Wednesday, August 12, 2015

LET'S GO WRONG, GO VIRAL! ( 1 )

"Ish, dia kok nulis seperti itu, ya?"

"How come she's going mad, and make that silly pic?"

Ini beberapa kalimat yang sering kita dengar saat ada objek penderita yang tetiba jadi trending topic. Bisa positif, tak jarang negatif.

taken from visual.ly
Viral adalah proses menyebarnya satu informasi dengan cara berantai, dari mulut ke mulut (offline) dan dari share media sosial (online)


Kalau jaman sekarang, pastinya lebih enak karena tinggal klik, satu informasi bisa sampai ke beberapa buah grup atau komunitas. Dengan satu klik, kita bisa memperkirakan informasi sampai di jutaan pembaca. Bahkan dengan hitungan menit.
Fakta bahwa 2/3 populasi dunia terkoneksi dalam jaringan internet, membuat pertumbuhan eksponensial sangat besar. Jika setiap orang membagikan informasi kepada 5 orang dan selanjutnya, bayangin!

Dari 5 orang x 5 x 5 -----> dengan singkat menjadi 3,125 orang penerima informasi tersebut (setelah 5 level dari transfer pesan asli di akun medsos). Nah, kebayang kan para ahli pemasaran viral menganggap metode ini sangat baik dan menguntungkan.

BENARKAH ARTIKEL VIRAL MENGUNTUNGKAN BLOGGER?

Mmm.. dari segi mana pun, menguntungkan!

Biar gimana, yang namanya viewer adalah makanan wajib sebuah blog, ga peduli yang komentar di situ lovers or haters!

Buktinya, (beberapa) widget yang wajib ada di sebuah blog antara lain adalah:
  • page rank 
  • alexa 
  • counter blog
  • social media sharing
  • email subscribe, etc
semua widget itu menunjukkan betapa pentingnya kunjungan pembaca!


BAGAIMANA CARA MENCIPTAKAN POSTINGAN YANG VIRAL?

Dari sejumlah tips yang kubaca, ada satu yang menarik perhatian. Yaitu point ini : 
source : Jason & Co
See?
People wanna laugh, inspiring or just remind something. Bahkan, ada satu foto terkenal editan yang viral, karena pemirsa suka. That's it.

Tentu saja ada beberapa poin 'so-so' seperti :
- Buatlah artikel tentang tips
- Artikel kekinian seperti : 
  • 5 polisi ganteng abad ini. 
  • 3 cara bercinta kamasutra (nyaahahhah.. ketahuan bacaannya apaan)
  • Foto selfie paling ekstrim!
  • Inilah t-shirt termahal di dunia! (kaptenagil.wordpress.com)

- Destinasi wisata dan kuliner yang unik, aneh, fusion, bla bla blah.

Somekind like that.. Etapi bisa diperjelas dengan melihat beberapa website populer seperti detikcom, yahoo news, vivalog (sekarang viva.co.id), boredpanda.com, meme comic (memecomicindo.com) kalo kurang inspirasi, mah.. Pokoke, cari lah website terupdate, terpopuler, ter-apalah, apalah..

RAHASIA POSTING VIRAL DI BLOG 

Seperti para pakar yang rajin mengamati konten viral, rahasia sebuah artikel viral ato engga sebenernya sederhana : the secret is get contagious, alias ada keterikatan emosi dengan pemirsa. 

Bisa mengetuk hati pembaca, menarik minat dan menimbulkan rasa terkejut, penasaran. Dan itu bisa bermuatan positip atau negatip.

Sebuah artikel, video yang diunggah di youtube, kalimat yang 'engga' banget dari Haji Lang Ling Lung, berantemnya artis Nikitakasimura dengan artis Judes, adalah salah satu faktor yang membuat sesuatu viral.

Seorang profesor bernama Jonah Berger (ini twitter dia, kalo mau add aja) di Wharton School Business (US) mengkhususkan diri mengamati konten viral marketing. Ia sering berbagi di Wall Street Journal, NY Times, dan lain-lain media ekonomi sejenis.

Nah ini highlight ala Jonah.

1. Konten positip jauh lebih viral timbang konten negatip.

2. Konten yang mengaduk emosi pembaca atau pendengar atau pemirsa pasti jauh lebih viral, gak temporer. 

Sejenis apa evoked high arousal emotions content itu? Yang mengandung kemarahan, kejaiban, kehilangan, ketakutan. Contoh berita viral baru-baru ini adalah seorang anak yang dikabarkan hilang oleh ibu kandungnya di Bali, tapi ternyata....

3. Konten tutorial, how-to, atau mengandung inspirasi.

MEMPERSIAPKAN KONTEN ARTIKEL YANG MEMBUAT PEMBACA 'CURIOUS

Source : Carlos Henrique\
Curious di sini  sejenis kue goreng itu loh. Itu mah churrooss. Jadi gini, ketika kamu selesai menulis artikel, tugasmu sfbenernya belum usai. Ada satu tugas final yang nyaris terlupakan para penulis/ blogger (termasuk saayaaah)

Sebelum di-publish
ada tombol "Lihat Blog" gak? Bukaan, bukan yang ada tulisan ci luk baa-nya itu.  Nah, sesudah anda baca sepintas, taruh sebuah kalimat pamungkas yang isinya tentang langkah selanjutnya setelah membaca atau mengaplikasikan, serta dampaknya di kehidupan pembaca. 

