APAKAH BLOGMU PUNYA CIRI KHAS?


Hampir sebagian blogger, ingin memiliki ciri khas blognya pribadi. Tak terkecuali aku. Apa saja sih, langkah yang bisa dilakukan agar blogmu dilirik oleh banyak pembaca?

Pertanyaan itu tentu tak mudah untuk dijawab. Apalagi karena aku adalah seorang blogger yang berangkat dari menulis apa saja yang kumau.

Oke. Bismillah.

"Apa sih, isi blog kamu?"

Tentang masak-memasak? Kuliner? Parenting? Jalan-jalan? Program pemerintah? Kesehatan? Seni?

Bloggers, whatever it is, make sure it’s you.



1. Mempertahankan isi blog yang "gue banget" itu adalah satu pekerjaan yang memerlukan kedisiplinan dan kontinuitas. Isinya harus spesifik, tidak melulu cuman majang tulisan sponsor. 

Tidak semua pengunjung ingin membaca pesan bersponsor. Kecuali mengandung tips informatif atau tutorial ya, seperti misalnya tulisan ini :

2. Meluangkan waktu seminggu sekali, dua kali untuk menulis konten yang elo banget itu, untuk mempertahankan the readers!

Coba cek ombak, kira-kira segmen pembacaku dari arah mana sih?
  • Aku suka menulis di blog tentang seni, karena aku menganggap ini sebagai diary atau catatan yang satu saat bermanfaat untuk kubaca ulang. 
  • Aku juga suka menulis segala macam yang berhubungan dengan.. diet. Aku juga senang baca yang curhat-curhat galau tapi ada penyelesaiannya, jadi di blog aku ini pasti akan ada konten semacam itu, dan biasanya ada sisipan tentang hadits dan quotes 😊
  • Dan, oya aku juga suka menulis tentang fiksi fantasi, kuliner, sama tips menulis. Bisa tips tentang cerita anak - novel dan cerpen. Dan yang paling penting ya itu.. tips ngeblog itu sendiri. Jadi aku me-rewrite atau menulis tentang tips untuk reminder ke diri sendiri.

"Kira-kira bisa gak ya kita kehabisan ide?"

Banyak teman-teman blogger bertanya apa aku pernah kehabisan bahan untuk menulis, atau gagasan untuk dibagikan di blog? Biasanya, aku bilang, "Hampir tidak pernah". Kenapa?
  • Satu, karena ada brief.. LOL
  • Dua, ngeblog buatku sama dengan bicara. Ngeblog juga sama dengan berbagi.
  • Tiga, ngeblog itu curhat colongan.
So, mana mungkin blogger bisa kehabisan ide?

"Perlukah giveaway untuk menaikkan traffic?"

Dulu aku sering ikutan giveaway. Yang terkenal adalah seorang blogger senior yang kami panggil Pak De Abdul Cholik.

Duh, hujan hadiah menyenangkan, untuk para blogger! Dan pertama kali aku punya buku antologi, ya adalah atas prakarsa Pakde ini. Udah gitu, Pak De ini seneng banget bikin misteri di post beliau, jadi pada penasaran nungguin.

Sayang itu gak berlaku buat aku dan blogku, dan beberapa blogger yang "b" aja. Sesudah giveaway usai, ya dadah babay gitu readers-nya.

Tapi gapapa. Balik lagi ke intinya : Tulis saja apa yang kamu suka, dan tetap setia pada blog yang "elo banget" itu.

"Blog kamu gak unik? Ya udah, buat saja blog yang ....."



Ada jutaan blog di tata surya pada topik yang sama. Jadi, aku meluangkan waktu untuk memikirkan cara, gimana agar blog aku bisa berbeda dari yang lain.

Ada beberapa blogger yang buatku inspiratif,  blog ewafebri salah satunya. Kamu bisa cek, mengapa blognya menyenangkan buatku. Dia jelas banget banyak bahas tentang bullet journal, dan maskotnya menggemaskan. Jujurly, hingga detik ini aku belum punya maskot, kecuali aku suka banget gambar Si Kiting! 

Aku pernah ditanya. Siapa blogger idolamu?

Jawabanku sederhana "TIDAK ADA!"
Jawaban yang seolah pengen minta dijambak ini, jujur dan spontan kukatakan. 

Kenapa? Karena ada banyak sekali blog yang inspiratif, dan menurutku, semua blogger itu unik. Semua memiliki sharing pengalaman luaaar biasa, semua adalah temanku.

