic pool, fountain plaza. 

Unique Amenities melingkupi restoran, coffee shop, fitness center, sauna, access control, ATM Center, sistem keamanan 24 jam, juga lengkap dengan pusat perbelanjaan terbesar dan modern.


Berapa Harga Hunian Prajawangsa City?
Dengan meningkatnya peminat, maka pada saat soft launching Prajawangsa City bulan April 2017, hingga sekarang, beberapa tower Prajawangsa City sudah di booked. 

Tipe hunian yang tepat untuk millenials

Seperti kubilang di atas tadi, ada 3 tipe.

  • Mahasiswa - Student millennials 
    Biasanya ada pilihan STUDIO ukuran 20.75 m2, 25.70 m2 dan 25.40 m2
  • pekerja  - working millennials
    2 BEDROOM, ukuran 34.70 m2 dan 42.95 m2
  • dan berkeluarga (family millennials)
    3 BEDROOM ukuran 51.80 m2.

Untuk lebih jelasnya, bisa langsung mengunjungi Pusaka Prajawangsa Marketing Office dan Mal @Bassura City. 
Pusaka Prajawangsa Marketing Office
Tower F, Lantai Dasar Kalibata City Apartment
Jl. Kalibata Raya No.1 Jakarta Selata
Telp : 021 2952 8800

Mal @Bassura City
Jl. Basuki Rahmat No. 1A Jakarta Timur
Telp : 021 2246 8800
Ibu Ayu menerangkan tentang sistem KPR Mandiri 

Program inovatif #AsyiknyaDibayarin Sewa Apartemen ini memberi double benefit, karena:
* Tidak perlu membayar sewaan hunian dan cicilan apartemen setiap bulannya. Sembari menunggu unit apartemen di Prajawangsa City dapat dihuni, Synthesis Deveiopment memberikan kesempatan tinggal dan menikmati fasilitas di apartemen Bassura City, secara gratis selama 3 tahun tanpa membayar biaya sewa perbulan.

* Dibiayai untuk tinggal di hunian yang strategis dan memiliki fasilitas lengkap yaitu Bassura City. Maka tidak perlu kuatir memikirkan akan tinggal dimana sebelum apartemen Prajawangsa City bisa ditempati. Tidak perlu bingung mencari alternatif hunian sewaan yang kadang belum diketahui lingkungan sekitarnya bagaimana.

12 comments:

  1. mauuuu dong dibayarin prajawangsa hehehehe

    aku sering lewat apartemen prajawangsa nih tiap mau ke jaktim dari depok, strategis di pinggir jalan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ih aku mah ogah, ogah nolaaak ... hihihi

      oh kalo kelewatan, berarti bisa tuh buat ancang -ancang beli!

      Delete
  2. Akuu mauuuu huhuhu andai synthesis juga bikin daerah sini ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. doain yuk abis kalibata - prajawangsa - kemang - melipir sampe tangerang!

      Delete
  3. Semoga ah nyangkut satu di Prajawangsa. Lumayan bisa buat tabungan masa depan.

    ReplyDelete
  4. Menggiurkan, ini sayang cuma sampe bulan maret ini doang...penginnya setahun gitu...😊

    ReplyDelete
  5. Budheee asyik bangat ya ini dibayarin, jadi mupeng saya, doain semoga promonya diperpanjang jangan hanya sampai maret saja hehehe

    ReplyDelete
  6. Aku generasi galau, Antara millenials dengan baby boomers

    ReplyDelete
  7. Mau banget dibayarin...mupeng bgt nh Mak pgn pnya 1 aja 😁

    ReplyDelete
  8. Bener jugaa ya dipikir2. Dibilang gaji gede, gak juga. Dibilang gaji kecil juga gak. Semua serba pas. Pas buat ngopi. Pas buat beli mobil. Pas buat beli gadget.
    Pantesan yaa gaji milenial habis ya bisa jadi krn lifestyle yaa..

    ReplyDelete
  9. Jadi kepingin punya mak,,, aksesnya yg mudah trus konsep huniannya ygbikin mau beli

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^

Jika ada pertanyaan pribadi silakan email amelia_tanti@yahoo.com