Proses kreatif Dibalik Aku dan Alam Semesta

Pinjam fotonya teh Nchie Hanie Hari masih pagi.  Jam di gadget yang kutaruh di atas tempat tidur, berdentam-dentam karena kusetel t...

Pinjam fotonya teh Nchie Hanie
Hari masih pagi. 
Jam di gadget yang kutaruh di atas tempat tidur, berdentam-dentam karena kusetel tepat pukul 04.30. Seharusnya aku sudah bangun dari tadi, tapi karena sedang alergi, aku minum obat, alhasil mataku sepet. 


Kupaksa mata membuka. Yuk, yuk, mataku, ini hari bahagia, loh! 

Bismillah, hari ini aku dan teman-teman akan berangkat ke Bandung. Tujuannya tentu saja launching buku Aku dan Alam Semesta, yang memang diterbitkan oleh penerbit ITB Press. 

Kami berangkat pukul 06.00 dan alhamdulillah lancar jaya, sehingga tiba di Bandung pukul 09.30. Karena masih pagi, rencanaku yang tadinya ingin sowan ke rumah salah satu saudara dibatalkan. Ya kali, menggedor rumah orang pagi-pagi minta sarapan hi hi..

Akhirnya melipir ke Pasar Cisangkuy untuk sarapan yoghurt dan aneka jajanan uenaaak! Betul saja, aku dan mbak Ajeng aka Laras masing-masing memesan segelas yoghurt murni dengan tambahan buah dingin. Buncha memesan segelas strawberry milk shake.

Sebelum duduk, 
aku berkeliling dan memesan gandos keju, sepiring lumpia basah ala Bandung dan sepiring batagor yang akhirnya tak kunjung tiba (thank God karena akhirnya kami semua kekenyangan!). Mbak Laras dan Buncha memesan seporsi sate dengan lontong.




Perpustakaan ITB
Kami disambut oleh pak Eki dan kawan-kawan mahasiswa mahasiswi. Dibantuin bawa segambreng roti dan pernak pernik yang dibawa khusus dari Tangerang. Nantinya, sebagian akan menjadi isi dari goody bag yang dibagikan.



Gedung perpustakaan 4 lantai ini, terlihat megah dari luar. Bahkan sejujurnya, sejak masuk ke halaman ITB memang sudah terasa kemegahan, keindahan area kampus ini.

Aku langsung melantunkan doa, 
semoga satu saat anak-anakku juga bisa menjadi salah satu mahasiswa ITB amiiiin..




Akhirnya...
dibantu oleh Efi Fitriyyah dan teh Nchie Hanie -perwakilan dari Komunitas Emak Blogger kami menyusun tempat acara. 

Seperti biasa, karena acara dimulai pukul 14.00 teng teng, maka kami sempatkan diri dulu untuk mandi - ganti pakaian - menyusun goody bag, dan mengecek persiapan makanan untuk coffee break.

Siapa saja para sponsor di balik launching buku Aku dan Alam Semesta?


Deretan goody bag merah yang mewah dari  Faber Castell - (pic by Nchie Hanie) menjadi sponsor acara peluncuran buku 


Sedikit cerita tentang Faber Castell, sebagai ilustrator, aku bekerja menggunakan pensil warna aquarelle dan cat air serta marker, dan kenyamanan saat bekerja ini didukung penuh oleh Faber Castell.

Warna-warna dasar menggunakan Faber Castell paintcake, lalu setelah kering aku berikan detail menggunakan Faber Castell acrylic, dengan kebanyakan warna dasar yang dicampur dengan acrylic putih Sakura.

Detail terakhir biasanya aku menggunakan  Faber Castell Albrecht Durer yang ada di tin, isinya 72 warna sehingga aku leluasa menggunakannya.


Musafir guest house Solo  
Untuk Musafir GH Solo sudah aku ulas di blog. 

Dunkin Donuts 
Red Doorz 
Tak lupa, MQTV - menjadi media mainstream yang meliput acara peluncuran buku.

Kisah Proses Kreatif Buku Aku dan Alam Semesta
Buku “Aku dan Alam Semesta” adalah buku solo yang ke-8 (atau buku ke-25) mbak De Laras - nama pena Diadjeng Laraswati H.  