Ada sih yang berubah jadi gak temenan - biasanya karena masalah klasik dunia ketiga : UANG dan POLITIK.

(abaikan, ini contoh curhat colongan)

Pernah kutulis di sini, baca ya biar gak salah paham. 

#KEBINTIMATE, SINERGI BLOGGER WANITA

Ada banyak blogger yang menjadi inspirasiku saat menulis, kok. Apalagi di awal.  Sebut saja : Pak de Cholik - Indah Julianti Sibarani - Arin Murtiyarini - Donna Imelda - Olivia Bendon - Re Atemalem, ah banyaaak!

Kalau spesifik, ada blog milik Katerina S yang isinya traveling, blog Echa tentang parenting  echaimutenan dan Annie Nugraha  yang wow inspiratif beud. 

Etapi, blog kamu sendiri apaan Neng? 

Seperti kubilang di atas, sejak beberapa tahun ini 
blogku berubah. Kebanyakan membahas tutorial menggambar - doodle - ilustrasi sederhana. Ini tuh semacam pengingat buat diri sendiri sebenernya. Kalo gak ditulis pasti dalam tempo sekejap aku lupa.

Tidak, aku bukan sejenis prosopagnosia, seorang pelupa parah. Ya, aku ngaku aja aku emang tidak pernah hapal jalan. Aku agak blind map dan photographic memory-ku rendah. 

Aku juga sering lupa sama NAMA orang, hiks... Untung sama Allah aku ini diberi wajah melesak lebar dan mudah tersenyum.

So, back to the topic

Untuk jadi seorang yang inovatif, kamu tuh harus punya ciri khas. Satu label atau signature yang membuat orang seketika ingat dirimu atau tahu, bahwa itu adalah karyamu. 
Nah, walau aku masih level "kebanyakan" dan masih nggeladrah, suka ini dan itu aku berusaha memperbanyak tulisan yang aku banget. Kusuka doodle dan segala sesuatu yang berbau seni. So, I did it.
Sebisa mungkin kuperbanyak tulisan-tulisan seperti itu yaaa..


Janji?

Janji.

Cross finger.


37 komentar

  1. kalo blog saya apaa yahh ciri khasnya? soalnya gado-gado..hikhikhik

    BalasHapus
  2. Baca ini sesekali mikir,duh blogku ciri khasnya apa ya??huhuhu

    BalasHapus
  3. Ciri khas ini bisa disebut branding juga kan, Mbak? Huhu. Aku juga masih kocar kacir nih, apa2 aku tulis aja.

    BalasHapus
  4. Wah, pertanyaan pd judul ini benar-benar mengingatkanku pada keinginan yang blm terealisasi :D
    Tapi itu memang PR yang lumayan karena saya sendiri (selama ini) agak sulit brainstorming ide menulis. Karena konsentrasi yg terbagi bagi juga, sih...
    Untungnya ada #ODOP yg menstimulasi ide ya, Mbak :)

    BalasHapus
  5. Bila blog isinya "gado-gado" berarti ciri khasnya gado-gado ya, Mbak, hehe...

    BalasHapus
  6. Aduduuu....bunda mau komentar di sini, tapi komentar tentang komentarnya Mas Akhmad Muhaimin Azzet tuuu yang berkomentar dengan komentarnya yang katanya kalo blog isinya "gado-gado" berarti ciri khasnya gado-gado. Hayuuu...kita makan gado-gado boplo atuh...hehehe...

    BalasHapus
  7. Mbak Tanti, blogger unik yang baiknya banget. Suka share pengalaman tentang pengasuhan anak saat jumpo offline. Isi blognya juga seramah orangnya, ramai dan emang gak bakalan habis ide mah. Suka Mbak,

    BalasHapus
  8. Apalah dayaku yang blognya campur aduk :D

    BalasHapus
  9. Jadi menengok blogku yang tidak jelas apa ciri khasnya 😂

    BalasHapus
  10. Salam kenal, mba Tanti.
    Nggak tahu deh mau komen apa.
    Nyimak aja.
    Eh, mba Yuli, mba Anisa dan mba Risda ada di sini juga.

    BalasHapus
  11. PR banget mak menemukan genre dan tulisan kita ituh, aku sampe sekarang masih mikirin ini terus. Makasih mak artikelnya. Passs.

    BalasHapus
  12. Terus terang.. saya sendiri nggak tahu apakah blog saya punya ciri khas :-D. Selain karena memang agak tidak pedulian sama yang urusan seperti ini, juga karena blog saya lumayan banyak.

