Monday, March 12, 2018

CARA MUDAH MENGENYAHKAN SARIAWAN DENGAN POVIDONE-IODINE




"Makanya, jangan suka ngomongin orang, nanti sariawan terus!"  

"Dih, siapa yang ngomongin orang? Wong tadi pipi dalamku kegigit pas makan rendang!" jawabku sewot. Dasar anak durhaka, ya, dikasih tau ortu malah ngebantah terus.
Tapi jaman aku kecil, ortu jaman old kayak Ibuku emang sering banget tuh, ngomong kayak gitu. Setiap aku mengeluh sariawan, eh beliau bilang aku pasti rewel atau ngomongin orang! 

Atau kalo ndak, wejangan beliau selanjutnya, "Makanya kalo makan jangan "jorok" .." Rrr.. jorok maksudnya jangan suka makan junkfood, soalnya aku kan kalau di depan komputer atau ngelukis bisa seharian, ditemenin kopi ama ya itu tadi, snack gurih atau makan yang cepet kayak junkfood

Bisa ditebak, udahannya aku akan mengeluh panjang lebar karena kalau makan snack gurih sejenis keripik atau kerupuk pasti bakalan sariawan. Solusi pertama dulu, ama Ibu diobatin pake kumur air anget dikasih garam.

Rasanya?

Perih bangeeet! Persis kayak waktu aku mutusin mantanku! Pas mutusin sih enak, udahannya bengong karena ngejomblo. Penting ini ditulis? Gak bikin yang baca langsung ninggalin laman blog lo apa? Stay focus. Hari ini kita mau ngomongin sariawan. Bukan curhat!

Tapi, apa bener kalau ngunyah keripik bisa sariawan?

Aku juga pernah kok, ga ngunyah apa-apa waktu diet, juga sariawan melulu. Pernah juga pas stres banget -lupa waktu itu kenapa- dan akibatnya aku panas dalam, mulut berbau tak sedap dan sekitar bibirku yang tipis menggemaskan ini mulai merah di beberapa titik. Ih, daripada sariawan, biasanya aku kumur dengan obat antiseptik di pasaran, minum larutan penyegar, terus cari vitamin C dosis tinggi. 

Benarkah itu semua pemicu sekaligus obat mouth ulcer atau yang keren kita sapa sariawan ini?

Waktu tahu bahwa hari ini aku akan ketemu para dokter buat ngebahas tentang sariawan, aku jadi girang banget. Temanya liat aja, "Program Edukasi Mengenai Infeksi Rongga Mulut (Sariawan) dan Rekomendasi Pengobatan Yang Aman" di Restoran Bunga Rampai, Menteng, Jakarta, 8 Maret 2018 lalu.

Kayaknya ini nih, yang bakalan menjelaskan kenapa hampir 85 persen penduduk bumi sariawan! Kayaknya ini juga yang bisa ngejelasin kenapa mulut ngga kiss-able selama beberapa waktu. 


drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD berbaju hijau dan
Educator and Trainer Mundipharma, dr. Merry Sulastri berjaket kuning 

drg. Rahmi Amtha, MDS, Sp.PM, PhD yang mewakili Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PBPDGI) sebagai Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia mula-mula menerangkan tentang sariawan.



Sariawan adalah luka atau "lesi" di dalam mulut yang menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman serta tanpa disertai dengan demam, dan dikenal di istilah medis Stomatitis Aphtosa

Sariawan biasa terjadi jika insidentil seperti makan terburu-buru lalu lidah dan bibir atau pipi tergigit. Ini biasa sembuh dalam 2 - 3 hari. Tapi ada juga yang sariawannya muncul berulang lebih dari 3 kali dalam setahun, nah istilahnya adalah REKUREN (SAR).

Sariawan ada tiga tipe; dibagi berdasar diameternya. 
  • Tipe kecil (minor), ukurannya kurang dari 10mm dan sembuh dalam waktu 2 minggu serta tidak meninggalkan jaringan parut.
  • Ada tipe besar (mayor) - diameter lebih dari 10mm, jarang berulang dan bisa sembuh dalam waktu 3-4 minggu serta ketika sembuh bisa muncul jaringan parut.
  • Ada yang kecil dibawah 2 mm dan berkelompok 
Lebih lanjut, bu dokter menerangkan tentang gejala dan cara pencegahannya. Sariawan sungguhan itu berbentuk seperti kawah, oval atau bulat dengan pinggirannya berwarna merah, dan dasar luka putih kekuningan
 “Pemakaian larutan anti septik merupakan salah satu cara dalam menjaga kebersihan daerah mulut. Saat kebersihan mulut terjaga, risiko terjadinya sariawan karena bakteri ataupun virus akan berkurang secara signifikan.”
Apa saja dok, penyebabnya?

1. Trauma seperti tergigit atau kena sikat gigi
2. Hormonal,  biasa terjadi ketika menjelang menstruasi
3. Stres berkepanjangan 
4. Bisa jadi karena tidak cocok memakai pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulphate.

