Tuesday, February 7, 2017

7 ALASAN MENGAPA STAYCATION DI PESONA JOGJA HOMESTAY

WHAT YOGYA MEANS TO YOU?

2 tahun belakangan ini, aku seperti ditakdirkan kembali ke Yogya.

Beberapa kali ke Yogya, sejak .. mmm.. sejak punya segerombolan sahabat Pergi Santai yang sama-sama nge-blog, suka jalan dan suka jajan! Cucok. 

Ini di instagram tertulis 97 weeks ago
Kami pernah ngebolang seru ke Bogor, pernah ke Cisolok dan juga ke Yogya. Kami banyak chitchat mau ke sini dan ke situ.

 But, dilanda kesibukan tiada henti, akhirnya kami sama-sama melewatkan kesempatan jalan-jajan kami. Semua sama-sama sibuk. 

Entahlah.. semangat jalan - jajan akhirnya harus menguap, ketika satu per satu sahabat Pergi Santai malah pergi traveling sendiri-sendiri #sedih #lapingus 

Yunika jalan-jalan ke Eropa dan Amerika. Sendirian. Erna ke Korea. Fadlun beberapa kali keluyuran ke Bromo, Lombok, Rinjani (eh sama aja ya), Dwina dan aku sibuk di design (dengan fokus berbeda) jadi tukang nulis, tukang nggambar. 

Sahabat Pergi Santai lain? Entah...

Skip.

Aku suka Yogya. Suka banget. 

Satu, kota ini nyaman, buatku. 

Dan, dua, sebagai manusia yang tumbuh di pedalaman dan kota kecil Kalimantan, plus cinta banget sama kesenian, rasa-rasanya aku kok bahagia kalau ada di kota ini. Kali aja, melebihi keinginanku *yang beberapa kali kutuliskan di dreambook* untuk tinggal di Auckland. Ngga usah tanya kenapa aku pengin tinggal di Auckland yak.. aku juga lupa..

Skip lagi.

Keinginan ke Yogya ini diperkuat karena sahabatku, Indah Emak Naga (aka Indah Triana) stay there. Eaaa... aku yang pengen, dia yang pindah! Apa cobak!

So, ketika akhirnya ada banyak sekali kesempatan datang ke kota mas Katon ini, aku tahu, alam semesta mendukung doaku atas IjinNYA.

Dan aku nginep di manaaaa? Untuk ke 4 (baca :empat) kalinya, aku akan staycation di Pesona Jogja!

Dulu tuh aku selalu berpikir bahwa nginep itu kudu di hotel atau hostel, sebelum akhirnya mbak Irma Devita, sahabat blogger yang juga owner Pesona Jogja menawarkan kami untuk mencicipi pengalaman menginap di  homestay miliknya.


Seperti biasa, Neng Tanti no hard feeling lah ya, mau nginep di mana. Udah menyiapkan mental bakal ketemu "penginapan rumahan" ala ala anak kos... haha.. dan.. kemudian ketawa ngejungkel setelah ketagihan nginep di homestay  yang unik, cantik dan resik seperti Pesona Jogja...  #PesonaJogjaisthebesthomestayintown

Baru kali ini, kan.. aku khusus mau bilang, kenapa sekarang aku lebih suka homestay timbang hotel?

Here it is..

7 ALASAN MENGAPA AKU MEMILIH STAYCATION DI PESONA JOGJA HOMESTAY

1. Hunian yang tak terlalu resmi
Buat para pelancong -terutama yang melancong sendirian- entah dalam kapasitas bisnis atau mengunjungi sanak saudara, menginap di homestay yang berukuran kecil, terasa tidak mengintimidasi. 

Mbak Widhi Staf homestay biasanya jauh lebih bersahabat, dan pelayanannya jauh lebih personal (apa ya bahasa Indonesianya personal...) karena jumlah tamu biasanya lebih bisa mereka kontrol, timbang tamu hotel yang jumlahnya ratusan hingga ribuan.

2. Lebih mudah bertanya 


Yes, indeed.
Sebagai orang asing, kita jauh lebih mudah menyesuaikan diri jika membaur dengan sekeliling, bukan?

Menginap di hunian seperti Pesona Jogja di tengah perkampungan atau perumahan penduduk, akan jauh lebih mudah bertanya, atau bahkan kita bisa sambil jalan kaki mengamati sekitar. Coba, kalo tanya di google, alamaak... sebagian besar tu isinya copas tetangga.. (-__-)' jadi isinya pasti sama aja. Coba tanya Mbak Widhi misalnya. 



Dengan lihainya ia akan menunjukkan tempat jualan bakpia Kurnia Sari yang terkenal itu (bedewei itu jaraknya cuma sepelemparan kingkong dari Pesona Jogja ya gaes..)


