Broadway Alam Sutera: New York "Nyasar" di Tangerang
Hai haai... kalian pernah gak, berniat pergi ke suatu tempat untuk satu tujuan "iseng" karena tertarik dengan visual yang berbeda, tapi malah berakhir menemukan "harta karun" visual yang bikin mind-blowing?
Nah, itu yang aku dan Dio alami waktu itu.
Konyol dan lucu kalo diinget-inget karena niatnya cuma mau cari minuman dingin, gara-gara si adek bontot ngeluh haus di mobil padahal udah jajan es krim segala (!) setelah ada acara. Jadi, kita eh kami sekeluarga ceritanya sedang dapat undangan makan siang di salah satu resto seafood terkenal di Flavor Bliss Alam Sutera, Tangerang.
Usai makan siang (yang udah kesorean), ada sedikit miskomunikasi. Tadinya kami janjian setelah makan mau foto bareng dengan adik-adik pak suami dan keluarganya yang dari Bekasi. Ternyata setelah sampai di tempat parkir, karena posisinya terpencar-pencar ada yang ke toilet lah,ada yang belanja lah.. WhatsApp di grup ngga dijawab, akhirnya 2 keluarga berinisiatif untuk pulang!
Sementara itu, keluarga kami berinisiatif menunggu di parkiran aja. Kami jajan eskrim dan snack. Saat itulah aku tertarik dengan warna-warni di salah satu papan penunjuk jalan, kok terlihat unik gitu...
Aku pun minta dianterin Dio, anakku. Maklum, sebagai Ibu pekerja ala ala, aku juga jarang jalan-jalan kaan.
Eeh.. kami berdua (dasar sama-sama kepoan yaaa) malah "terdampar" di sebuah lorong waktu yang membawa kami langsung ke jantung Manhattan ala Tangerang ini!
Yes, jadi ini tuh sebuah kawasan yang sebenarnya bukan "barang baru" bagi warga Tangerang, tapi buatku yang -waktu itu- baru pertama kali mampir tanpa rencana, sensasinya tetap terasa menyenangkan.
Nyasar yang Estetik
Ternyata masuknya bayar ya gaes,
waktu itu karena sedang ada acara apa gitu (aku lupa) kami hanya bayar tiket masuk senilai IDR 20K yang bahkan bisa untuk jajan minuman atau makanan di dalam, alias 0 Rupiah!
Awalnya, sih kami cuma mau muter-muter di sekitar situ, foto-foto dikit terus buru-buru mau masuk mobil lagi.
Tapiiii... setelah sampai di dalam, pandangan kami teralihkan oleh deretan fasad bangunan dengan warna-warna vibrant dan papan reklame bergaya retro yang mencolok. Dari luar memang terlihat kecil, tapi ternyata di dalam luas banget!
"Lucuuu ya bang, ini rasanya bukan di Tangerang deh, ini kayak lagi di lokasi syuting film Hollywood?" ujarku ke Dio, yang diajak ngomong senyum mesam mesem, karena .. persis di sebelahnya ada resto gelato!
Berhubung kami dapat voucher dari tiket masuk, kami pun beli satu cone gelato untuk berdua.
Apa sih, sebenarnya Broadway Alam Sutera ini?
Jadi, Broadway Alam Sutera adalah sebuah area tematik yang dirancang sedemikian rupa untuk meniru distrik teater paling ikonik di dunia: Broadway, New York.
Jadi, Broadway Alam Sutera adalah sebuah area tematik yang dirancang sedemikian rupa untuk meniru distrik teater paling ikonik di dunia: Broadway, New York.
Konsepnya keren karena bukan sekadar pajangan, tapi memang diciptakan untuk jadi ekosistem hangout terpadu yang memadukan kuliner, gaya hidup, dan tentu saja, estetika visual yang sangat Instagrammable.
Arsitektur yang Lebih dari Sekadar Spot Foto
Sebagai orang yang suka memperhatikan detail desain, aku beneran harus angkat topi buat pengembang kawasan ini. Broadway bukan cuma sekumpulan ruko yang dikasih cat warna-warni. Mereka benar-benar membawa elemen pedestrian ala Amerika ke sini.
