Wednesday, April 22, 2015

KIRANTI BUKAN MINUMAN KUNYIT ASAM PERTAMA DI INDONESIA




Ketika mendengar ada undangan event dari Kiranti, yang langsung tergambar di benakku adalah sebotol cairan berwarna kuning keemasan, dengan gambar aneka rimpang kunyit dan asam jawa. Aku mengenalnya sebagai minuman kunyit asam. Ya, gak terlalu salah, sih.. 

Kiranti memang minuman kunyit asam yang ready to drink kedua di Indonesia. Loh.. kok kedua? Hya eyalah..  sejak dulu, nenek buyut kita selalu meminum aneka ramuan jamu, kan? Nah, salah satunya adalah si kunyit asam ini!

Menembus kemacetan antar propinsi di tengah Konferensi Asia Afrika ini, sungguh satu tantangan buatku. Karena deg-degan takut ada pengalihan jalan, aku berangkat lebih pagi. Jam 7.15 sodara-sodara! 

Alhamdulillah, sampai di venue masih bisa minum welcome drink Kiranti yang segar. Acara bertajuk "21 Tahun Kiranti, Sahabat Terbaik Wanita" dibuka oleh MC dan langsung di sambung dr. Ardiansyah Dara, SPOG.

Dokter Dara menjelaskan tentang satu siklus yang akrab dengan rahim wanita. Menstruasi. Masalah yang dihadapi oleh kebanyakan wanita ini, yaitu dismenoria primer -nyeri haid- dari data USA menghilangkan sekitar 600 jam masa produktif wanita per-tahun!

Acara Kiranti ini juga menghadirkan dr. Sophia Hage, residen olahraga yang aktif di Organisasi Lentera dan Kasih Ibu serta Citra Kirana yang artis sinetron cantik kinyis kinyis ...that is why she become an artist and I am a blogger.. *tertawa ngilu*

Ciki, panggilan akrab Citra Kirana menceritakan tentang masa PMS nya yang "menderita". Etapi, ternyata si dokter juga loh! Kalo Ciki masih bisa keluar rumah, dr. Sophie malah berasa seperti orang mau melahirkan.. udah mual, plus muntah. Itulah yang menyebabkan mereka akhirnya menjadi pelanggan jamu kunyit asam.

Nah, mbak Yuna Eka Christina, head of corporate and marketing communication OT group menggambarkan perjalanan 21 tahun Kiranti. Woow.. udah gede ya, pantesan dapet predikat Top Brand Champion Award Top of 250 Indonesia Original Brand, dan Indonesia Best Herbal Medicine Award. Yeaaay... 

Berbahagialah kita yang dimanjakan dengan aneka jamu gendhong, yaa...Mengenal jamu, maka tak lengkap jika kita mengenal sejarah. Jamu telah disebutkan sejak kerajaan Mataram (sekitar 1300 tahun yang lalu), dan berkiblat dari Ayurveda, India. Meskipun begitu, jamu di Indonesia secara signifikan berbeda, karena beberapa bahan herbal  hanya bisa ditemukan di Indonesia.

Konon, sejak ada Serat Centhini yang dikumpulkan oleh para sesepuh di Keraton Surakarta tahun 1788-1820 M, bab yang berisi Kawruh Jampi-jampi ---errr.. maafkan jika salah eja, yak^^--- sudah memuat sekitar 1.734 jenis jamu-jamuan (jamuherbaindonesia.blogspot.com)
Kiranti Si Obat Herbal 
Herbal adalah tanaman atau tumbuhan yang mempunyai kegunaan atau nilai lebih dalam pengobatan. Dengan kata lain, semua jenis tanaman yang mengandung bahan atau zat aktif yang berguna untuk pengobatan bisa digolongkan sebagai herbal 
Herbal kadang disebut juga sebagai tanaman obat, sehingga dalam perkembangannya dimasukkan sebagai salah satu bentuk pengobatan alternatif.
-wikipedia-
Kenapa kunyit asam?
Pertanyaan ini sama dengan pertanyaan : Ada apa dengan Cinta? -grrrmbll...- Well, ya karena sejak dulu, Ibuku diberitahu oleh ibu dari ibunya ibuku yang juga ibu-ibu, mengatakan bahwa ramuan ini bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam infeksi penyakit.

Gak cuma itu, dari boldsky.com aku juga mencatat beberapa manfaat si kunyit asam tersebut. 

  • Detoksifikasi 
Kunyit memiliki kemampuan untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh, sehingga kalau rutin mengkonsumsi kunyit, tubuh lebih bugar dan kulit wajah lebih cerah.
  • Mengontrol berat badan
Minuman ini mampu menekan nafsu makan Anda sehingga Anda pun terhindar dari keinginan mengonsumsi makanan secara berlebih.
  • Painkiller
Kunyit juga memiliki sifat anti inflamasi. Sehingga minuman ini mampu menghilangkan rasa sakit atau pegal di tubuh.