Saat pembuatan buku ini, terus terang sangat menyenangkan buatku.


Sebagai ilustrator yang dipercaya mbak Laras dan pak Prof Bambang Hidayat, tentu saja aku merasa sangat dihargai. Kadang, kami bertiga diskusi "tek-tokan" dari jauh, karena keterbatasan waktu ketiganya. 

Yang dimaksud tektok, mbak Laras dan pak Prof saling mengirimkan naskah dan aku menerima masukan dari email, whatsapp dan ngupi bareng di rumah Mbak Laras. 

Mbak Laras sih, sebenarnya yang pontang-panting ketemu pak Prof, lalu meneruskan oret oret revisinya. Ia juga yang mengurus ke penerbit ITB Press Bandung.

Apa saja kesibukannya?
  • Mbak Laras adalah perekayasa madya BPPT - kesibukannya sehari-hari di Balai Teknologi Polimer - Deputi TIEM, ia juga menulis dan aktif fotografi. 
  • Prof Bambang adalah saintis dan teknokrat yang aktif, dan pernah menjadi Kepala Observatorium di Bosscha - Lembang selama 31 tahun (1968-1999).  Beliau pun adalah mantan Wakil Presiden IAU, kamu mantan siapa?

    Kesibukan beliau kini adalah menulis di tengah ruang kerja yang asri. Penuh buku dan tanaman langka.
  • Neng Tanti - seorang emak yang sibuk ama anak-anaknya, sambil mencari jati diri dengan tangan berlumuran cat  ngeblog dan membuat beberapa ilustrasi untuk buku.
Sebenarnya, pada awal membuat cerita, mbak Laras hanya membutuhkan beberapa gambar saja. Namun, aku "memaksa" beliau untuk meneruskan cerita-ceritanya yang sarat bermuatan lokal. Aku melihat ada benang merah antara satu cerita dan cerita lainnya. 

Sayangnya, menurut Kang Ali Muakhir, "benang merah" ini akhirnya malah terlalu melebar dari cerita semula.

Seandainya nanti diedit, 
kang Ali dan mas Edi menyarankan agar satu buku ini hanya membahas tentang  satu - dua tokoh utama (siapa? Laras kecil atau Ucok?) serta astronomi saja. 

Barulah di buku lainnya, mbak Laras silakan menulis tentang tema tertentu.  Misalnya; kopi dari berbagai daerah, tenun dari berbagai daerah; sampah plastik dan cara penanggulanganan-nya; bunga-bunga langka yang bisa dibuat menjadi teh. 

OMG! Mbak, mbak, mbak Laraaaas... kita bisa bikin serial ini yaaa xi xi xi...

Kang Ali Muakhir
pakar buku anak - editor - Founder Komunitas Buku Anak - FLP

Kripik pedas lainnya, 
mbak Laras luput dari segmen usia, ada satu dua kata tentang body shaming -which is sedang disorot belakangan ini- serta kalimat yang digunakan masih tidak terlalu "meng-anak". 

Uuugh, sungguh berharga, kritik dan saran dari sang narasumber yang sudah memiliki ratusan buku ini yaaa!

*sekaligus bikin merah telinga, LOL.

Anyway..
kami bertiga, aku, Laras dan Prof Bambang Hidayat, yang telah memberi kata pengantar dalam penulisan buku “Aku dan Alam Semesta” - singkat kata menjadi akrab di dunia maya.

Sebagai ilustrator, tak lupa mereka memberi beberapa masukan, dengan sangat halus dan sopan dalam bertutur. Yang disorot adalah yang crucial, seperti jarak benda langit - susunan tata surya, dll.

Sementara, untuk semua gambarku yang lain diterima dengan tangan terbuka. Jujur saja, gambar dalam cerita Ucok (Aku dan Si Pemburu Koin dari Huta) itu masih berupa sketsa kasar! 

Mbak Laras ini juga cukup pengertian. Karena satu dan lain hal, saat gambar akan dibuat, beliau membelikan aku sekantong penuh aneka kertas gambar dengan spesifikasi yang kubutuhkan. Terharuuu...


Oya, kadang, karena mbak Laras ke luar kota, ia hanya berpesan poin-poin tertentu saja. Ceritanya masih di "alam semesta" beneran. Belum jadi!