Trotoarnya dibuat lebar dan ramah pejalan kaki. Bangunannya memiliki detail arsitektur klasik tahun 60-an hingga 70-an, lengkap dengan lampu-lampu jalan yang khas dan mural-mural yang "hidup".
Trotoarnya dibuat lebar dan ramah pejalan kaki. Bangunannya memiliki detail arsitektur klasik tahun 60-an hingga 70-an, lengkap dengan lampu-lampu jalan yang khas dan mural-mural yang "hidup".
Bagi Dio, ini mungkin tempat main yang seru, tapi buat saya, setiap sudutnya adalah materi konten yang nggak habis-habis!
Mulai dari pintu masuk, kamu sudah disambut tulisan "BROADWAY" raksasa berwarna merah yang ikonik.
Mulai dari pintu masuk, kamu sudah disambut tulisan "BROADWAY" raksasa berwarna merah yang ikonik.
Jalan terus ke dalam, kamu bakal nemuin mural di dekat toko Vintage Vibes atau area depan toilet yang ... ahahaha percaya nggak percaya, malah sering jadi spot foto favorit karena desainnya yang unik!
Ini ciyus, antara pengen banget foto di situ ama sebel karena tulisannya "The Wash Room" tapi ya udah lah ya beib, karena emang desainnya unik, gasss foto-foto di depan situ, deh..
Berburu Barang Langka di Vintage Vibes
Jadi di sini juga ada looh, barang pre-loved atau barang antik, serta thrift store yang kayaknya "gak thrift-thrift amat" karena banyak juga barang baru yang dipajang, dan kalau misal tas-tas tangan mewah juga tertera nama pemilik sebelumnya (beberapa adalah milik selebriti pastinya yaa).
Konon, tadinya tempat ini digadang-gadang bakalaan jadi salah satu toko barang bekas terbesar di Indonesia!
Di dalam, atmosfernya beda lagi. Ada deretan piringan hitam, kamera analog tua, buku-buku lama, sampai furnitur bergaya retro yang kondisinya masih sangat terawat. Ini bukan cuma soal belanja, tapi soal bernostalgia. Dio pun tampak antusias melihat barang-barang "aneh" dari zaman sebelum dia lahir. Rasanya seperti masuk ke mesin waktu!
Kulineran: Dari Lokal sampai Korea Selatan
Oya, Broadway yang didesain sebagai culinary hub ini pilihan makanannya sangat beragam, nggak cuma terpaku pada gaya Barat saja. Duuuh jadi pengen ngajak para blogger dari luar kota juga nih, kayak sahabat dumayku, Blogger Banjarmasin.
Nih, beberapa tempat yang aku lewatin, dan rekomen untuk difoto atau icip-icip santai..
Capitano Gelato
Karena gelato, pastinya pas banget buat mendinginkan lidah karena pada saat itu cuacanya lumayan terik. Oya sebagai masukan juga buat kalian, mending ke sini pagi atau sore banget, karena sinar mataharinya tumpah ruah di tengah jalanan itu.
Untuk gelato, pilihan rasanya banyak, mulai dari Pistachio sampai Cheesecake. Menikmati gelato sambil duduk di trotoar Broadway beneran bikin vibe New York-nya makin dapet!
Buat yang cuma mau duduk santai atau people watching, kafe ini punya fasad yang mirip butik di jalanan Amerika. Area alfresco-nya (dining luar ruangan) adalah posisi paling strategis buat menikmati suasana.
GS The Fresh Premium Supermarket:
GS The Fresh Premium Supermarket:
Nah, ini yang unik.
Meski temanya Amerika, mereka punya supermarket premium yang isinya banyak makanan dan minuman khas Korea Selatan. Jadi, bisa dibilang ini tempat di mana budaya Barat dan Timur bertemu di satu trotoar.
Gimana Untuk Anak-anak?
Kalau bawa anak kecil, jangan khawatir mereka bakal bosan. Di sini ada wahana kereta mini yang beroperasi di jalur khusus. Dengan tarif sekitar IDR 30K anak-anak bisa keliling area Broadway dengan cara yang lebih seru.
