MENGENAL IMPASTO ART, SENI LUKIS BUNGA BERTEKSTUR


Setiap orang memiliki hobi masing-masing. Hal ini tidak bisa dipaksakan karena tergantung dari kesenangan individu itu sendiri. Hobi yang paling umum, di antaranya membaca, berenang, berkebun, memelihara hewan, dan lain-lain.
Tapi... gimana jadinya jika kamu memiliki hobi mahal yang mengeluarkan banyak biaya?  
Memiliki hobi yang sangat mahal, sebenernya tidak apa-apa, karena jika ditekuni, satu saat selain bisa menjadi pengalaman yang memuaskan, mungkin malah bisa jadi sumber daya finansial!

Ini terjadi loh pada temanku, Maria G Sumitro yang kusapa hangat Ambu, beliau suka sekali menonton drakor hingga dracin, hingga akhirnya menulis beberapa review di blognya, Curhat si Ambu.

Apakah hasil tulisan tersebut menghasilkan? Oh ya tentu saja, Ambu mendulang banyak sekali permintaan untuk menuliskan review drama cina -nya, hingga mendulang banyak dari hobinya tersebut!

Nah, kali ini aku mau bahas tentang salah satu hobi mahal dengan potensi penghasilan tak kalah besar, yaitu 3 D acrylic painting atau disebut juga dengan impasto art, sebuah seni lukis yang mengutamakan tekstur sehingga terlihat berefek tiga dimensi.

Apa itu? Mengapa menjadi mahal? Yok mare kita bahas.
Lukisan impasto adalah teknik melukis yang melibatkan pengaplikasian lapisan cat bertekstur tebal pada permukaan seperti kanvas.
Impasto berasal dari bahasa Italia yaitu berarti “campuran”, dan digunakan untuk menggambarkan teknik melukis di mana cat diaplikasikan secara tebal pada suatu permukaan, sehingga sapuan kuas atau bekas pisau palet terlihat. Permukaan pastose adalah permukaan yang dicat tebal.

Impasto art, dipopulerkan para pelukis di abad ke 17 yang mendambakan lukisan potret diri yang lebih natural, seiring dengan menjamurnya banyak kerajaan  di Eropa.

Dalam lukisan bunga impasto, seniman menggunakan teknik yang sama untuk menciptakan bunga dan kelopak 3 dimensi yang hidup - sering kali dengan serangkaian pisau palet untuk membantu mencapai berbagai bentuk/ukuran.

Salah satu tujuan dari jenis lukisan ini adalah untuk menciptakan kesan kedalaman dan volume pada bunga, membuatnya tampak seperti melompat langsung dari kanvas!

Ketebalan cat juga menciptakan kontras antara sorotan dan bayangan bunga mekar, menambah ilusi kedalaman dan dimensi, menjadikan karya-karya ini benar-benar ajaib dan energik untuk dilihat.

Kenapa Seni Impasto Mahal? 

1. Pemilihan Cat Acrylic Yang Mahal


Berdasarkan tingkat kepekatannya, cat akrilik terbagi dalam dua jenis, yaitu heavy duty dan fluid. Selain itu, ada pula yang disebut acryla gouache. Seni impasto, membutuhkan cat yang pekat - dengan warna cenderung dop, tidak glossy, sehingga membutuhkan cat bernama acryla gouache.

Kalau ingin mencoba cat acryla gouache, kamu bisa pilih cat dari Holbein. Cat ini mirip gouache sekaligus akrilik yang mudah diaplikasikan. Pigmentasi warnanya juga sangat baik dengan beragam pilihan warna. Kamu yang suka melukis dengan mix media bisa menggunakan acryla gouache sebagai base layer.

Holbein menyediakan kemasan 20 ml yang bisa dibeli satuan dan satu set isi 12, 18 dan 36 warna. Cat akrilik ini dijual dengan kisaran harga Rp 655 ribu — Rp1,7 juta.

Bayangin aja, kalau kamu hanya pakai satu warna, lah kalau 10 warna? Kisaran angkanya tentu saja melambung tinggi!

2. Pemilihan Cat Minyak Dengan Opacity Tertentu

Ada tiga level opacity dalam cat minyak lukis,
yakni transparent, semi-opaque, dan opaque.
Opacity berbicara tentang keburaman cat. Makin buram sebuah warna cat, makin baik warna tersebut menutupi area yang ada di bawahnya.


