Featured Post

BERAPA HONOR ILUSTRATOR DAN BAGAIMANA SKEMA KERJANYA?

1. Bukan Ilustrator Pro Sebagai ilustrator yang "tercebur" secara tiba-tiba, saya sering -eh, sombong!- maksudnya  beberapa...

SEGO MEGONO, KULINER ASLI PEKALONGAN YANG (nyaris) TERLUPAKAN

Picture courtesy resepkoki

Haiii gaesss... 

selamat datang di channel kesayangan umat manusia di seluruh duniaaa... Farida Nurhaaan!



Tau gak sih, gaes? Cuman di Indonesia yang memiliki resep sajian dengan bahan utama NASI.  


(((gimana, udah mirip food vlogger belom?)))

Ngomongin nasi, 

sekali-sekalinya aku jadi suka makan nasi itu ya karena sering banget mantengin kanal yang satu ini. 

Doi kalo makan cuman pake telor ceplok dengan resep sambal ala ala bikinan sendiri, wuidiiih... kok kek nikmat banget ya! Dan, jadilah kalau aku makan, aku "mempersiapkan diri" dengan menata piring, menata lauk yang akan dimakan, sambal dan pete serta lalapan, baruuu.. di "awur-awur emplok"! 

Sumpah, itu kenikmatan yang haqiqi, sodaraaaa!


Eh kok jadi bahas kesukaan. Beklah, sebenernya ini tu sedang mau bahas salah satu menu tersedap di negeri tercintah.

Kenalan sama SEGO MEGONO atau NASI MEGONO

So, tiap daerah di Indonesia kan punya sajian nasi khas, tuh. 
Yang kutahu dan paling sering dimakan lately ya nasi uduk, nasi kapau, sama nasi kuning.

Nah, tapi waktu kemaren ke Semarang, ama mbak Sri yang punya hajat disuguhin sepiring nasi yang ternyata namanya Sego Megono (nasi Megono) khas Pekalongan ini.
Megono berasal dari mergo yang artinya sebab dan ono yang artinya ada.
Nasi megono adalah makanan khas dari daerah pantura Jawa Tengah. Makanan ini biasa ditemukan dan sangat familiar di daerah Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, sampai Kabupaten Pemalang. 

Konon, dahulu nasi megono merupakan bekal bagi para prajurit Mataram yang tengah melakukan perjalanan jauh. Namun, seiring berjalannya waktu, kuliner khas Pekalongan ini melebur menjadi selera umum masyarakat.

Sebenernya penampakan aslinya kek gini, ya, karena dibungkus daun dan kertas coklat, jadi terpaksa pinjam foto di atas untuk menerangkan bahwa Nasi Megono tuh bisa sekeren ini tampilannya.


Lauknya ada banyak banget, sih, jadi ga semua kek gini tampilannya. 

Kalo di warungnya, ada sekitar lebih dari 15 macam, sampe bingung mau makan apa karena enak semua menunya. Eh btw jangan tanya aku ya belinya di warung berapa harganya, lupaaa! 

Baru sekali ini juga ke sana, dan dibungkus pula (sungguh pembelaan yang sempurna).

Harga seporsi Nasi Megono
Variable, tergantung kamu makannya pake apa.

Kalo di warungnya, ada banyak menu. Ada garang asem daging, garang asem ayam, tauto Pekalongan, ada tauto ayam, megono gurih, megono, rendang otot, cumi hitam, rendang daging, bakso lohwa, lodeh campur Pekalongan dan banyak lagi.

Tapi rata-rata seporsi makanan dengan harga sekitar Rp 9.000 - Rp 15.000, kamu bisa makan dengan lauk ayam, ati dan ampela. Pepes telur kodok, pepes jamur, hingga pepes cumi-cumi, semua dibanderol dengan harga sekitar Rp 10.000 saja.

Kalau mau pake garang asem biasa seharga Rp 18.000 atau garang asem telur seharga Rp 23.000. Kalau garang asem ayam, karena itu satu ayam dibelah 4, ya sekitar Rp. 25.000 per-porsinya. Jangan khawatir, ini bisa dinikmati 3-4 orang kok.

Nasi Megono yang kita beli itu ada yang pakai cumi hitam, ada yang pakai ayam, ada pepes udang, oreg tempe plus sambal, tentu saja. 

Uniknya si Sego Megono ini adalah, sajian utamanya yaitu nasi putih dengan megono. Megono ini adalah cacahan nangka muda yang dimasak dengan kelapa parut, bunga kecombrang, daun melinjo, dan racikan bumbu lainnya. 

Aneka lauk pauk khas bisa dipilih untuk menemani nasi megono, seperti sotong (cumi) hitam, koyor/otot masak santan pedas, telur balado, dan tempe mendoan.


Nasi megono biasa disajikan dengan mendoan yaitu tempe goreng tipis bertepung yang setengah matang.