    Jadi, mungkin ciri khasnya tersebar secara tidak merata. Hahahahaha.. Tapi kata rekan-rekan sesama blogger sih, yang pernah maen ke semua blog saya, mereka bisa mengetahui itu "saya" dari cara penulisannya.

    Mungkin itu yah yang namanya ciri khas..

    BalasHapus
  13. Ga punya ciri khas makneng hikss

    BalasHapus
  14. Lagi nyari kekhasan blog nih Mbak hehehe...semoga bisa

    BalasHapus
  15. My blog is me! Benera banget tuh mba..aku cari khasnya apa yaaa

    BalasHapus
  16. Semakin ke sini justru saya kehilangan "apa sih blog saya?".
    malah semakin bertanya, aku ini masih bisa disebut blogger ga sih.. hehe

    BalasHapus
  17. Haha ya, pertanyaan siapa blogger favorit itu agak susah (dan menjebak) hwhw. Sebab masing-masing blog punya ciri khas. Aku sendiri walau gak diniatkan secara sengaja, kayaknya lebih dikenal dengan tulisan perjalanan karena mostly nulis tentang itu.

    Mengenai tulisan original, ini juga yang biasanya aku usahakan ada, apalagi kalau sehabis nulis sponsor, biasanya langsung "ditimpa" dengan tulisan soal jalan-jalan biar yang baca gak mikir, "lha ini blog isinya iklan semua" hahaha.

    BalasHapus
  18. Wahhh saya membuat banyak blog dan ingin mencoba topik lain, tapi akhirnya ujung-ujungnya tetap tentang pembahasan media sosial, teknologi, blogger, dan wordpress saja. Sepertinya memang sudah disitu jalannnya hha.. Kalau menulis tidak sesuai bidang apa yang disukai juga nanti malah gak konsisten buat nulis :D

    BalasHapus
  19. Kalau kata kawan-kawanku yg sering baca blogku, ciri khas dari blogku adalah gaya penulisannya. Gaya penulisan blogku kata mereka memiliki diksi yang bagus, membaca blogku seperti sedang masuk kelas sastra. Pemilihan kata-katanya menarik. Ya walaupun aku merasanya biasa saja wkwkwkw

    BalasHapus
  20. membaca ini aku tertampar lembut sambil dicoel, ya lord mba, blog aku tuh kayaknya belum ada cir khas dah ahahah makasi mba udah ngingetin

    BalasHapus
  21. Biasanya ciri khas itu memang disematkan oleh orang lain. Tapi penyematan itu perlu dibangun oleh diri sendiri. Kalau saya sendiri memang tidak mengkhususkan ciri khas seperti apa. Menulis apa yang saya mau dan saya sukai. Dan ujung-ujungnya pasti ke film - entertainment, karena hal tersebut yang dekat dengan aktivitas keseharian dan kesukaan.

    BalasHapus
  22. Sampai sekarang pun aku kalau ditanya ciri khas blognya apa pasti bingung jawabnya, pengennya bahas tentang buku eh malah gado-gado. Masih suka menulis apa yang aku suka dan pengen aku share

    BalasHapus
  23. Dennise Sihombing22 Juni 2022 16.57

    Mak Tanti mampir ya di blog organikku www.dennisesihombing.com, untuk blogku ini tidak sampai 3% isi tulisan yang isinya sponsor. Rata2 murni pemikiran sendiri. Jujur, aku juga rada males baca blog teman yang nyaris semua sponsor isi blognya. Untuk organik belum tentu ada 1 terselip ditulisannya

    BalasHapus
  24. Aku jadi tanya diri sendiri nih baca judul ini, entah ya apa yg ada di pembaca ketika buka - buka. Jadi ingat ada teman blogger yg ketemu pas liputan pertama ' Mba gita enak, terjun ke dunia blogger udah berbayar "😂

    BalasHapus
  25. Ngeblog itu mengeluarkan isi kepala supaya nggak berputar-putar berulang-ulang kepikiran. Ini sangat membantu kalau untuk saya mah.

