SAWANG - SINAWANG



● Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.

● Aku melihat hidup teman-temanku tak ada duka dan kepedihan, ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri.

● Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian, ternyata ia begitu menikmati badai ujian dalam kehidupannya.

● Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna, ternyata ia hanya berbahagia menjadi apa adanya.

● Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung.

● Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rejeki orang lain. Mungkin aku tak tahu dimana rejekiku. Tapi rejekiku tahu di mana diriku.

● Dari lautan biru, bumi dan gunung, Allah telah memerintahkannya menuju kepadaku.

● Allah yang Maha Pengasih menjamin rejekiku, sejak 9 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku.

● Amatlah keliru bila berkeyakinan rejeki dimaknai dari hasil bekerja. Karena bekerja adalah ibadah, sedang rejeki itu urusan-Nya.

● Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya, adalah kekeliruan berganda.

● Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yang mungkin esok akan ditinggal mati.

● Mereka lupa bahwa hakekat rejeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya.

● Rejeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita, sang Pencipta menaruh sekehendak-Nya. Ikhtiar itu perbuatan. Rejeki itu kejutan.

● Dan yang tidak boleh dilupakan, tiap hakekat rejeki akan ditanya kelak.

Darimana dan digunakan untuk apa? Karena rejeki hanyalah hak pakai bukan hak milik

 Semoga kita senantiasa menjadi orang yang bersyukur. Tetap Semangat ✊❤️❤️

27 comments

  1. makasih bangeeet mbaaa udah diingatkan. Kita sering sekali alpa ya, lupa dengan semua nikmat luar biasa dari-Nya. Yang ada diri hanya terus menuntut dan menuntut huhuhu

    ReplyDelete
  2. Kucingnya gemesin banget kak..hehe.. Emang ya namanya hidup kalo gak disyukuri kita bawaannya jadi orang paling menderita..padahal kalo dibuat bersyukur aja udah auto bahagia dengan apa pun kondisi kita

    ReplyDelete
  3. Aamiin..
    Makasih makneng udah reminder, aku bacanya begitu adem.
    Dan rasanya aku pun bahagia dengan apa adanya dirikuu ini, intinya pandai2 bersyukur dengan yang ada.
    Seperti malam ini bersyukur telah diingatkan kembali dengan tulisan2 di atas.
    Hatur nuhuun, terlopeee.

    ReplyDelete
  4. Benar banget Mbak Tanti ... poin-poin di atas sudah menjadi "sari pati" yang perlu seorang muslim(ah) yakini.

    ReplyDelete
  5. Kalimat2 yang menggugah hati nih semuanya.
    Jadi pengingat kalo kita lagi merasa down atau lupa bersyukur.
    Makasih mbak Tanti.

    ReplyDelete
  6. Manusia yang hebat yang bisa melihat diri sendiri setelah bisa melihat orang lain. Apalagi bisa menerima hasil penglihatan orang lain. Gak ada seorang manusia pun yang bisa melihat noda di wajah sendiri kecuali berkaca atau diberitahu orang lain.

    *Note :habis mandi terus berdiri depan kaca saat ini gue....jadi ya komennya gak jauh dari soal kaca ... Wkwkwkwkwkwk

    ReplyDelete
  7. Setuju banget Makneng, semua yang didapat disyukuri, jangan sampai ngiri apalagi dengki dengan pencapaian teman, tetangga.. Ada rezeki masing-masing dan tentu saja usaha sebaik-baiknya

    ReplyDelete
  8. Betul. Rumput tetangga selalu tampak lebih hijau. Mending kita fokus merawat rumput sendiri, ya

    ReplyDelete
  9. Iya kadang kita cuma lihat yg enak2nya dari hidup org lain, ngiri sih mungkin gpp tp bukan yg julid melainkan dalam artian dijadikan motivasi kalau mau mengejar target hidup yang sama. Trus juga mungkin kita gk sadar org lain malah ada yg ngiri dengan kita jg kali ya hehe

    ReplyDelete
  10. Sebuah pengingat bagi diri, untuk selalu mensyukuri apa yang ada dalam diri. Bila kita pandai bersyukur, Allah telah berjanji untuk menambah nikmatNya

    ReplyDelete
  11. Kenikmatan hanya bisa dirasakan Ketika Kita menyadari dan bersyukur ya, kak Tanti.
    Semoga Allah tidak cabut rasa syukur ini dari raga sehingga senantiasa bisa merasakan kenikmatan yang Allah limpahkan melalui setiap tarikan nagas Kita.