MINUM JAMU KUNYIT ASAM GAK PAKE REPOT? YA MINUM KIRANTI!

Eh, ini bukan karena diundang Kiranti juga, loh.. Sejujurnya, aku juga suka minum jamu gendong. Tau, kan? Itu loh.. yang digendong Yu Jamu keliling? Ya sekarang sih udah jarang yang digendong, kadang pake sepeda atau motor juga. Tapi, satu saat aku kaget, waktu itu kalo ga salah karena jamu yang kuminum rasanya aneh. Sepet dan banyak bubuk halusnya. Selain itu, ada rasa manis yang menyekat di langit-langit mulut dan pangkal tenggorokan. 

Ternyata.. walopun gak semua Yu Jamu begitu, kebetulan Yu Jamu yang ini menggunakan bubuk kunyit yang dibungkus dengan plastik yang bentuknya sudah ajaib -lusuh dan kuningnya mencurigakan, gitu..- lalu, rasa manis itu didapat karena si Yu Jamu yang ini menggunakan cairan biang gula! *Garuk-garuk aspal...

Alamaak! Sehat enggak, malah tambah masalah baru dong, kalo aku terusin? Nah, sejak itu aku beralih sepenuh hati kepada Kiranti. Dengan tagline :

 Kiranti adalah satu - satunya produk dengan kategori Obat Herbal Terstandar (dengan uji pra klinis di atas kategori Jamu) dalam kelompok minuman Datang Bulan dan Pegal Linu.
Kandungan Herbal Kiranti
Beberapa bahan herbal yang terkandung di dalam Kiranti antara lain : Curcumae Domesticae Rhizoma, Kaempferiae Rhizoma, Zingiberis Rhizoma(jahe) dan Tamarindi Pulpa.
 
Kiranti Sehat Datang Bulan adalah Obat Herbal Terstandar dari BPOM dan sertifikasi CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik), dengan jaminan kemananan pangan ISO 22000: 2005, serta Halal Certificate dari Majelis Ulama Indonesia.
  • Kunyit (Curcumae domesticae rhizoma)mencegah penggumpalan darah membuat haid menjadi lancar, juga mengurangi perut mulas pada saat haid.
  • Asam Jawa (Tamarindi Pulpa)
    memberi rasa segar pada minuman dan mengandung vitamin C
  • Kencur (Kaempferiae rhizoma)meningkatkan stamina tubuh.
  • Gula Jawa (Arengae pinnata fructose)
    pemanis alami dari Kiranti, sekaligus untuk melancarkan peredaran darah, menambah darah dan meredakan nyeri.
  • Jahe ( Zingiberia Rhizoma)
    menghangatkan badan, juga meringankan kram perut.
  • Paullinia Cupana
    suplemen penting dalam minuman yang di dapat dari ekstrak Panax Ginseng.
  • Kayu manis ( Cinnamomi cortex)
    pengawet alami, mengandung serat, kalsium, zat besi dan mangan yang terbukti efektif mengurangi nyeri saat haid. Memiliki kandungan natural yang disebut cinnamaldehyde (penyeimbang hormon)

VARIAN RASA KIRANTI

Kalo 'generasi dulu', sepertiku pasti suka ama yang rasa natural jamu. Tapi, kalau ditanya ke anakku.. hmm.. entar dulu! Untunglah, sekarang Kiranti ada rasa jeruk yah. Plus, satu lagi produk Kiranti yang bikin aku tambah cinta : Pegal Linu! Dengan kandungan madu dan jahe, sekali minum pegal linu hilang! Ga perlu minum obat-obatan, deh.. soalnya bahaya. Minum aja produk-produk herbal. Ya?

Di sesi tanya jawab yang tentu saja kesempatan ini tidak di sia-siakan oleh para emak. Mak Liswanti bertanya tentang nyeri haid luar biasa setelah operasi Caesar. Bahkan, sempat masuk UGD jika mens.

Dokter menyarankan mak Lis mengonsumsi zat besi sepuluh hari sebelum menstruasi, selain itu harus periksa intensif  di dokter kandungan yaitu USG. 

Mak Mira Sahid, yang melakukan LDR dengan suami, mengeluhkan tentang siklus haidnya yang hanya dua hari. Juga apakah masih boleh melakukan yoga. Jawaban dokter, untuk yoga boleh, karena saat yoga kita bisa mengatur kontraksi otot, berbeda dengan olahraga berat seperti aerobik atau berenang. 

Mak Maya Siswadi menanyakan mengapa sekarang beliau sering migrain. Dokter menyarankan untuk berolahraga. 

Di akhir acara, kami menyaksikan video perjalanan Kiranti dan dibagikan Kiranti botol oleh marketing communication Kiranti OT group. Horeee.....
 