Tunjukkan pada pembaca, bahwa artikel ini emang related dengan kehidupan si pembaca. Contohnya? Ada sebuah posting tentang kontroversi seorang blogger yang tidak merayakan hari ASI sedunia. Di situ, ia bercerita tentang sisi positip dan negatipnya merayakan WBW (world breastfeeding week), dan sebenernya gak men-judge siapa pun sih... 

Namun, ada satu kata yang 'mengaduk emosi' pemirsaaah. Yaitu kata : pamer. Show of force. Di sini, ada sebagian pembaca yang merasa tersinggung karena melakukan ini dan itu, serta ada yang merasa terbantu karena kalimat itu exactly like they feels of WBW. 

Ada yang salah?
Ngga ada. Namun artikel itu became viral. Artikel itu masuk hit list seketika. Sadar atau tidak, pembaca men-share dan memasukkan emosi mereka. Lovers dan haters ada. Dan itu yang membuat artikel ini viral! 

Nah, ada satu contoh lagi satu konten viral dari Starbucks. Yaituuu... 


bersambung jilid 2

  1. ^ The Six Simple Principles of Viral Marketing, Wilson Internet Services, 1 Februari 2005. Diakses pada 14 Juni 2011.
  2. ^ Kaplan Andreas M., Haenlein Michael (2011) Two hearts in three-quarter time: How to waltz the social media/viral marketing dance, Business Horizons, 54(3), 253-263.
  3. ^ Pemasaran viral (Viral Marketing), Marketing Xtra Magazine, 21 Mei 2008. Diakses pada 11 Juni 2011.

39 comments:

  1. hehehhe....jadi makin mudeng mak saya tentang viral^^

    ReplyDelete
  2. Klo sy hrs semedi dulu deh biar dpt ide tulisan yg membuat penasaran mah...hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaaks mak Ida mah ga perlu viral dah pasti blognya dibaca, kan! Followers nya banyak!

      Delete
  3. ooh itu toh viral, ngerti deh sekarang. Sambungannya jangan lama-lama mbak aku tunggu loh :)

    ReplyDelete
  4. ahh aku mah pokus konten curhaat aja deh mak taan :D hehehe

    ReplyDelete
  5. Aku masih gak mudheng soal Viral ... (Lah wong cuma baca sekilas ) ... wkkwkwkkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halaaaah merendah buat ninggiin mutuuu

      Delete
  6. Terima kasih tipsnya
    Saya menggarisbawahi kalimat "Konten positip jauh lebih viral timbang konten negatip"
    Mereka yang berpikiran waras tentu akan menyetujui kalimat di atas.
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah terbukti ya, pake, kalo apa apa yang bagus pasti banyak yang suka

      Misalnya saya (dilepeh)

      Delete
  7. Kapan ya postinganku menjadi viral secara positip? >.<

    ReplyDelete
  8. Hmmmm.. *duduk manis nunggu sambungannya* Ayo mak. Gak sabar mau baca lanjutannya. Insightful post. :)

    ReplyDelete
  9. Kira-kira bisa nggak ya bikin postingan viral?

    ReplyDelete
  10. Viralnya ya emang harus viral positif. Klo negatif pasti berdampak ke diri kita sendiri.

    Lebih seneng konten bermanfaat sih drpd yang memicu kontroversi.

    Btw makaih neng tanti amelia bwt tulisannya ^^. Di tunggu lanjutannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga ada tulisan viral yang tidak mengandung kontroversi Ruffi.. hahahhaha

      Delete
  11. ada standarnya ga mbak yg disebut artikel viral itu?apakah minimum viewnya atau jumlah komentar atau gimn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. baiklah, nanti kita perhatikan seberapa minimum sebuah konten itu 'viral' ato nggak!

      Delete
  12. Pernasaran sama 3 bercinta kamasutra itu bagaimana ??? #GagalFokus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ssstt..... ntar kujapri maaassss .. kekekkeeekkkkk
      jangan disambit kancut yak!

      Delete
  13. akkk pengen deh punya artikel yang viral gitu, dishare dimana2 emang harus unik, dan mengundang minat netter untuk ngeklik ya mba tanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimulai saja dengan bikin judul yang wah gitu, bisa mengundang viral loh mbak Dedew

      Delete
  14. laaah, kok bersambuung -_-
    baru mau belajar bikin konten viral...viral yuniarl...

    ReplyDelete
    Replies
    1. euuuh... maap mak, Viral Yuniar sedang jalan jalan ma Tengkul Ryan -___-'

      Delete
  15. Ish! bersambung segalaaaa! *ngemil churos*

    ReplyDelete
  16. kerennnnn ini artikelnya... terimakasih mak, jd bisa belajar how to make viral content :D

    oya, sekalian info ya, aku lg syukuran blogku, ikut yuk mba giveaway-nya http://heydeerahma.com/index.php/2015/07/13/kontes-blog-giveaway-lebaran-bersama-heydeerahma

    ReplyDelete
  17. let's go viral hehehehe...memang kalau mau serius beginiii...cari yang diminati orang, baik positif maupun negatif, post it, then boom...tapi aku stick to my own story aja deeeh hehehehe :)

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^