Sunday, May 3, 2015

OLIVE OIL CULINARY FESTIVAL, KENALAN SAMA OLIVE OIL SPANYOL


Minggu pagi yang cerah, secerah hatiku... 

Tepat pukul 07.00 aku berangkat lke arah jalur car free day, tepatnya di fx Sudirman, untuk hadir di acara Bergabunglah di Revolusi Olive Oil bersama Chef Bara. Waaw.. Olive Oil? 

Tell you the truth, seumur hidup aku ga pernah membuat masakan apa pun dengan menggunakan Olive Oil. Mentok-mentok, masakan yang menggunakan olive oil ya dimakannya di restoran Italia atau Perancis.

Ada berbagai jenis olive oil, loh.. Ada yang bernama 'olive oil' saja, tapi ada pula yang berlabel 'extra virgin', 'extra light', dan sebagainya. Apa yang membedakan?

Minyak zaitun berasal dari buah zaitun yang diproses menjadi pasta. Pasta tersebut diaduk perlahan hingga titik-titik minyaknya menyatu menjadi konsentrat. Lalu, minyak itu diekstraksi dengan alat pres atau dengan teknik centrifugation. Dari sinilah jenis-jenis minyak zaitun yang berbeda diperoleh.

Usia pohon zaitun ini bisa bertahan sekitar puluhan tahun. Kelebihan menggunakan olive oil ya karena mahal, jadi pakenya bisa irit. Eeh.. becanda. Abaikan.  

Hadir di acara, ada ibu-ibu dari langsungenak!.com. Mereka terlihat kompak, mengenakan kaos pink. Entah kenapa, sebagian besar tamu undangan juga mengenakan baju berwarna sama. Huhu.. tahu gitu aku pake baju pink, deh... Acara Olive Oil Culinary Festival yang didatangkan langsung dari Spain ini, dikoordinasi oleh The European Union dan Kementerian Pertanian, Pangan dan Lingkungan Spanyol (MAGRAMA) 


Hadir sebagai guest star selain Chef Bara juga ada seorang nutrisionis atau pakar gizi bernama dr. Victoria. 
Selada udang ala Chef Bara

Mie Aceh ala Chef Bara

Menu pertama adalah sejenis Udang Wontoon, eh selada udang yang cukup disautee. Aku lupa step by step-nya, tapi sepertinya di rumah sih bisa... *rolling eyes*

Menu kedua adalah Mie Aceh tanpa kecombrang. Actually, ada beberapa jenis Mie Aceh, ternyata, yaa... Mie Aceh yang terkenal pedas gurih dengan bahan dasar mie terbuat dari terigu dan bertekstur segede alaihim ini, menggunakan bermacam rempah yang spicy. Lihat saja, ada jintan, cabe rawit, pasta tomat, selain bawang merah dan bawang putih, ingredient wajibun bin adabun. 

Acara "ngocol" dengan Chef Bara berakhir, karena acara selanjutnya adalah Cooking Competition. Uniknya, yang masak justru anak-anak, dan bukan Ibu-ibunya! Seruuuu....



16 comments:

  1. Mie acehnya kayaknya enak mbak, jadi pengen nyicipin hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku ga kebagiaaaan... cuma kebagian selada udang doang .. hihiii yg jelas sih pedeeessss

      Delete
  2. Seruuuu, dirimu ngicipin apa aja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduuh beberapa masakan yang aku icip icip tinggal kuahnya .. tapi so far ayam goreng nya wenaaaak banget!

      Delete
  3. aiihh itu selada udang nya bikin ngiler nihh.. :G hehe

    ReplyDelete
  4. Replies
    1. Aku ga ngincipin, mas :((( kesian yak....

      Delete
  5. Aku biasa pake olive oil buat salad

    ReplyDelete
    Replies
    1. oiya, zaitun cuma boleh untuk salad? Nggak kan, yah... cuman karena mahal aja jadi ga buat ngegoreng tahu isi.... *nyengir

      Delete
    2. oiya, zaitun cuma boleh untuk salad? Nggak kan, yah... cuman karena mahal aja jadi ga buat ngegoreng tahu isi.... *nyengir

      Delete
  6. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. Aku sering pakek minyak zaitun buat luluran, Mbak.. Huahahah.. :D Kalok scrubbing rasanya enak banget. Berhubung mahal jadi belom terlalu sering buat minyak goreng gitu :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ooh iya, aku juga taunya olive oil buat luluran ha ha ha

      Delete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat ^_^