 Sumber :
 
1. diarykiranti.com
2. wikipedia.com
3. vemale.com
4. merdeka.com 
5. jamuherbaindonesia.blogspot.com)

44 comments:

  1. Aku selalu stock buat persediaan dirumah. Enaknya kiranti praktis dan yang pasti ga bikin tangan kuning-kuning hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. haaa bener banget Yuriii... jaman sekarang praktis dan sehat yaa

      Delete
  2. Aku selalu stock buat persediaan dirumah. Enaknya kiranti praktis dan yang pasti ga bikin tangan kuning-kuning hehehe

    ReplyDelete
  3. sangat bermanfaat gan,, ane tunggu ya artikel" selanjutnya. Thanks gan

    ReplyDelete
  4. ready to drink pertama di indonesia apa mba?? kok ga disebutin

    ReplyDelete
    Replies
    1. lah itu mas ... jamu gendhong hihijhiiiii

      Delete
  5. kiranti emang praktis, bisa ditemui dimana aja yes mak..
    jadi gak usah lama2 nunggu tukang jamu liwat depan rumah.. fu~fu~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi, dek....

      Praktis dan alhamdulillah aku juga langsung seger gitu...

      Delete
    2. bener banget, kiranti jadi praktis.. :)

      Delete
  6. berarti aku salah ya saelama ini aku pikir kunyit asam. Tapi belum pernah minum sih cuma lihat gambarnya aha

    ReplyDelete
    Replies
    1. loh.. bener mak Lidya .. itu emang kunyit asam kok. Tapi dengan tambahan jahe dan madu dll gitu

      Delete
    2. aku lbih suka yg alami..mending pake kunyit asem yak

      Delete
  7. Banyak juga yang ngalami nyeri haid ya? Kalo aku sih sebelum menikah udah langganan nyeri haid. Dari mual sampe guling-guling di kasur nahan sakit. Tapi setelah minum kunyit asam, berkurang juga sakitnya. Trus kudu rajin olah raga juga sih. Nah sekarang sih enak, tinggal sedia kiranti di rumah tiap menjelang haid, nyeri gak bakal datang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo tadi kata dokter, banyak berolahraga dan bergerak itu membantu kita menstabilkan hormon dalam tubuh kita

      Delete
  8. Mak Tanti tulisannya komplit...udah langsung nulis, saya malah tepar..anak langsung minta ke Ca**""**ur, main...lain dtg bln juga. Untungnya bawa minuman ini, agar segeran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihiii... ini kiat biar ga ngantuk mak Lis, plus aku tuh paling males nulis di rumah... hiks... mending tiduuurrrrr

      Delete
  9. Kunyit asam yesss!! Pas banget diminum waktu lagi 'dapet' kaya gini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, selain sehat plus ngademin hati..hehe

      Delete
  10. saya suka kiranti hehehe,seger aja rasanya,apalagi kl dikasih es hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah cobain yang pegal linu blom mbak, dijamin terpesona...

      Delete
  11. Kiranti..suka banget..
    Klo hari pertama aku suka minum lumayan bgt ngurangi nyeri bikin ga lesu juga..segerr :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya yaa... untuuung Indonesia ada Kiranti

      Delete
  12. kiranti enaakkkkk... mau cari jg ahh yg pegal linu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku kemaren dapet 2 botol, coba dikau dekat aku kirimin

      Delete
  13. Acaranya bagus...sayang saya gak bisa ikut terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak Arin, mudah mudahan next time aku yang ke Bogor yaaa

      Delete
  14. Terimakasih atas artikel yang bermanfaat ini, semoga bisa bermaanfaat untuk saya dan lainnya

    ReplyDelete
  15. Aku baru tau lho kalo kiranti ada yang rasa jeruk, penasaran rasanya . Biasanya sih minum kiranti yang biasa saja :)

    ReplyDelete
  16. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  17. Kunyit bukan hanya untuk pelengkap masakan namun juga bisa untuk pengobatan herbal yang menyehatkan dan aman. Satu lagi kunyit untuk penyembuhan sel yang rusak dalam tubuh.

    ReplyDelete
  18. aku kurang suka kiranti sih, lebih baik aku buat kunyit asam sendiri... tapi adekku seneng banget Kiranti

    ReplyDelete
  19. page that is very extraordinarily pleased to be visiting your page, I found your blog on google.

    ReplyDelete
  20. baru tau kirainti ada yang buat pegal linu

    ReplyDelete
  21. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  23. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  24. artikelnya sangat bagus sekali, saya tunggu artikel yang lainnya ya yang lebih bagus dan menarik lagi-http://www.caramengobatikolesterol.stockistherbal.com/

    ReplyDelete
  25. gw cowo sih iseng iseng pernah nyobain kiranti rasanya kaya jamu, ni video saya minum kiranti diyoutube https://goo.gl/M5k1OW

    ReplyDelete
  26. wah ada varian baru... sekarang juga ada kiranti rasa jeruk lho mbak

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^