Selain itu, kalau datang di akhir pekan, katanya ada acara bertajuk Weekend Go Lucky. Ada live music dengan tata suara yang oke banget.
Bayangkan duduk di atas beanbag di tengah jalanan ala Broadway, dengerin musik sambil ngemil. Definisi healing yang low effort tapi high impact!
Tips Berkunjung: Biar Nggak Salah Gaya
Berdasarkan pengalaman "nyasar menyenangkan" aku, ada beberapa hal yang perlu kamu tahu sebelum meluncur ke sini:
- Waktu Terbaik: Datanglah saat sore hari, sekitar jam 4 atau 5 sore. Cahaya matahari lagi bagus-bagusnya buat foto (golden hour), dan udaranya nggak terlalu panas.
- Tiket Masuk: Pada hari biasa (Senin-Jumat), masuk ke area ini gratis! Tapi kalau akhir pekan atau libur nasional, biasanya ada tiket masuk mulai dari Rp30.000. Eits, tapi tenang saja, biasanya tiket ini berupa voucher yang bisa ditukarkan untuk belanja atau makan di tenant dalam area Broadway. Jadi jatuhnya tetap hemat.
- Kapasitas Baterai: Pastikan baterai HP atau kamera kamu penuh. Serius, kamu bakal gatal pengen jepret sana-sini setiap lima langkah.
- Akses Gampang: Lokasinya di dalam Flavor Bliss Alam Sutera. Gampang banget dicari lewat Google Maps, dan akses tolnya juga nggak ribet.
Kesimpulan: Nyasar Tak Sengaja yang Membawa Cerita Bahagia!
| Nukerin tiket sama minuman dingin |
Kadang, momen terbaik dalam hidup memang justru datang dari rencana-rencana yang nggak matang.
Jalan-jalan bareng Dio yang awalnya cuma buat iseng-iseng, eeeh.. malah jadi pengalaman seru menemukan sisi lain Tangerang yang sangat modern dan estetik.
Broadway Alam Sutera membuktikan kalau tempat wisata nggak harus selalu soal alam. Kreativitas dalam mengemas konsep desain dan kuliner bisa menciptakan destinasi yang bikin kita merasa "kabur" sebentar dari kenyataan, tanpa harus terbang jauh-jauh ke luar negeri.
Jadi, kapan terakhir kali kalian nemu tempat seru secara nggak sengaja?
Broadway Alam Sutera membuktikan kalau tempat wisata nggak harus selalu soal alam. Kreativitas dalam mengemas konsep desain dan kuliner bisa menciptakan destinasi yang bikin kita merasa "kabur" sebentar dari kenyataan, tanpa harus terbang jauh-jauh ke luar negeri.
Jadi, kapan terakhir kali kalian nemu tempat seru secara nggak sengaja?
Atau malah kalian punya rekomendasi hidden gem lain di daerah Tangerang yang belum banyak orang tahu?
Coba tulis di kolom komentar ya, siapa tahu bisa jadi tujuan jalan-jalan saya dan Dio berikutnya! Jangan lupa share artikel ini ke teman kalian yang hobi hunting foto!

.png)


Ini sudah 5 tahunan kayaknya...Dulu aku juga sama dengan Mba Tanti, enggak sengaja pas di daerah sini, dan maksi, terus lihat orang antri panjang sekali...Sabtu malam memang.
BalasHapusEh ternyata, itu baru banget hitungan hari bukanya. Kami enggak ikutan cuma lihat dari kejauhan. Terus sekitar 2-3 bulan ke situ lagi eh masih panjaaaang, belum habis FOMO-nya, haha..
Terus lupa deh mau ke sini lagi hihi
Kalau sekarang dah agak sepi, bisa nih didatangi lagi. Pas memang buat ngonten ini...