Aku dengan senang hati membebaskan imajinasi dan jemari untuk bekerja sama, ha ha ha.. alhasil, gambar di cerita 4 itu sangat banyak! Ya, karena sebagian hasil imajinasiku, dan sesudah cerita diedit, baru kami bahas bersama!




Acara Launching Buku


Acara berlangsung dengan tepat waktu. MC sekaligus moderator yang ceria Buncha Elisa Koraag, membawakan acara dengan santai, karena kami semua yang duduk di depan tegang dan kaku kayak kanebo kering.

Oya, beliau juga siap angkat-angkat barang loh, ha ha haaa... 

Pada saat acara, Bapak Ir. Arief Arianto M.S.Ag, memberi kata sambutan, mewakili Prof Bambang Hidayat. Lalu ada Pak Edi Warsidi (ITB Press) dan Kang Ali Muakhir (Komunitas Penulis Bacaan Anak dan Forum Lingkar Pena) para emak blogger cantik dari Kumpulan Emak Blogger dan juga tamu undangan. 

Alhamdulillah, selama acara ini, banyak yang membeli buku dalam edisi warna (150K) dan hitam putih (50K).

Cara Memesan Buku Aku dan Alam Semesta
Cukup DM di instagram @nengtantiamelia atau @dlaraswatih atau boleh juga di facebook Tanti Amelia dan Diadjeng Laraswati H. Jika kenal pak Edi, boleh langsung ke ITB Press Bandung. 






Alhamdulillah,
tepat pukul 16.00 kami sudah selesai, dan merapikan diri.

Kami pun bersiap untuk makan cemilan sore yang lezat di ruang makan. Selanjutnya, kami menuju ke rumah Profesor Bambang Hidayat, dan.... tiba di sana, adegan epik pun terjadi! 

Kami - 5 orang dewasa usia separuh baya - mendapat sedikit "arahan tegas" dari pak Prof yang gesit, karena Alaika..... ngggg.....

Bersambung ya gengs!

Read Other Articles

11 komentar

  1. Wah kelihatannya seru banget nih Mbak acara peluncuran bukunya. Semoga sukses selalu

    ReplyDelete
  2. Hoalah Mbaknya punya alergi tah? Alergi apa Mbak. Semoga sehat selalu ya

    ReplyDelete
  3. Saya jadi tergoda sama kulinernya nih Mbak hihi. Apalagi yang donat tuh, menggoda banget hihi

    ReplyDelete
  4. Wah sepertinya bagus banget nih Mbak buku yang sudah melakukan launching ini :D

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah nih ya Mbak acaranya berjalan lancar. Selain itu juga nggak sampai larut malam

    ReplyDelete
  6. Mbak maau dong bukunya, temanya menarik dam kalo ilustratornya mbak tanti pasti kece deh. Mo ordèr pie caranya

    ReplyDelete
  7. Dari ulasannya aja bagus, ngga salah kalau buku ini emang recommended banget sih

    ReplyDelete
  8. Penasaran sekali aku sama bukunya
    Pasti apik kalau neng Tanti yang gambar ilustrasinya huhuhu

    ReplyDelete
  9. Aku mantan pacar akuuu, hihihi. Duh aamiin, Mak. Semoga anakku juga bisa kuliah di ITB. Enjee, aku sukaa sama ilustrasinya. Ngingetin sama ilustrasi di buku Hutan Keramunting yang kerrn banget. Ini sudah dijual bebas kah, Mak? Pengen baca ihh

    ReplyDelete
  10. makk ikut seneng dengan peluncuran bukunya. selamat yaaa... pasti keren banget pake ilustrasinya mak tanti. moga sukses buat bukunya

    ReplyDelete
  11. Waaah keren ini dari Jakarta juga pada berangkat ke Bandung ya Mbak. Ada Buncha soalnya.

    Saya ikut mengaminkan semoga anak-anak Mbak ada yang lolos ke ITB.

    ReplyDelete

Thanks sudah mengunjungi blog Neng ya, sahabat (^_^)

Btw, jika ada link hidup dengan berat hati saya hapus \(*_*)/

Back to Top
Cute Polka Dotted Beige Bow Tie Ribbon