Rekomendasi Warung Nasi Megono di Semarang dan Pekalongan



Pondok Megono 
Terletak di Maxell Pujasera Nomor 18 Jalan Kyai Saleh Semarang. Disini semua lauk bervariasi dari harga Rp. 3.000 - Rp. 25.000

Bukanya setiap hari dari pukul 09.00 - 20.00Di Pekalongan sendiri, ada banyak warung yang menyediakan nasi megono.

1. Nasi Megono RM Cukup
Alamat : Jl. Manggis No.10, Sampangan, Pekalongan Tim., Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51126
Telepon : (0285) 424293
Jam Buka : 07.00 – 16.00

2. Warung Makan Indrasari
Alamat : Jalan Nusantara No.77, Keputran-Pekalongan Timur, Jawa Tengah 51128
Telepon 0815-6944-320
Jam Buka 05.30-11.00

3. Lesehan Nasi Megono Ibu Suli
Alamat : Jl. Jeruk No.30, Gandarum, Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Telepon : 0815-4242-5355
Jam Buka : 11.00–21.00

4. Garang Asem H. Masduki
Bila umumnya nasi megono disantap bersama dengan tempe mendoan, warung yang satu ini lebih unik lagi. Ya, sepiring nasi megono di sini disajikan dengan garang asem yang enak. Lokasinya pun cukup strategis, yaitu di sekitaran alun-alun Pekalongan.

Alamat : Kompleks Travel Alun- Alun Pekalongan, Jalan Alun-Alun, Keputran, Pekalongan Tim., Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51127
Telepon : (0285) 4412100
Jam Buka : 06.30–01.00


Nah, itu salah satu kuliner yang baru saja kunikmati,
kalian kira-kira baru nyobain makanan apa? Komen yaaa... 

11 comments

  1. Dan aku lapar lihat Nasi Megono, Mbak Tanti. Ini enak banget..komplit dan murah! Aku lupa apa pernah makan atau belum, kalau langsung di tempat asalnya sih belum, biasa lewat doang, enggak mampir Pekalongan. PR nih nnat mudik, bisa mmapir icip nasi megono ini

    ReplyDelete
  2. Kalau udah baca atau dengar ada menu makanan dengan cumi, daku mah SemangatCiee banget buat mencicipinya. Soalnya suka dengan cumi. Pan kapan boleh coba ke sana

    ReplyDelete
  3. Membaca ini, sungguh kupenasaran dengan Megono ini: sepertinya paduan cacahan nangka muda yang dimasak dengan kelapa parut, bunga kecombrang, daun melinjo, dan racikan bumbu lainnya begitu sedap. Kapan ya bisa merasakannya ....

    ReplyDelete
  4. Hiks pernah berbulan bulan di Pekalongan, malah belum pernah kulineran nasi megono. Payah ya?
    Eniwei saya jadi pingin nonton YouTube nya Farida Nurhan, karena kesengsem yang lain seperti will goz. Fatmah Bahalwan dll
    Ntar nonton ah

    ReplyDelete
  5. Masha Allaaahh, saya lapar!
    Itu sambal dan cuminya ya Allah, boleh dong delivery ke sini *eh :D

    Saya bahkan baru dengar loh nama sego megono ini, lucu dan unik juga namanya :)
    Indonesia memang kaya akan kuliner gini ya :)

    ReplyDelete
  6. Aku makan nasi megono pas mampir ke warung kopi Klotok di Jogja.
    Endeussss banget!
    Btw, aku pun syuaakk Oma Farida Nurhan.
    Doi tuh apa adanya gitu yaaa, ngga jaim blas :)))

    ReplyDelete
  7. Keknya enak nih, belom pernah coba sih. Cuma aku liat by foto, hmm menarik. Mencoba makanan baru, adalah kegemaranku

    ReplyDelete
  8. Wowwww, saya auto-ngeces lohh Mbak Tanti baca artikel Mbak ini... scr fotonya menggiurkan banget itu Sego Megononya. Jadi tau kuliner asli Pekalongan. Palagi gak ketinggalan tempe mendoannya, yummy.... Btw saya taunya batik aja kl dr Pekalongan tuh hehe

    ReplyDelete
  9. Nasi megono ini ternyata khas Pekalongan ya. Pernah makan di Purworejo. Nasinya langsung dicampur sama megono. Jadi lebih berbumbu nasinya. Aku langsung lapar Mbak haha. Jadi Kangen sama nasi megono. Paling nggak kuat lihat tempe mendoan tuh. Dimakan sambil nyeplus cabai rawit nikmat bener haha.

    ReplyDelete
  10. Waduh aku anak Asli Jateng tapi kok ga tau dua jenis Nasi ini ya mbak. Wah mainnya kurang jauh ini. Kapan kapan harus nyoba ahhh

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat (^_^)

Btw, jika ada link hidup dengan berat hati saya hapus \(*_*)/