Ahaha iyaa ini juga cerita lama sebenernya mbak Dian, tapi masih eksis kok tempatnya
HapusDio udah gede ya masya Allah. Tapi aku setuju banget, ini salah satu tempat paling colorfull di Alam Sutera. Dan emang bener sih, kalau mau foto puas mending dateng pas weekday atau pagi sekalian biar nggak bocor fotonya karena rame banget. Nice spill maak 😍
BalasHapusSekarang Tangerang banyak spot estetik juga mbak Diah, seneng deh liatnya
HapusTernyata sekece ini ya. Bisa dipertimbangkan nih kalau lagi nyasar ke Tangerang. Aku pernah ga ya nyasar estetik begini? Kayanya belum deh
BalasHapushahahaha sekali sekali emang kudu "nyasar estetik" tapi d PIK kek gitu
HapusJadi pingin ke Tangerang trus mampir ke sini
BalasHapusKarena sampai setua ini, saya belum pernah ke Tangerang, hihihi
Jadi mikir, daripada solo traveling jauh, mending ke Depok, Tangerang, Bekasi, Purwakarta de el el ya?
Ya dari pada mimpi solo traveling jauh tapi gak terwujud, ya yang deket aja :D
waaaa Ambuuuu wajib ke Tangerang, banyak spot fto cantik dan hotel unik estetik murah!
HapusAku jadi keinget Museum Angkut Malang, mirip2 kekgini deh vibesnya.
BalasHapusAku jg pasti seneeeeng kalo "nyasar" ke tempat kekgini
BTW, kalian nyasar yang sengaja lamaaa ini apa ngga ditungguin org2 di mobil, Bu? Hahaha
aku juga suka museum Malang sama Museum yang di Solo itu, menyenangkan estetik dan banyak spot fotonya !
HapusQiqiqiiq makjleb pertanyaan Suci, ditungguin tapi kan emak emak ngomong lebih ngotot dan banyak alesannya 😄😄😄😄😄
HapusYa ampun. Tempat gini mah "daerah kekuasaan" gue banget. Pastilah banci foto kalau sudah di sini. Setiap sudutnya artsy dan tematik betul. Betah gue kalo dah di sini sih. Presentasi setiap sudut tempat juga menarik banget ya Tan. Pewarnaan setiap sudut juga photography darling betul. Fix lah. Kapan ke Tangerang gue mampir ke mari.
BalasHapusAjak gua yaaak .. kan foto foto dirimu bagus baguuusss hahahaha (ngarep banget di fotoin)
Hapuswah ini sih nyasar yang menyenangkan, bisa dapat foto-foto estetik, jajan Gelato.
BalasHapusMana gratis pula masuk areanya kalau pas weekday. Weekend ada biaya masuk pun termasuk murah lah 30 ribu di kawasan Alam Sutra. Masih dapat voucher yang bisa ditukar makanan/minuman pula
iya mbak Nanik, tapi ngga tau kalo sekarang yaa .. ntar aku update lagi deh beritanya!
HapusEh aku pernah mampir ke sini. Ngga sengaja juga, karena waktu itu diajak staycation di salah satu hotel deket area itu. Pas pagi cari sarapan mampirlah ke sana, masih sepi sih dan cuma foto-foto sebentar aja ngga sampe masuk ke dalamnya. Kapan-kapan deh mampir dan cobain vibesnya.
BalasHapusiya yuuk sama aku loh yaaa janjiiii
HapusDari foto-fotonya yang kece, tempat ini sudah menjelaskan kalau visualnya memang semenarik itu. Lebih cakep lagi kalau ambil fotonya pas sore mbak, pas cerah. Sinar keemasan yang menimpa broadway indah sekali, tapi masih lebiiiih cakep lagi kalau difoto malam hari. Cahaya lampunya bikin suasananya lebih sensasional. Ohya, di situ memang andalan buat jajan gelato hihi. Nah, Vintage Vibes itu aku pernah masuk dan liat-liat, emang lengkap sekali barangnya. Pernah liat mesin ketik jadul, ada beberapa waktu itu. Rasa pengen beli buat jadi pajangan. Kayaknya unik dan bersejarah buat generasi kayak saya (dan kita) hihi.
BalasHapusAaahhh ini dia nih yang punya Tangerang!
Hapuswah seharusnya aku tanya tanya mba Rien dulu deeeh kalau k healing spot Tangerang 🥰🥰🥰🥰