    BalasHapus
  26. wahahaha, tulisan Mba Tanti jadi reminder buatku untuk tetap pada sisi unik dari blogkuu, wkwk. keseringan ngepost yang bersponsor malah jadi gada bedanya sama blog lain. tapi sebisa mungkin aku tetap selipkan tulisan yang "aku banget" dan tentunya mengandung curcol hahaha

    BalasHapus
  27. Punya keunikan itu yang belum aku miliki, karena blogku apa aja aku tulis asal bukan yang beraroma politik, sara, dan rokok atau obat terlarang.
    Tapi makin kesini malah sering nulis resep karena alasannya buat catatan kelak anak-anak menantu dan cucuku bisa nyontek resep favorit keluarga di blog ini kalo aku udah tiada

    BalasHapus
  28. Dari dulu akutu pengen dikenal dengan miss pinky, kak Tanti.
    Dan nampaknya ini sukses di kalangan teman-teman sejawatku. Mungkin mereka lupa wajah Lendy. Tapi mereka ingat kalau dibilang "Itu lo.. yang suka pakai pink dari ujung kerudung sampai ujug kaki."

    Ya, akutu parah banget (noraknya).
    Pas kuliah, semuaaaaa barang yang aku pakai harus PINK.

    Jadi branding di antara dosen-dosen juga.
    "Coba cari kakak kelasmu yang serba pink, namanya Lendy."

    Dan kini... inginnya branding pink itu masih ada sehingga dikenal di dunia blogging.
    Semoga branding tambahannya masuk juga, reviewer drakor, NCT dan all bout Korea.
    Mainnya ke lendyagassi yaa..

    ((ini numpang tenar, tapi tenang kak Tanti.. aku gak ninggalin link hidup kok, hahaha))
    Mohon maaf, komentarnya mengandung kata kunci ke blogku sendiri.

    Jadi kalau disebut kak Tanti, aku mah uda langsung jawab "DOODLING, ilustrator dan mistis."
    Hhahaa...inget kejadian suara-suara tak diundang kalau kita senda kumpul di zoom, kak Tanti.

    Love you, kak Tanti yang menulis selalu dari hati.
    Gak hanya untuk konten, tapi juga dalam berkomentar.
    Sejujurnya, aku banyak belajar dari kak Tanti. Bagaimana menulis komentar yang hangat, meski itu aku tau bukan selera kak Tanti dan kak Tanti kesulitan. Tapi gak pernah mengelu atau merendahkan tulisanku.

    Terimakasih, kak Tanti.
    Barakallahu fiik~

    ((semoga rasa ini sampai ke hati kak Tanti))

    BalasHapus
  29. Jujur aja, aku ada rasa iri dengan blogger yang punya niche spesifik sehingga dikenal orang karena blognya itu. Perjalananku masih jauh kayaknya untuk menuju blog yang khas. Soalnya aku cerita tentang apapun. Tapi artikel ini membuat aku berpikir ulang tentang menjadi unik.

    BalasHapus
  30. Kalau yang currently sih karena tulisan-tulisan saya banyak yang bertema pengembangan diri, rasanya itu sih ciri khas saya. Mungkin karena memang udah suka aja topik2 trntang self development.

    BalasHapus
  31. sampai saat ini pun saya belum tau blog saya spesifikasinya apa, dulu pengen bangun image travelling tapi lama-lama kaya gado-gado wkwk.

    BalasHapus
  32. Awal mula blog ku isi nya tentang beauty, klo sekarang isi nya campur aduk. Kayaknya aq harus mulai membuat spesifik isi blog ku, supaya pembaca tau tema utama blog ku apa.

    BalasHapus
  33. Neng ... Doodle itu kekuatanmu. Eh Gaya penulisan yg mengalir gini, kaya data, ciamik mengambil sudut pandang. Jelas anda bukan bloger B aja

    BalasHapus
  34. Wah, baru baca judulnya aja langsung teringat blog sendiri yang masih gado-gado, hehe. Jadi ciri khas blog ini ternyata bisa juga dari cara penyajian atau pernak-pernik pelengkapnya, ya.

    BalasHapus
  35. Ciri khas mengenai blog nya sendiri bisa menjadi branding untuk blogger itu sendiri
    Mba Tanti karakternya udh cukup kuat menurutku. dgn betema seni seperti Doodle nya yg bagus dan tutur dlm tulisannnya juga ngalir yg kadang suka diselipkan sama cerita/kisah fabel

    BalasHapus
  36. Ciri khas, bagian dari personal branding juga. Ingat blogger A, karena tulisannya dengan temen tertentu. Namun, memang tidak mudah untuk konsisten. Ada saja kendalanya.

    BalasHapus
  37. Aku merasa tertampar dengan tulisan mba Tanti :") karena selama ini sulit banget buat bisa konsisten ngeblog tuh :") dan merasa belum punya ciri khas tertentu juga di tulisan2 ku huhu

    BalasHapus

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA BLOG NENG TANTI (^_^)