    ReplyDelete
  12. Sawang sinawang, hal remeh remeh yg emang sering banget dilakukan setiap orang. Terkadang kita lupa, saat melihat kebahagiaan orang lain membuat kita lupa akan nikmat lain yang sudah diberikan Allah pada kita.

    Ahh jadi dapat reminder nih, makasih ya Mbak. Menjadi manusia penuh syukur emang tidak mudah, paling tidak selalu berusaha mendekat padaNya adalah salah satu jalan sederhana

    ReplyDelete
  13. Emang hidup tuh rasanya sawang sinawang banget ya maaak.. Apa yang terlihat tuh kadang bukan yang sebenernya yaaa

    ReplyDelete
  14. Saya seperti ditampar karena sering saya melihat "enak" tetangga saya padahal belum tentu demikian
    Karena ada yang pandai menyembunyikan kesedihan lo ternyata

    ReplyDelete
  15. Udah pernah coba jugaba sewa di TRAC To Go ini waktu k Cirebon mobilnya bersih dan wangi driver nya professional banget..

    Kitanya juga gak letih klo sewa Mobil di TRAC

    ReplyDelete
  16. Saya nih selalu sepaham sama mba Tanti dari setiap quote yang berdekatan dengan Sang Khalik. Selama kita mensyukuri apa yang kita punya makan kita akan selalu ringan menjalani hidup kita ya, Mba. Nggak akan ada iri dengki dengan apa yang kita lihat.

    ReplyDelete
  17. Ibuku selalu bilang "hidup jangan sawang sinawang". Dan emang bener sih ya mba. Cape juga kita. Padahal mereka gak sesempurna itu. Intinya mah jangan lupa selalu bersyukur

    ReplyDelete
  18. jadi diingetin mba kadang kita ngerasa selalu pusing sama kisah sendiri.
    aku pun begitu liat orang kok enak huhuh
    jadi pengen cepet pulang ketemu ibu mertua

    ReplyDelete
  19. Iyaah kadang aku juga ngerasa begituu tapi aku lebih ke: kenapa dia pinter banget ya, aku kok gapunya kelebihan apa-apa. Minder di situnya sih.

    ReplyDelete
  20. Pesannya bener banget Mak Tanti. Setiap rezeki pasti akan ditanya dari mana dayangnya ya. Semoga kita bisa jadi orang bersyukur.

    ReplyDelete
  21. sawang sinawang, bener banget. Di usiaku sekarang, semakin kupercaya bahwa setiap manusia mempunyai ujian yang sama, bedanya takaran dan jenis ujiannya. Semoga selau membuat kita menjadi manusia yang ngambah lemah ya mba

    ReplyDelete
  22. ilustrasinya itu lho si kucing bak white tiger, hehe.
    alhamdulillah, disyukuri bisa kumpul bareng keluarga seperti ini. Rumput tetangga hijau, silakan ... rumput saya juga hijau.

    ReplyDelete
  23. Matur nuwun mba, lewat artikel ini jadi makin merenung, selama ini hak pakai yang sudah kugunakan untuk apa saja. Semoga kita semua selalu diberkahi umur yang bermanfaat yaaa..

    ReplyDelete
  24. Suka makneng jadi terpekur sendiri. Bener banget

    ReplyDelete
  25. Aamiin.
    Karena kalau kebanyakan lihat orang lain, kita bakalan mentok nggak maju maju ya mak Neng.
    Thanks for reminder.

    ReplyDelete

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA BLOG NENG TANTI (^_^)