Kira-kira bisa tidak, dok, dicegah?
Menurut bu dokter, pertama-tama, kalau luka karena trauma seperti tergigit dan kena benda tajam (keripik - kerupuk - pemakaian sikat gigi) bisa dicegah segera. Tindakan preventif jika tidak memiliki larutan antiseptik adalah secepatnya kumur air garam!

Bisa juga dengan astringent alami seperti jeruk nipis. Ini darurat ya, karena pedih sekali rasanya.

Cara paling efektif kedua, tentu saja mencari covering agent. Yaitu mencari obat yang bisa menutupi atau melapisi luka dengan obat sariawan yang mengandung anti inflamasi antiseptik untuk menurunkan jumlah organisme pada lesi (luka itu tadi). Paling baik ya pakai larutan kumur yang mengandung povidone-iodine. 

Makanyaaa.. sedia dong, sediaaaa!
Sombong, pamer-pamer punya obat
Menurut dokter Rahmi, penanggulangan rasa pedih akibat radang mulut (mouth ulcer atau spruce) akibat sariawan, bisa dicegah dengan menjaga kebersihan rongga mulut. 


1. Bersihkan gigi secara tepat dengan sikat gigi yang tepat dan lembut

2. Bersihkan makanan dan plak di sela gigi (boleh menggunakan dental floss atau benang gigi), dan

3. Kumur pake cairan antiseptik sesuai indikasi.

Lah kalo udah kejadian kena sariawan gimana dok?
Cari dan gunakan cairan antiseptik yang direkomendasikan untuk menjaga kebersihan daerah mulut - dengan larutan Povidone-Iodine 1%
Ah, mosok sariawan harus ke dokter juga? Lebay aah...


Penanganan Tepat Sariawan Yang Seperti apa yang Perlu Ke Dokter?

Jika sariawan tanpa dibawa ke dokter bisa sembuh sendiri, sekitar 2 - 3 minggu paling lama, it's okay. Still safety.

Tapiiii ... jika sariawan tidak sembuh selama lebih dari 4 minggu, ulala, jangan ambil resiko, langsung cuusss ke dokter!

Apa aja yang bakal ditanya?
1. Apakah lesi atau luka di mulut ini, pinggirannya mengeras? 
2. Apakah penderita merasa demam panas dingin? 
3. Bagaimana dengan selera makan selama beberapa hari belakangan?

Aku lupa, yang ngomong ini dr Rahmi apa dr Merry, yaa... maafkan.
Menggunakan Betadine obat kumur antiseptik bisa mengatasi sariawan karena di dalamnya mengandung Povidone-Iodine yang bisa membunuh kuman dan termasuk antiseptik yang membantu mencegah peradangan.

Jangan diambil hati kalau ada yang nyeletuk, "Ah, cuman sariawan aja dibawa ke dokter," abaikan. Angkat tegak dagu ke atas 5 derajat dan senyum, sambil menahan perih di bibir dan mendoakan, semoga yang ngomong kalo satu saat sariawan bisa sembuh dan buka laman blog ini ha ha ha....


Kenapa Harus Menggunakan larutan yang ada Povidone Iodine?
Povidone-Iodine adalah zat antimikroba yang bermanfaat untuk mengendalikan penyebaran dan investari infeksi topikal. Povidone- Iodine berfungsi sebagai  zat antiseptik dengan spektrum luas, mampu mengatasi beragam kuman patogen, dan tidak menimbulkan resistensi secara klinis.
Povidone-iodine, adalah sebuah polimer larut air yang mengandung sekitar 10% iodin aktif, jauh lebih ditoleransi kulit, tidak memperlambat penyembuhan luka, dan meninggalkan deposit iodin aktif yang dapat menciptakan efek berkelanjutan. `wikipedia
Keuntungan antiseptik berbasis iodin adalah cakupan luas aktivitas antimikrobanya. Iodin menewaskan semua patogen utama berikut spora-sporanya, yang sulit diatasi oleh desinfektan dan antiseptik lain.


So teman-teman... no worries lagi yaa.. 
sediakan selalu obat kumur  antisetptik Betadine! Biar bibir kita yang tipis ala Sandra Bullock atau tebal menantang kayak bibir Rihanna bisa sehat - kenyal - bouncy dan gak ngilu parah pas ciuman... 

5 comments:

  1. Meskipun kelihatn sepele, sariawan ini mengganggu banget ya Mbak. Soalnya mau makan dan minum jadi sulit, huhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, apalagi kalo yang kecil dan banyak, hiiii.. aku ga tega liatnya

      Delete
  2. Paling ga enak sariawan ya mbak. Makan ga enak, ngomong jg ga enake serba salah banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, jadi kebayang sama gambar yang dishare bu dokter, hiiiy// takut liatnya

      Delete
  3. Aku termasuk orang yang gampang sariawan karena kegigit. Maklum gigiku gak beraturan dan ruangan di dalam mulut sempit. Huhuhu :(

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^

Jika ada pertanyaan pribadi silakan email amelia_tanti@yahoo.com