Pinjam gambar dari Jajan Jogja
Atau malah bantu beliin ayam goreng kampung Bu Tini yang maknyuuusssss tenan. Coba tanya mbah Goodle (baca : Gudel) paling-paling yang ditunjukin ayam goreng Raminten.. (-__-)'

Kenapa gitu? Ya pasti semua staf homestay jauh lebih piawai buat cari jalan pintas ke area tersebut! Buktinya, kemaren waktu keabisan sketch book, mas Eko langsung naik motor dan, cuuss beliin.. *dan aku lupa, itu uangnya kurang apa enggaaaa .. huaaa....nanti deh aku whatsapp*

3. Best local flavour


Menu sarapan -terutama- yang disuguhkan di Pesona Jogja tu sangat akrab di lidah. Rasanya juga 100 persen buatan lokal, kecuali kalo kamu pesan yang aneh-aneh kayak kebab Turki Babarafi. Ya disediain juga sih, asal mau di-charge ongkos kirim..

Sejauh ini, yang aku terkesan banget sama menu sarapan sop ayam, gudeg, soto ayam dan ketupat sayur yang maknyuussss... 

4. Lebih tenang 
Karena terletak di dalam gang, tentu saja hunian ini sangat nyaman dan tenang... 

Jumlah penghuni yang menempati 8 area homestay (1 rumah ada yang berisi 3 - 4 kamar) tidak saling terganggu karena tempatnya kedap suara dan juga tertutup oleh tanaman merambat yang cantik sekali kalo difoto...

Aku suka menggambar di teras rumah, karena tidak terlihat dari mana-mana, kecuali tetangga depan kepo (^_^) Oya di area depan kantor, ada area buat main engklek loh...

5. Dekat dari tempat wisata


Dekat dari Museum De mata, De arca, dekat dari malioboro (5-10 menit naik becak) dan ini tuh terletak di tengah sentra batik Jumputan. Sekarang terkenal dengan sebutan shibori.

Di belakang rumah, ada jalan kampung menuju sawah, warung, tempat makan lesehan sederhana.



6. Hunian ini sangat recommended buat family staycation
Hunian buat keluarga?



Iyah, kakak.. di Pesona Jogja kita bisa dengan mudah menemukan mainan! Ada yang buat bapak-bapak seperti catur, tenis meja dan ada juga beberapa sepeda, kartu UNO, dakon dan di luar ruang ada engklek dan ular tangga!

Dan sistem pengaturan ruang juga enak, di depan ada teras dengan seperangkat kursi kayu, masuk ke dalam ada ruang tamu, ada pantry lengkap dengan perabotan, lalu ada sebuah kamar ukuran deluxe dengan kamar mandi di dalam, di atas ada 2 buah kamar lagi.


7. LOW BUDGET WITH HIGH SERVICE AND FACILITIES AND THEY PICK YOU UP AT STATION OR AIRPORT
Aahahaha.. I will saying this, low budget!

The most pragmatic reason to choose a homestay over a hotel, right! It's cheaper, so you can save it to Beringharjo or Malioboro's shopping.... 

And, mbak Widhi always pick me up at airport or railway station... looove it!

But, deep in my heart,

I'm so impressed here.. so, I'll skip the hotel and choose Pesona Jogja Homestay!

13 comments:

  1. Asik ya serasa di rumah. Dan low budget pula. Catet ah buat nanti kalau lagi jalan - jalan ke jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heeeuuuh saking betahnya sampai ga keluar rumah loh...

      Delete
  2. Waah... makasih teh reviewnya... layak dicoba nih pas main2 ke yogya...

    ReplyDelete
  3. Mantap nih. Kalo nanti aku liburan mau coba homestay di pesona jogja nih...yang penting sih, low budget hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaak... Start dari 250ribuan Makasih ya

      Delete
    2. Wah, langsung pengen mendelep di kasur liat foto kasurnya. Dalam bayangan saya, kalo homestay itu kasurnya dipan reot jelek buluk. Ini kasurnya keknya bersih nyaman gitu ya. Terima kasih infonya. Bisa nih dijadiin referensi kalo akika mau maen ke jogya. ^_^

      Delete
  4. Ini semacam townhouse trus di jadikan homestay gitu yaaa ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naaaaahhh sepertinya awal mula berdiri gitu deh mas Cum.. Keren ya idenya

      Delete
  5. asik itu disediain mainan engklek ya ? penting nih infonya buat dicatat klo halan-halan ke jogja sama anak

    ReplyDelete
  6. awww kangen Jogjaaa. terakhir ke sana entah berapa tahun lalu.. oks catet ah, kalo ke sana harus ke pesona jogja...

    ReplyDelete
  7. homy banget mba dan harganya masuk akal :D

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^

Jika ada pertanyaan pribadi silakan ke email amelia_tanti@yahoo.com