Cat minyak sangat cocok dengan teknik ini, sebab ketebalannya yang tepat, proses pengeringan yang lama, dan sifat opacitynya yang buruk. Sifat ini bahkan bisa diperkuat dengan penggunaan linseed oil. 

Akrilik bisa diolah dengan teknik impasto, meskipun sangat jarang karena cat jenis ini mengering dalam waktu singkat. Sementara pemakaian teknik impasto pada cat air maupun tempera hampir mustahil tanpa medium pengental seperti Aquapasto&#8482.

Impasto memberikan dua efek. 
  • Pertama memberikan kesan pantulan cahaya berbeda dibandingkan dengan goresan kuas biasa. 
  • Yang kedua memberikan kesan ekspresi yang lebih kuat. Pemirsa lukisan bisa menyadari seberapa kuat kuas atau pisau palet digoreskan, serta kecepatan goresannya.
Tujuan pertama lebih sering dipakai oleh pelukis klasik seperti Rembrandt, seperti untuk memperlihatkan lipatan kain atau pantulan cahaya dari perhiasan. Sementara tujuan kedua sering digunakan oleh pelukis pada era modern seperti Vincent van Gogh. Frank Auerbach menggunakan teknik impasto secara berlebihan untuk menampilkan kesan trimatra yang benar-benar kuat.


Maimeri Puro dan Van Gogh adalah salah produk cat minyak artist quality unggulan yang hanya mengandung pigmen dan minyak tanpa dicampur bahan lainnya. Selain itu, setiap warnanya dites berulang kali untuk menghasilkan warna yang indah dan hidup.

Harga cat Maimeri Puro berkisar di angka IDR 375 ribu per -15 ml, sedangkan cat Van Gogh berkisar di angka IDR 475 ribu per 200 ml.

Tak heran jika produk-produk ini menjadi salah satu cat minyak lukis dengan kualitas terbaik di pasaran. Hasil lukisan akan terlihat sangat indah dan hidup. Untuk mengakali teksturnya yang kaku, kita bisa menggunakan sunflower oil atau linseed oil agar catnya lebih kental dan mudah diaplikasikan.

2. Peralatan Palette Knive atau Pisau Lukis


Pisau palet bisa terbuat dari pisau logam atau plastik yang dipasang pada gagang yang digunakan untuk mencampur, mengikis, mengangkat, dan menyebarkan cat atau media lainnya. 

Pisau palet berbentuk seperti sekop atau spatula, seringkali memiliki tepi miring sehingga mudah dipegang dan digerakkan. Ukuran mata pisau akan menentukan seberapa banyak cat atau media lain yang dapat dibawa dan disebarkan sekaligus. Secara umum, bilah yang lebih kecil lebih baik untuk pekerjaan yang detail, sedangkan bilah yang lebih besar lebih baik untuk mencakup area yang lebih luas dengan cepat.

Manfaat Menggunakan Pisau Palet

Menggunakan pisau palet memberikan berbagai efek luar biasa pada karya seni. Pisau palet menentukan tekstur halus hingga pemblokiran warna yang berani. Mereka sangat berguna, karena ketika bekerja dengan cat minyak kental membantu memadukan warna dengan mulus sambil tetap memungkinkan kita mempertahankan kontrol konsentrasi pigmen. 

Selain itu, karena tidak ada bulu di ujung pisau, hal ini memudahkan untuk mendapatkan garis dan tepi tajam yang mungkin sulit dilakukan dengan kuas.

Manfaat besar menggunakan pisau palet adalah membuat tekstur menarik pada kanvas atau papan, tanpa harus menggunakan teknik yang memakan waktu seperti sponging atau stippling

Selain itu, karena bekerja dengan cat akrilik dan cat minyak yang mudah kering dan tebal, maka pisau palet bisa mengikis lapisan cat atau menambahkan highlight dengan menghilangkan kelebihan pigmen dari area yang ingin dibuat lebih cerah. Pisau palet juga bagus untuk memadukan warna tanpa meninggalkan goresan atau bekas kuas.

1 komentar

  1. Wah bagus banget, Kak itu lukisannya. Saya kira tadi 3 dimensi ternyata bukan hehe

    BalasHapus

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA BLOG NENG TANTI (^_^)